Peserta Workshop Jurnalistik dan Multimedia (wjm) 2012


Workshop Jurnalistik dan Multimedia (WJM) 2012 yang diselenggarkana di auditorium Universitas Ibn Khaldun Bogor, mendapatkan sambutan yang baik dari mahasiswa dan pelajar.

Terbukti membeludaknya pendaftaran, membuat panitia WJM 2012 yang digawangi departemen Multimedia LDK Al-Intisyar UIKA Bogor ini kewalahan untuk menerima pendaftar yang memiliki latarbelakang dan domisili beragam, sementara kuota yang disediakan untuk kegiatan ini hanya dibatasi untuk 100 peserta saja.

Hamzah, selaku ketua panitia WJM 2012 memaparkan, peserta yang hadir pada kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 18 Maret ini dihadiri oleh mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum sejabotabek, dimana dari masing-masing wilayah memiliki kuota nya sendiri, dia menambahkan kegiatan ini merupakan kegiatan perdana departemen kami, yang tadinya hanya diagendakan untuk kalangan mahasiswa UIKA saja, akan tetapi membeludaknya pendaftar dari luar kampus memicu kami untuk merubah kebijakan untuk menerima pedaftar dari luar kampus.

Adapun 2 pemateri yang hadir pada kesempatan itu ialah Nurdin Al-Azies yang memiliki sapaan Kang Azies, dia adalah Duta Cendikia Muda Muslim Untuk Asia Tenggara Bidang Teknologi, yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Multimedia LDK Al-Intisyar UIKA Bogor, Redaktur Warta UIKA Bogor, sekaligus sebagai Ceo di Centra Kreativitas Mahasiswa, dan Irfan Habibie Martenegara (Redaktur Senior Salman ITB.Com).

Kedua pemateri memaparkan mengenai Multimedia dan Jurnalistik yang dibagi kedalam dua sesi, sesi pertama diisi oleh materi multimedia yang disapaikan oleh kang Azies yang menitik beratkan pada pentingnya kita sebagai kaum intelek untuk paham fungsi dan tatacara pemanfaatan multimedia untuk kemajuan bangsa. semetara kang irfan lebih menekankan pada teknik-teknik menulis dan manajemen keredaksian.

Acara diakhiri dengan sesi pembagian doorprize yang ditunggu-tunggu peserta, selajutnya penyerahan sertivikat dan sesi photo bersama membuat kesan WJM 2012 menjadi begitu seru dan menyenangkan. (Warta UIKA)


Kang Azies saat mengisi sesi Workshop Multimedia di WJM 2012

Lihat Video


Baca Selengkapnya >>> - Gelaran WJM 2012, Memadukan Juralistik dengan skill Multimedia menjadi jurnalis Profesional

Beberapa waktu terakhir ini hampir dipastikan puluhan pondok pesantren berkunjung ke Universitas Ibn Khaldun Bogor, kunjungannya tak lain selain untuk melakukan silaturahmi, tak jarang kunjungan itupun di latarbelakangi oleh tingginya minat santri untuk bisa menempuh jenjang pendidikan tinggi di UIKA terutama bila santri yang kuliah di UIKA mendapatkan beasiswa.

Minggu ini giliran Pondok Pesanren Ar-Rayah Sukabumi berkunjung ke UIKA, dengan membawa 50 santri yang rata-rata tingkat akhir dan beberapa pembimbingnya yang hampir keseluruhannya berkewarganegaraan Timur Tengah hadir mengunjungi UIKA pada 16 Maret 2012.

Dalam kesempatan pertemuan itu Mudir Arrayah, merasa gembira dapat berkunjung ke UIKA Bogor, yang sesungguhnya ini merupakan kunjungan balasan setelah beberapa waktu yang lalu Rektor beserta jajaran pimpinan UIKA Bogor berkunjung lebih awal ke pesantren Ar-Rayah. lanjut mudir menjelaskan, setelah UIKA presentasi Santri banyak yang tertarik untuk mengenal lebih dalam UIKA, apalagi tahun lalu 35 santri dari Ar-Rayah pun telah berhasil meraih beasiswa Full di Universitas yang didirikan tahun 1961 ini.
Baca Selengkapnya >>> - UIKA menjadi magnet santri indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi sebagai peraih beasiswa.

Gambar: Photo Bersama Perwakilan Kakanwil Depag Jawabarat dengan Perwakilan UIKA Bogor

Penandatanganan Naskah Kerjasama
Anatara Kakanwil Kementrian Agama RI Provinsi Jawabarat dengan Direktur Program Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor


Hubungan kerjasama antara UIKA dengan Kementrian agama RI, sesungguhnya telah terjalin cukup lama, hal ini diungkapkan Direktur Pascasarjana UIKA Bogor, Prof KH. Didin Hafiduddin, Ms, saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan MOU dengan No. KW10.4/2PP.00/757.2012 anatar Pascasarjana UIKA Bogor dengan Kakanwil Depag Provinsi Jawabarat.

Penandatanganan MOU ini berkaitan dengan peningkatan Kualitas SDM dan Pendidikan untuk jajaran Staff dan pegawai Departemen Kementrian Agama yang jumlahnya mencapai puluhan Ribu Orang, baik yang sudah memiliki NIP maupun Belum memiliki NIP. Nantinya UIKA diharapkan akan memberkan kontribusi dan sumbangsihnya dalam mendidik dan meningkatkan kwalitas SDM di Departemen kementrian Agama RI, baik untuk tingkat S1, S2, bahkan S3, dengan menargetkan para pegawai dan staff kementrian Agama RI yang ada di lingkungan Bogor dan sekitarnya bisa menempuh Pendidikan Lanjutan di UIKA.

dalam sambutan nya Kepala Kakanwil Kementrian Agama RI, Drs. H. SAEROJI, MM, mengungkapkan Rasa syukurnya bisa melakukan Penandatanganan dengan UIKA Bogor, pasalnya, beliau menambahkan MOU ini merupakan penguat kerjasama yang telah terjalin cukup lama. dimana UIKA merupakan salah-satu kampus yang telah melahirkan ribuan sarjana dan beberapa diantaranya memiliki jabatan penting di departemen Agama RI, dalam beberapahal Depag telah mengucurkan berbagai Beasiswa khususnya untuk para guru MI, MTS, dan MA yang sedang menjalani Pendidikannya di UIKA bogor yang jumlahnya bisa mencapai ratusan mahasiswa.

MOU ini dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Baru, dengan dihadiri oleh kepala, kepala kakanwil kabupaten dan kota yang pada kesempatan ini dihadiri oleh kepala kanwil Kab. Bogor dan Kota, Kanwil Sukabumi, Kanwil Cianjur dan Kanwil Depok, juga beberapa pejabat kemenentrian Agama lainnya, sementara di pihak UIKA, selain Direktur Pascasarjana dan Rektor UIKA Bogor, Hadir juga, Para Pembantu Rektor, I,2 dan 3, para kepala Program Studi di tingka Pascasarjana, Dekan-dekan Fakultas, Kepala-kepala Biro dan Lembaga, serta tak ketingalan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogor juga turut hadir dalam penandatanganan MOUyang diselenggarakan 5 Mater 2012 ini.
Baca Selengkapnya >>> - Kakanwil Depag Jawa Barat menggandeng UIKA Bogor dalam Peningkatan SDM

Gambar: Photo bersama Pejabat Fakultas Ilmu Kesehatan bersama Rektor UIKA dan Ketua YPIK, setelah pelantikan.

WARTA-UIKA: 03 Maret 2012, tepatnya pukul 10.00 WIb, Rektor UIKA resmi melantik pejabat struktural baru Fakultas Ilmu Kesehatan sekaligus melantik pejabat Program Studi Teknologi Pendidikan dan Program Studi Pendidikan Islam pascasarjana UIKA Bogor.

dalam sambuan pelantikan ini rektor mengucapkan rasa syukur yang teramat dalam, karena pelantikan yang dilaksanakan ini adalah sebagai bukti bahwa UIKA telah resmi memiliki Fakultas baru, yaitu fakultas Ilmu kesehatan dengan program studinya Kesehatan Masyarakat. yang nantinya, beliau menambahkan goal kedepan akan dibuka program studi keperawatan dan kebidanan untuk selanjutnya membuka Fakultas Kedokteran pungkasnya. yang langsung direspon oleh hadirin yang hadir dengan mengucapkan amin secara serentak.

dengan dilantiknya pejabar Fakultas ilmu kesehatan ini, maka resmilah sudah fakulas ke enam yang ada di UIKA ini beroperasi dan direncanakan mula senin ini (red:5 Maret 2012) semua kegiatan perkantoran dan tata usaha FKES sudah berjalan sebagai mana fakulas-fakultas yang lainnya. (AZS)
Baca Selengkapnya >>> - Pejabat Struktural Fakultas Ilmu Kesehatan Resmi di Lantik

Dewasa ini, media sudah merambah keman-mana. Dunia global yang luas berubah menjadi small village yang mempunyai ruang sempit hanya karena media. Dengan menguasai media sama dengan menguasai dunia. Jika kita tidak menguasai media, maka lambat laun kita akan tergilas oleh zaman. Demikian juga dengan mahasiswa, yang harus peka dengan perubahan-perubahan yang terjadi di dunia ini. Komunitas mahasiswa dalam hal ini, dapat dikatakan mempunyai andil dan peran dalam mengawal dan bahkan melakukan perubahan tersebut. Mahasiswa dituntut untuk menjadi Social Control, yang dapat membawa perubahan menuju perkembangan habitus baru bangsa kita.

Fakta yang sulit dibantah saat ini bahwa mahasiswa saat ini kurang peka dan kurang mampu dalam menganalisis serta merespon masalah – masalah kemasyarakatan yang terjadi baik lokal maupun nasional. Terutama dalam hal ini adalah mahasiswa Muslim. Sebagai agent of change, mahasiswa dituntut untuk selalu bisa merespon dan mempublikasikan dinamika-dinamika yang terjadi baik lingkup lokal, Nasional, maupun Internasional. Untuk mengakomodir hal tersebut, LDK AL-INTISYAR sebagi organisasi pengkaderan, dituntut untuk mengadakan pelatihan-pelatihan yang diharapkan dapat membentuk kaum intelektual yang tidak hanya mampu berkiprah untuk diri sendiri, tetapi dapat pula memberikan kontribusi di masyarakat kampus sebagai jalan pengembangan Dakwah Islamiyah, serta masyarakat negara.

Atas dasar hal di atas, sebagai semangat perjuangannya, maka menjadi suatu hal yang sangat penting untuk mengadakan Pendidikan dan Pelatihan / Workshop Jurnalistik dan Multimedia sebagai pembinaan non-formal guna menuntaskan amanat dakwah dan reformasi. Workshop Jurnalistik dan Multimedia ini adalah salah satu ajang penggojlokan mahasiswa ataupun pelajar untuk dapat menjadi jurnalis-jurnalis muda yang profesional yang dapat diandalakan untuk kemajuan negara tercinta ini.

Pada Kesempatan ini peserta akan diajak menyelami dunia Jurnalistik, tulis-menulis sekaligus menuangkan nya pada media kontemporer melalui wahana mulimedia.

dimana keseluruhan akan diberikan teori dan praktiknya.

adapun materi yang akan disampakan antara lain:
Jurnalistik
• Seputar dunia Jurnalistik
• Pengenalan Dasar Ilmu Jurnalistik
• Teknik Penulisan (Berita, Features,
• Teknik Wawancara & Reportase & Penyajiannya
• Manajemen Keredaksian

Multimedia
• Pelatihan Blogger
• Liputan dan Editing Video
• Desain Grafis (Membuat Desain Koran)
• Belajar Teknik Siaran di Radio

Dengan Pemateri Pertama:
-Jurnalistik : Irfan Habibie Martanegara (Redaktur Senior Salman ITB.Com), dan Penulis
-Multimedia: Nurdin Al-Azies (Staff Sumberdaya Informasi dan Humas) UIKA Bogor, Redaktur Pelaksana Warta UIKA, Kepala Departemen Multimedia LDK Al-Intisyar, Penggiat Blogger, dll

Untuk Lebih Jelas mengenai Acara tersebut, silahkan Baca Pamplet acara di Bawah ini.

Workshop Jurnalistik dan Multimedia, Pelatihan Jurnalist
Baca Selengkapnya >>> - Workshop Jurnalistik dan Multimedia

————————————-
sumber:http://masbadar.com
Baca Selengkapnya >>> - Download Vector Logo


SABTU 26 Februari 2012, rektor UIKA beserta jajarannya berkunjung ke dua Pondok Pesantren yang ada di kawasan Kabupaten Sukabumi jawa barat, kunjungan ini dimaksdkan untuk menjalin silaturahmi antara pihak kampus dengan pondok pesantren sebagai salah-satu amanah yang dipegang teguh Prof. Ramly Hutabarat, selaku rektor UIKA bogor yang saat ini menjabat terhadap pesan yang disampaikan oleh salah-satu pendiri UIKA Bogor, M Nasir.

dalam sabutan kunjungannya, beliau mengungkapkan rasa sukurnya atas antusiasme yang diberikan kepada pihak UIKA, beliau mengungkapkan bahwasannya kunjungan yang dilaksanakan ini adalah kunjungan silaturahmi yang ke-25, sebagai wujud rasa persodaraan antara civitas kampus Islam dengan Pondok pesantren sesuai dengan apa yang diungkapkan oleh M. Natrsir bahwa pilar pendidikan Islam tidak bisa terlepas dari landaskan atas 3 pilar antara lain Kampus, Masjid dan pondok pesantren.

Kali ini UIKA mengunjungi 2 pondok pesantren sekaligus, anara lain Pondok Pesantren Ar-Raayah yang berlokasi di Cibadak Sukabumi dan pondok pesanren As-Salam Parung Kuda. yang keduanya mendapatkan sambutan yang meriah baik dari pihak pimpinan pondok maupun sanri yang mengikuti pertemuan.
Baca Selengkapnya >>> - Kunjungi Pesantren ke-25 (UIKA Kunjungi Pesantren di Sukabumi)

sambungan dari artikel KKMMS_01>>

Kiat 1
Mengawali kesuksesan menjadi seorang mahasiswa.
menentukan jurusan dengan tepat.

Oleh Nurdin Alazies

KESUKSESAN MENJADI SEORANG MAHASISWA ITU, ternyata salah-satunya BERAWAL pada pemilihan jurusan kuliah yang tepat, yang sesuai dengan minat dan bakat serta cita-cita kita. Nah ini mungkin terjadi kepada Kamu yang sekarang ini akan masih bingung menentukan jurusan atau konsentrasi ilmu apa yang akan di tekuni yang nantinya berpengaruh besar terhadap kehidupan Kamu dimasa datang.

Untuk itu langkah awal pada artikel ini adalah beberapa tips menentukan jurusan kuliah yang tepat untuk Kamu .

1- Pilih jurusan yang sesuai dengan minat, bakat dan cita-cita Kamu.

Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek, akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian Kamu yang nantinya berdampak kepada Kamu yang akan terus berkutat dan bergelut pada konsentrasi kuliah yang telah Kamu pilih. Jika tidak sesuai dengan minat, serta bakat atau bahkan cita-cita yang Kamu idamkan maka dampaknya akan lebih buruk, apalagi jika tidak bisa mengikuti perkuliahan karena alasan mata kuliah yang diajarkan tidak sesuai dengan kepribadian Kamu , lantas Kamu membolos dengan segala hal yang Kamu benci, justru itu nantinya akan menjadikan Kamu orang yang tidak jelas karena salah dalam memilih jurusan. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar bagi Kamu di masa depan….

Nah bagi Kamu yang telah memiliki cita-cita maka langkah nyata yang harus di perhatikan adalah : suaikan cita-cita Kamu dengan jurusan yang nantinya akan mengantarkan Kamu pada profesi yang diidamkan, jika Kamu bercita-cita memilih jadi seorang jurnalistik, maka Kamu jangan memilih fakultas kesehatan atau ekonomi, begitu pula penentuan jurusan yang Kamu pilih harus melibatkan minat serta kemampuan yang Kamu punya.

Kalau Kamu sulit dalam pelajarang heksak, maka Kamu jangan memaksakan diri memilih jurusan matematika, atau Teknik atas dasar apapun. Lihat bakat yang ada pada diri Kamu. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka cita pada suatu jurusan studi tertentu , akan membawa Kamu menjadi mahasiswa yang sukses karena belajar dilandasi dengan kesenangan, hobi, atau bahkan motivasi besar untuk meraih impian cita-cita yang diidamkan.

2- Ketahui informasi jurusan yang akan Kamu pilih sebanyak-banyaknya
Mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai fakultas atau jurusan yang akan Kamu pilih merupakan suatu proses yang urgen, karena Kamu bisa mempertimbangkan kembali apakah jurusan itu sudah sesuai dengan Kamu atau tidak, gali informasi sedalam-dalamnya, dari sebanyak banyaknya orang, akan menghantarkan Kamu pada tujuan jelas yang tidak keliru. Tanyalah mulai dari orang terdekat Kamu seperti Orangtua, Guru, Kakak, Kawan, Konsultan, kakak-kelas, dosen yang Kamu kenal dan sebagainya. Jangan mudah terpengaruh oleh orang lain, semakin banyak Kamu bertanya akan semakin banyak pula referensi yang ditawarkan kepada Kamu . Tanyalah kepada orang yang Kamu percayai jangan bertanya kepada orang yang tidak menguasai informasi yang Kamu cari, dalam hal ini internet pun bisa jadi salah-satu pilihan untuk Kamu bertanya, melalui forum, mailinglist, chatting room, mesengger, serta situs jejaring yang sering Kamu buka. Jangan malu untuk bertanya karena pepatah lama masih berlaku disini
“ malu bertanya sesat dijalan ”.


Rangkum semua informasi yang Kamu dapat, dan jadikan reverensi untuk Kamu memilih fakultas yang Kamu minati.

3- Sesuaikan Lokasi dan biaya dengan kemampuan kita.
Bagi orang yang berkecukupan, memilih jurusan manapun tidak akan jadi persoalan, biaya yang nantinya harus di tanggung bisa dengan mudah saja untuk diselesaikan. Baik itu pengeluaran studi, biaya Hidup selama kuliah, lokasi tempat tinggal, serta serba-serbi, seluruh hal yang menyangkut dana tak kan jadi persoalan. Lain halnya untuk orang yang pas-pasan, atau untuk kalangan menengah kebawah, hali ini bisa menjadi persoalan yang cukup pelik yang harus di perhitungkan masak-masak

Jika dana yang ada terbatas maka langkah nyata yang harus dilakukan adalah:

  • -carilah lokasi kapus yang dekat dengan lokasi tempat tinggal Kamu , atau pilih lokasi kota yang biaya hidupnya lebih ringan tetapi dengan catatan ada fakultas yang akan Kamu masuki sesuai minat Kamu . Ini menjadi pertimbangan dari poin pertama.
  • -buat sebuah perencanaan hidup, disamping Kamu kuliah, kegiatan apa yang akan Kamu lakukan supaya bisa menunjang kuliah yang akan Kamu jalani, miaslkan. Kamu buat pengalokasian biaya masuk dan infestasi yang sesuai untuk Kamu hidup selama kuliah disana, dengan menggangarkan membuat perencanaan usaha dengan modal yang Kamu punya, kemudian petakan kost dana yang kira-kira akan menjadi beban Kamu selama kuliah, hali ini bisa ditanyakan secara langsung kepada bagian informasi fakultas atau kampus yang akan Kamu tempati dengan menanyakan beban biaya studi keseluruhan selama Kamu kuliah disana. Jangan lupa hitung serinci-rincinya hal terkecil apapun perlu di perhatikan misalkan kebutuhan tunjangan peralatan kuliah, seperti alat tulis, bahan kuliah, pasilitas komputer bila perlu dll.
  • - jika dana yang ada nantinya tidak mencukupi maka langkah lain yang harus Kamu lakukan adalah carilah beasiswa, keringanan biaya, orang tua asuh,dll. Jangan terlalu malu untuk sekedar membuat pernyataan tidak mampu, karena itu sebetulnya tidak akan menurunkan derajat Kamu sebagai manusia atau bahkan mahasiswa, bila mana Kamu memang jelas-jelas membutuhkannya, hilangkan pemikiran atas nama gengsi buang jauh jauh gengsi Kamu karena tidak akan bermanfaat untuk hal apapun didalam diri Kamu , yang ada bila mana Kamu terus jaga gengsi maka akan menghambat cita-cita yang telah Kamu idamkan, atau bilamana hal ini tidak dimungkinkan atau tidak bisa dilakukan, maka Kamu bisa juga bekerja paruh waktu / freelance. Anggap saja pekerjaan yang Kamu jalani semasa kuliah ini adalah magang atau kerja nyata Kamu dalam mengaplikasikan hasil belajar Kamu , hal ini akan menjadikan Kamu dewasa banyak pengalaman dan tentunya bisa menutupi kekeurangan dana yang Kamu hadapi .
4- Perhatikan Peluang diteima dan kuota / daya tampung jurusan.
Perhatikan, jangan membebani Kamu dengan targetan tertentu, misalkan kuliah di Perguruan tinggi Negeri favorit, atau harus masuk jurusan tertentu di perguruan tinggi idaman. Itu akan menjadikan Kamu stress bila mana hal yang Kamu targetkan jauh dari kenyataan dan harapan , seakan akan jika Kamu tidak kuliah di perguruan tinggi itu maka cita-cita Kamu kkamu s. Hal demikian jangan terjadi dengan Kamu . Karena sesunggungnya Allah lah yang menentukan segalanya, kita mausia hanyalah mampu berikhtiar. Semuanya kita serahkan kepada Allah, yakin kan pada diri Kamu , bahwa apa yang akan terjadi merupakan sesuatu yang terbaik yang Allah kehendaki.

Pada umumnya ketika kita punya cita-cita tinggi maka rintangannya pun akan semakin bersar pula, nah oleh karena itu Kamu diharapkan sudah mampersiapkan diri untuk menghadapi rintangan awal yang akan menimpa Kamu karena Kamu wajib memenangkan pertandingan ini.
Jika Kamu ingin masuk ke universitas pilihan maka Kamu pun harus melewati satu rinangan awal yang dinamakan UMPTN, SPMB, Sipenmaru dan lain.

Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi masal dan sebagainya, dapat menjegal masa depan studi Kamu jika tidak dipersiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan Kamu dalam mengukur kemampuan yang Kamu miliki.

Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat. Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan & tempat yang Kamu cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan Kamu . Supaya Kamu tidak terlalu down.

5- Perhatikan Masa depan, karier dan Pekerjaan.

Lihat kedepan, akan jadi apa nanti setelah Kamu lulus kuliah, apakah jurusan yang Kamu ambil itu akan membawa Kamu pada karier atau pekerjaan yang sesuai dengan yang diharapkan, perlu diperhatikan kita kuliah atau jadi sarjana sekalipun bukan jaminan kita akan selalu mendapatkan pekerjaan idaman, atau bahkan jaminan kita tidak menganggur. Ini dubuktikan betapa besar angka pengangguran dimasa sekarang tidak terkecuali bagi mereka yang mempunyai titel sarjana .

Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan Kamu jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang Kamu ambil sah-sah saja.

Biarkanlah hati dan akal sehat Kamu bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang Kamu percayai. Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan Kamu .

“””****”””
(Bersambung ke artikel KKMMS_3)

Baca Selengkapnya >>> - Kiat 1 Mengawali kesuksesan menjadi seorang mahasiswa. menentukan jurusan dengan tepat.

Siapakah Mahasiswa yang sesungguhnya itu?
Oleh: Nurdin Alazies

Jika bertanya siapkah mahasiswa, mungki berbagai jawaban akan terlontar dari diri anda dari orang lain ataupun dari saya sendiri, mengenai siapa mahasiswa itu, akan tetapi sebelum ke bab-bab selanjutnya sekedar memberikan pemahaman tambahan mengenai kemahasiswaan, disini saya akan mencoba mendefinisikan siapa mahasiswa dan bagai mana mahasiswa itu.

Menurut saya, “mahasiswa adalah orang atau sekumpulan orang yang sedang menempuh jenjang pendidikan di sebuah instansi pendidikan perguruan tinggi baik itu Universitas, Institut, akademik, dan sejenisnya, yang tercatat di biro administrasi umum, memiliki Nomor Pokok Mahasiswa, dan aktif mengikuti perkuliahan yang digelar di lembaga pendidikan (kampus) yang dia tempati “.
Dari yang saya definisikan ini tentunya kita akan tau siapa mahasiswa itu, apakah mahasiswa itu adalah dia yang setiap hari datang pagi ke kampus dan sore pulang kekosan..?, apakah hanya dengan berbekal KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) bisa disebut seorang mahasiswa..? ataukah dengan bermodal jas almamater dan membawa tumpukan-tumpukan kertas tiap hari bisa di kategorikan mahasiswa..? mungkin secara-ciri ciri umum, ya ini mahasiwa, secara administratif juga mukin, ya itu mahasiswa, akan tetapi apakah hanya sebatas itu saja kita di kategorikan sebagai mahasiswa.

  • Definisi kesuksesan sebagai mahasiswa
Definisi Sukses menurut Walter Staples dalam bukunya, “Information Search of Your True Self” Bahwa
“sukses merupakan proses yang terus menerus untuk menjadi lebih baik, mengemabangkan semua aspek dari diri kita untuk menjadi lebih baik secara mental maupun spiritual sebelum kita melalukan lebih banyak dan memilki lebih banyak”.

Disadari sepenuhnya bahwa perjalanan menuju kesuksesan hidup adalah teka-teki besar yang sangat rumit untuk di pecahkan, begitu juga halnya jika kita hubungkan dengan pendefinisian kesuksesan sebagai mahasiswa.

Kendala besar yang menghambat semua itu ternyata terletak didalam diri mahasiswa itu sendiri. Sebagian dari kita telalu sulit untuk menenukan atau mendefinisikan apa yang menjadi patokan kesuksesan dirinya sendiri dan untuk selanjutnya bingung mau memulainya dari mana.
Menyandang gelar mahasiwa untuk sebahagian orang tentunya akan memiliki kebanggan tersendiri, karena kategori mahasiswa di masyarakat memiliki kelas strata kemasyarakatan yang nomor wahid alias no satu dari status-status lainnya, sehingga banyak orang yang menyandang gelar mahasiswa memanfaatkan gelarnya dengan sesuka hati tanpa memperdulikan bahwa yang jadi mahasiswa itu bukan hanya dia atau sekelompok orang tertentu seperti dia lah yang menjadi mahasiswa. Sehingga cacatnya pandangan masyarakat terhadap mahasiswa adalah terkadang timbul dari sebagian orang yang memanfaatkan kemahasiswaan nya dengan seenaknya.

Hingga muncul pertanyaan lanjutan, lantas bagaimanakah seharusnya kita bersikap sebagai mahasiswa..? tidakah sebuah status apapun itu namanya didalam gelar mahasiswa itu terdapat suatu tanggungjawab yang melekat atas gelar yang disandangnya itu.

Nah tuntutan dan tanggungjawab ini lah yang dinamakan sebagai peran,
Mahasiswa memiliki predikat sebagai makhluk intelek yang menurut sebagian masyarakat itu kita terbilang orang yang selalu mengerti akan permasalahan permasalahan yang timbul di masyarakat, mahasiswa di anggap orang yang selalu respon terhadap informasi-informasi yang ada, mahasiswa dianggap sebagai orang yang lebih paham akan gejolak politik yang terjadi bahkan kita di predikatkan sebagai sekumpulan orang yang akan menempati posisi–posisi pemimpin masa depan, mahasiswa adalah agen of change, controler politik , kontrol solsial, dll.
Maka dengan predikat inilah seharusnya kita sadar betul betapa berat beban kita sebagai mahasiswa yang harus tau segalanya.

Disamping itu ketika kita berkaca kepada status kita saat ini sebagai mahasiswa tentunya kita tau bahwa kemahasiswaan kita, sebenarnya adalah hanya sebuah jalan kecil ataupun sebuah awalan untuk bekal kedepan, menentukan spesialisasi kehidupan dan hal besarnya adalah setelah kita menjadi sarjana. Disanalah nantinya peran yang kita cari selama menjadi mahasiswa ini bisa kita aplikasikan.

Status mahasiswa merupakan sebuah anak tangga awal untuk mencoba menapaki tangga kesuksesan setahap demi setahap, terus mendaki hingga mencapai ujungnya yaitu kesuksesan yang di harapkan. Karena ini adalah sebuah perjalanan awal, tentunya permulaan inilah yang akan menentukan kita ketahapan berikutnya, jika tahapan awal saja kita gagal lantas berhenti, maka bisa kita perkirakan untuk selanjutnya kita tidak akan pernah sampai kepada puncak yang kita akan tuju, melainkan kita akan terseok di pinggir jalan atau bahkan terjatuh karena terdesak kawan yang terus menapaki anak tangga yang kita pijak. Dari sinilah kita harus sadar betul bahwa ini hanyalah awal dan permulaan diri kita, untuk menentukan langkah apa selanjutnya setelah ini. Sebaliknya jika diawal langkah ini kita sukses menapaki anak tangga kemahasiswaan maka akan berdampak pada langkah selanjutnya sehingga kita sampai di titik yang kita harapkan yaitu sukses menurut diri kita.

Saat-saat menjadi mahasiswa inilah sebenarnya merupakan langkah kita untuk melakukan pencitraan, pencitraan positif di tunjukan oleh kepribadian kita yang baik, pecitraan merupakan salahsatu langkah awal untuk kita, bagaimana menghargai jerih payah yang pernah kita lalui sebelumnya, hingga sekarang sampai pada titik yang dinamakan mahasiswa.

Banyak orang tak percaya dan tidak menyadari bahwasannya menyandang gelar sebagai mahasiswa, seringkali hanya dijalani seperti mengiringi perjalanan waktu tanpa diikuti sebuah kompitmen pada perannya untuk membangun reputasi.

Sebaliknya ada yang menjalani status nya sebagai mahasiswa dengan tujuan akhir hanya ingin menyandang gelar sebagai seorang sarjana yang pendidikannya lebih tinggi dari kebanyakan orang, dan hal ini dirasa cukup. Kalau ini yang terjadi, alih-alih untuk menentukan posisi saat ini dia ada dimana saja mungkin tidak tau, bagai mana dia nantinya bisa memposisikan diri sesuai apa yang diharapkan nya kelak. Untuk membengun reputasi, melakukan pencitraannya selama menjadi mahasiswa saja tidak pernah, bagai mana orang percaya bahwasannya dia adalah seorang sarjana yang sukses menciptakan spesialisasi dirinya sebagai seorang yang kompeten dalam keahliannya.

Pondasi karier dan pencitraan yang semestinya dibangun semasa mahasiswa memang seringkali dikelak kemudian hari tidak begitu tampak kasat mata, tetapi perannya sangat penting dan strategis. Keberhasilan selama menjadi mahasiswa dengan karier atau pencitraan apapun terhadap dirinya, entah itu penalaran, kemampuan manajerial, peningkatan jiwa kewirausahaan, kepekaan sosial hingga minat dan bakat merupakan kunci kesuksesan di masa yang akan datang. Seperti kata-kata. Tetapi seringkali mahasiswa kurang menyadari bahwa perjalanan meniti waktu selama menempuh kuliah di perguruan tinggi esensinya adalah membangun pencitraan atau reputasi. Pencitraan yang bisa dibangun semasa mahasiswa cukup beragam pilihannya. Mahasiswa tinggal memilih spesialisasi dirinya yang sesuai dengan minatnya. Bagi mahasiswa yang berminat terhadap penalaran dan keilmuan tinggal mewujudkan dengan membuat karya-karya ilmiah seperti penelitian. Bagi mahasiswa yang berminat di dunia teknologi, bisa memulainya dengan membuat software-software yang canggih dil lab kampusnya, bagi mahasiswa yang berminat di dunia seni dan olahraga, bisa memulainya dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang tersedia di kampus dan mengikuti kejuaraan-kejuaraan yang diselenggarakan di berbagai tempat, atau kah bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan jiwa wirausahanya, bisa dimulai dengan mendirikan kelompok usaha bersama-kawan kawan sesama mahasiswa dan memanfaatkan pangsa-pasar dan jaringan kampus yang cukup luas.

“Intinya apapun apiliasi kamu, apapun hobi kamu, apapun spesialisasi kamu, diharapkan kamu mulai dari sekarang melakukan pencitraan terhadap diri sendiri, “siapakan diri saya.?” jika orang butuh sesuatu mengenai teknologi misalnya, pastilah orang pertama yang mereka ingat dan mereka cari sebelum siapapun adalah diri kita. Itulah intinya pencitraan dan jika kita berhasil membentuk citra diri sebagai seorang spesialisasi di bidang ilmu yang kita pahami maka tidak di pungkiri salah-satu tanda kesuksesan menjadi seorang mahasiswa pada diri mu.

Kesimpulannya, sukses mahasiswa bukanlah tujuan akhir, justru merupakan perjalanan awal kita menentukan tangga awal didalam kehidupan ini untuk menuju ke titian tangga kehidupan selanjutnya. Jika kita mampu menentukan patokan diri kita, menentukan pondasi karier yang nantinya akan melekat didalam diri kita, selanjutnya memanfaatkan kesempatan menjadi mahasiswa dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada didalam diri, kemudian mengoptimalkan seluruh pasilitas yang ada, bisa membatasi diri dari berbagai hal yang menjauhkan kita kepada kesuksesan selanjutnya. Itulah inti kesuksesan awal kita sebagai mahasiswa.

Yang pada akhirnya Kita sebagai mahaiswa akan menyandang sebagai mahasiswa yang :
  • Sukses Akademik
  • Sukses Organisasi
  • Sukses Finansial
  • Sukses Karir
  • ukses Dunia dan Akhirat.

Baca Selengkapnya >>> - Siapakah Mahasiswa yang sesungguhnya itu?

Pekan Taaruf 2011 Slideshow: Azies’s trip to Bogor, Jawa, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Bogor slideshow. Take your travel photos and make a slideshow for free.
All About in Malaysia Slideshow: Nurdin’s trip to Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan, Malaysia was created by TripAdvisor. See another Kuala Lumpur slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.
Visit Yogyakarta Slideshow: Nurdin’s trip from Bogor, Jawa, Indonesia to Yogyakarta was created by TripAdvisor. See another Yogyakarta slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.