<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201</id><updated>2012-02-16T23:38:44.639+07:00</updated><category term='UMUM'/><category term='Pascasarjana UIKA'/><category term='wisata'/><category term='Cerita Motivasi'/><category term='Nurdin Al-Azies'/><category term='Agenda'/><category term='Download'/><category term='Teknologi'/><category term='Inspirasi'/><category term='Azies'/><category term='Tausiyah'/><category term='Bisnis'/><category term='Saran dan Masukkan'/><category term='Kisah Haru'/><category term='Bahasan Kuliah'/><category term='Artikel'/><category term='profil'/><category term='Unit Mahasiswa'/><category term='S'/><category term='Traveling'/><category term='Beasiswa'/><category term='Info UIKA'/><category term='Berita'/><title type='text'>Azies Site</title><subtitle type='html'>" Belajar memberi yang terbaik untuk almamater"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://azies-site.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>246</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-8361027538005430045</id><published>2012-02-14T15:24:00.003+07:00</published><updated>2012-02-14T16:26:32.652+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beasiswa'/><title type='text'>Targetkan para santri melanjutkan jenjang pendidikan ke Perguruan tinggi, Ponpres Pancasila Bengkulu kunjung UIKA Bogor</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-tXPjJOaXtmk/TzobfIB5yQI/AAAAAAAABLw/NDlkpBk4siY/s1600/IMG_3666.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 287px; height: 191px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-tXPjJOaXtmk/TzobfIB5yQI/AAAAAAAABLw/NDlkpBk4siY/s400/IMG_3666.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5708905699190884610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam rangka studi tour ke Jawa Barat, Ponpres Pancasila Bengkulu melakukan kunjungan kebeberapa Pondok Pesantren yang ada di wilayah Jawa Barat terutama dikawasan kota bogor, salah satu yang di kunjungi adalah Pondok Pesantren darul Mutakin Parung. kunjungan yang diselenggarakan selama 5 hari ini merupakan kunjungan studi banding yang ke sekian kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya mengapa mengunjungi kota bogor sebagai kota yang dijadikan kunjungan studi tour, salah satu santri yang ikut dengan rombongan menuturkan, bahwasannya bogor merupakan saah-satu kota yang memiliki pondok-pondok pesantren moderen yang berkwalitas, disamping itu kunjungan kali ini mereka menargetkan untuk mengunjungi Universitas Ibn Khadun Bogor (UIKA) sebagai tujuan Utama. Tujuannya adalah ingin mengetahui sejauh mana UIKA dapat mempasilitasi para lulusan pondok pesantren untuk bisa melanjutkan studinya di Universitas Islam tertua di Kota Bogor ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Rektor UIKA Bogor, menyambut baik kunjungan Ponpres Pancasila ini dengan memaparkan mengenai gambaran UIKA Bogor dan sejarah singkat mengenai pendiriannya, disampaikan pula pada kesempatan itu, UIKA membuka Peluang sebesar-besarnya bagi lulusan Ponpres yang memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan di perguruan tinggi terutama di Universitas Ibn Khaldun ini dengan menawarkan berbagai beasiswa yang terdapat di kampus yang letaknya berada di Jalan KH. Sholeh Iskandar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan diakhiri dengan penyerahan cendera mata, dan photo bersama pejabat UIKA bogor beserta rombongan studi tour yang selanjutnya rombongan di persilahkan untuk melihat-lihat pasilitas kampus Universias Ibn Khaldun Bogor yang disambut antusiasme 50 siswa/i yang ikut dalam kunjungan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-8361027538005430045?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8361027538005430045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8361027538005430045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2012/02/targetkan-para-santri-melanjutkan.html' title='Targetkan para santri melanjutkan jenjang pendidikan ke Perguruan tinggi, Ponpres Pancasila Bengkulu kunjung UIKA Bogor'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-tXPjJOaXtmk/TzobfIB5yQI/AAAAAAAABLw/NDlkpBk4siY/s72-c/IMG_3666.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-302107630137120398</id><published>2012-01-21T17:10:00.005+07:00</published><updated>2012-01-21T17:32:43.597+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nurdin Al-Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>Mandiri Young Technopreneur Award</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-UrnRlkq6gJE/TxqQqgAQQHI/AAAAAAAABLM/N_MvBJAnINw/s1600/WWUM_5.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-UrnRlkq6gJE/TxqQqgAQQHI/AAAAAAAABLM/N_MvBJAnINw/s400/WWUM_5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5700027338210689138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gambar:&lt;/span&gt; Suasana Workshop Wirausaha Muda Mandir 2012&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Azies-site&lt;/span&gt;: PT Bank Mandiri Tbk  menggelar Expo Wirausaha Muda Mandiri untuk memfasilitasi para wirausahawan muda di Indonesia. Perhelatan akbar itu dilaksanakan pada 19-22 Januari 2012 di Jakarta Convention Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Finance &amp;amp; Strategy Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengatakan, program Wirausaha Muda Mandiri bertujuan mengubah pola pikir mahasiswa maupun alumni perguruan tinggi untuk mulai berwirausaha, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada ketersediaan lapangan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami yakin bahwa dengan meningkatnya angka kewirausahaan, maka tingkat kesejahteraan bagi lingkungan sekitar pun akan meningkat. Kondisi ini dapat mendorong roda perekonomian Indonesia. Sebab, wirausaha dapat membuka lapangan kerja baru dan akan membantu menurunkan angka pengangguran," kata Pahala N. Mansury.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Expo yang dihadiri 11 ribu mahasiswa itu diharapkan dapat menjadi pertemuan pemikiran bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan akademisi dalam merealisasikan komitmen pengembangan kewirau&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8Uh6knqf1rQ/TxqSYKCNC8I/AAAAAAAABLY/KvqabVaqar4/s1600/WWUM_1.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 321px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8Uh6knqf1rQ/TxqSYKCNC8I/AAAAAAAABLY/KvqabVaqar4/s400/WWUM_1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5700029222098897858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sahaan di Indonesia. Di Indonesia, saat ini jumlah wirausahawan hanya sekitar 0.24 % dari jumlah penduduk usia kerja (data BPS 2010). Padahal, di negara maju rata-rata wirausahawan mencapai 2% dari populasi penduduk usia kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pahala, minat generasi muda untuk berwirausaha semakin meningkat, seperti terlihat dari lonjakan peserta kompetisi Wirausaha Muda Mandiri pada 2011. Sebanyak 3.751 mahasiswa mengikuti kompetisi Wirausaha Muda Mandiri 2011, naik jika dibandingkan pada 2010 sebanyak 3.294 peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangkayan puncak, di berikan beberapa kategori penghargaan bagi young teknopreneur dan para interpreneur muda dari kalangan mahasiswa, alumni dan pascasarjana. Acara dimeriahkan oleh penampilan enterpreneur muda Sandiaga Uno, para bintang film Arisan, dan ditutup dengan penampilang The Changcuter.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-302107630137120398?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/302107630137120398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/302107630137120398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2012/01/mandiri-young-teknopreneur-award-2011.html' title='Mandiri Young Technopreneur Award'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-UrnRlkq6gJE/TxqQqgAQQHI/AAAAAAAABLM/N_MvBJAnINw/s72-c/WWUM_5.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2176932292200723719</id><published>2012-01-14T02:06:00.003+07:00</published><updated>2012-01-14T02:12:45.659+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Selalu Menata Hati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Betapa indahnya sekiranya kita memiliki qolbu yang senantiasa tertata, terpelihara, terawat dengan sebaik-baiknya. Ibarat taman bunga yang pemiliknya mampu merawatnya dengan penuh kesabaran dan ketelatenan. Alur-alur penanamannya tertata rapih. Pengelompokan jenis dan warna bunganya berkombinasi secara artistik. Yang ditanam hanya tanaman bunga yang memiliki warna-warni yang indah atau bahkan yang menyemerbakan keharuman yang menyegarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Rerumputan liar yang tumbuh dibawahnya senantiasa disiangi. Parasit ataupun hama yang akan merusak batang dan daunnya dimusnahkan. Tak lupa setiap hari disiraminya dengan merata, dengan air yang bersih. Tak akan dibiarkan ada dahan yang patah atau ranting yang mengering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Walhasil, tanahnya senantiasa gembur, tanaman bunga pun tumbuh dengan subur. Dedaunannya sehat menghijau. Dan, subhanallah, bila pagi tiba manakala sang matahari naik sepenggalah, dan saat titik-titik embun yang bergelayutan di ujung dedaunan menagkap kilatan cahayanya, bunga-bunga itu, dengan aneka warnanya, mekar merekah. Wewangian harumnya semerbak ke seantero taman, tak hanya tercium oleh pemiliknya, tetapi juga oleh siapapun yang kebetulan berlalu dekat taman. Sungguh, alangkah indah dan mengesankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Begitu pun qolbu yang senantiasa tertata, terpelihara, serta terawat dengan sebaik-baiknya. Pemiliknya akan senantiasa merasakan lapang, tenteram, tenang, sejuk, dan indahnya hidup di dunia ini. Semua ini akan terpancar pula dalam setiap gerak-geriknya, perilakunya, tutur katanya, sunggingan senyumnya, tatapan matanya, riak air mukanya, bahkan diamnya sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Orang yang hatinya tertata dengan baik tak pernah merasa resah gelisah, tak pernah bermuram durja, tak pernah gundah gulana. Kemana pun pergi dan dimana pun berada, ia senantiasa mampu mengendalikan hatinya. Dirinya senantiasa berada dalam kondisi damai dan mendamaikan, tenang dan menenangkan, tenteram dan menenteramkan. Hatinya bagai embun yang menggelayut di dedaunan di pagi hari, jernih, bersinar, sejuk, dan menyegarkan. Hatinya tertambat bukan kepada barang-barang yang fana, melainkan selalu ingat dan merindukan Zat yang Maha Memberi Ketenteraman, Allah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Azza wa Jalla&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Ia yakin dengan keyakinan yang amat sangat bahwa hanya dengan mengingat dan merindukan Allah, hanya dengan menyebut-nyebut namanya setiap saat, meyakini dan mengamalkan ayat-ayat-Nya, maka hatinya menjadi tenteram. Tantangan apapun dihadapinya, seberat apapun, diterimanya dengan ikhlas. Dihadapinya dengan sunggingan senyum dan lapang dada. Baginya tak ada masalah sebab yang menjadi masalah hanyalah caranya yang salah dalam menghadapi masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Adalah kebalikannya dengan orang yang berhati semrawut dan kusut masai. Ia bagaikan kamar mandi yang kumuh dan tidak terpelihara. Lantainya penuh dengan kotoran. Lubang WC-nya masih belepotan sisa kotoran. Dindingnya kotor dan kusam. Gayungnya bocor, kotor, dan berlendir. Pintunya tak berselot. Krannya susah diputar dan air pun sulit untuk mengalir. Tak ada gantungan. Baunya membuat setiap orang yang menghampirinya menutup hidung. Sudah pasti setiap orang enggan memasukinya. Kalaupun ada yang sudi memasukinya, pastilah karena tak ada pilihan lain dan dalam keadaan yang sangat terdesak. Itu pun seraya menutup hidung dan menghindarkan pandangan sebisa-bisanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Begitu pun keadaannya dengan orang yang berhati kusam. Ia senantiasa tampak resah dan gelisah. Hatinya dikotori dengan buruk sangka, dendam kesumat, licik, tak mau kompromi, mudah tersinggung, tidak senang melihat orang lain berbahagia, kikir, dan lain-lain penyakit hati yang terus menerus menumpuk, hingga sulit untuk dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Sungguh, orang yang berhati busuk seperti itu akan mendapatkan kerugian yang berlipat-lipat. Tidak saja hatinya yang selalu gelisah, namun juga orang lain yang melihatnya pun akan merasa jijik dan tidak akan menaruh hormat sedikit pun jua. Ia akan dicibir dan dilecehkan orang. Ia akan tidak disukai, sehingga sangat mungkin akan tersisih dari pergaulan. Terlepas siapa orangnya. Adakah ia orang berilmu, berharta banyak, pejabat atau siapapun; kalau berhati busuk, niscaya akan mendapat celaan dari masyarakat yang mengenalnya. Derajatnya pun mungkin akan sama atau, bahkan, lebih hina dari pada apa yang dikeluarkan dari perutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Bagi orang yang demikian, selain derajat kemuliannya, akan jatuh di hadapan manusia, juga di hadapan Allah. Ini dikarenakan hari-harinya selalu diwarnai dengan aneka perbuatan yang mengundang dosa. Allah tidak akan pernah berlaku aniaya terhadap makhluk-makhluknya. Sesungguhnyalah apa yang didapatkan seseorang itu, tidak bisa tidak, merupakan buah dari apa yang diusahakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-oRx4BO9GiU8/TxCB33kxIdI/AAAAAAAABK8/Kp6KImAaUA8/s1600/anajm.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 26px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-oRx4BO9GiU8/TxCB33kxIdI/AAAAAAAABK8/Kp6KImAaUA8/s400/anajm.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5697196325434630610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-oRx4BO9GiU8/TxCB33kxIdI/AAAAAAAABK8/Kp6KImAaUA8/s1600/anajm.png"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;          "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan bahwasannya manusia tidak akan memperoleh (sesuatu), selain dari apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasannya kelak akan diperlihatkan (kepadanya), kemudian akan diberikan balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.&lt;/span&gt;" (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;QS. An Najm {53} : 39-41&lt;/span&gt;), demikian firman Allah Azza wa Jalla.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Kebaikan yang ditunaikan dan kejahatan yang diperbuat seseorang pastilah akan kembali kepada pelakunya. Jika berbuat kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala sesuai dengan takaran yang telah dijanjikan-Nya. Sebaliknya, jika berbuat kejahatan, niscaya ia akan mendapatkan balasan siksa sesuai dengan kadar kejahatan yang dilakukannya. Sedangkan kebaikan dan kejahatan tidaklah bisa berhimpun dalam satu kesatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Orang yang hatinya tertata rapih adalah orang yang telah berhasil merintis jalan ke arah kebaikan. Ia tidak akan tergoyahkan dengan aneka rayuan dunia yang tampak menggiurkan. Ia akan melangkah pada jalan yang lurus. Dititinya tahapan kebaikan itu hingga mencapai titik puncak. Sementara itu ia akan berusaha sekuat-kuatnya untuk berusaha sekuat-kuatnya untuk memelihara dirinya dari sikap riya, ujub, dan perilaku rendah lainnya. Oleh karenanya, surga sebaik-baiknya tempat kembali, tentulah telah disediakan bagi kepulangannya ke yaumil akhir kelak. Bahkan ketika hidup di dunia yang singkat ini pun ia akan menikmati buah dari segala amal baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Dengan demikian, sungguh betapa beruntungnya orang yang senantiasa bersungguh-sungguh menata hatinya karena berarti ia telah menabung aneka kebaikan yang akan segera dipetik hasilnya dunia akhirat. Sebaliknya alangkan malangnya orang yang selama hidupnya lalai dan membiarkan hatinya kusut masai dan kotor. Karena, jangankan akhirat kelak, bahkan ketika hidup di dunia pun nyaris tidak akan pernah merasakan nikmatnya hidup tenteram, nyaman, dan lapang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Marilah kita senantiasa melatih diri untuk menyingkirkan segala penyebab yang potensial bisa menimbulkan ketidaknyamanan di dalam hati ini. Karena, dengan hati yang nyaman, indah, dan lapang, niscaya akan membuat hidup ini terasa damai, karena berseliwerannya aneka masalah sama sekali tidak akan pernah membuat dirinya terjebak dalam kesulitan hidup karena selalu mampu menemukan jalan keluar terbaiknya, dengan izin Allah. Insya Allah!***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2176932292200723719?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2176932292200723719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2176932292200723719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2012/01/selalu-menata-hati.html' title='Selalu Menata Hati'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-oRx4BO9GiU8/TxCB33kxIdI/AAAAAAAABK8/Kp6KImAaUA8/s72-c/anajm.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-3076283492603326180</id><published>2012-01-14T01:20:00.006+07:00</published><updated>2012-01-14T01:44:34.518+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Optimisme ciri jati diri orang yang beriman.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh &lt;/span&gt;: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nurdin Al-Azies&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Koordinator Warta Kampus&lt;br /&gt;Duta Anti Rokok dan Narkoba Jawa Barat, kepala kaderisasi LDK Al-Intisyar UIKA 2011)&lt;/blockquote&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-6VZ4j9wk5XY/TxB7Thu5upI/AAAAAAAABKw/nxkq6g6wKDw/s1600/IMG_0865.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-6VZ4j9wk5XY/TxB7Thu5upI/AAAAAAAABKw/nxkq6g6wKDw/s400/IMG_0865.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5697189104026499730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rekan-rekan yang  saya cintai, pada saat penulis menuliskan artikel ini, tidak terasa kita sudah berada di minggu ke-2 di tahun 2012 M, dan minggu ke-3 di tahun 1433 H. Tentu banyak sekali harapan dan keinginan di tahun ini semoga semua harapan dan cita-cita kita dapa dikabulkan oleh Allah SWT, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Almin ya Rabb&lt;/span&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lupa kita berdoa semoga di tahun ini juga kita mendapatkan tambahan-tambahan amal kebaikan sebagai  bahan persiapan kita menghadapi hari esok yang jauh lebih kekal. di setiap saat di kehidupan kita akan terus ada perbaikan-perbaikan, itulah tanda orang-orang yang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optimis adalah ciri dan jatidiri orang yang beriman.&lt;br /&gt;Mengawali tahun yang menurut sebahagian orang ini dipercaya sebagai tahun akhir jaman, optimisme ini harus terus ditanamkan, walau dalam kenyataanya pada saat ini begitu banyak perasalahan-permasalahan yang timbul dan muncul kepermukaan, problema dibidang ekonomi misalnya dimana saat ini semakin tinggi tingkat kemiskinan walau dalam angka statistik ada angka penurunan tapi dalam realitasnya ternyaa orang miskin semakin banyak, demikian pula dibidang pendidikan, dibidang kepemimpinan ada kegalauan yang sangat luar biasa terhadap pimpinan nasional kita demikian pula masalah-masalah yang lainnya.  Tetapi bagi orang yang beriman, tidak boleh kita putus asa dalam menatap masa depan, karena putus asa bukan bagian hidup dari seorang muslim, seorang mukmin itu tidak ada dalam kamusnya nahasa putus asa atau prustasi. Allah SWT menjelaskan bahwasannya yang puus asa itu hanyalah orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“ Kalian tidak boleh berputus asa didalam menggapai rahmat Allah, pertolongan Allah, karena sesungguhnya orang yang berputus asa itu hanyalah orang orang yang tidak beriman hanyalah orang-orang yang kafir”&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Yang membedakan kualitas orang beriman dan orang yang kafir sebenarnya bukan terbatas hanya materinya, bukan kedudukan ataupun jabatannya, bukan pada sains dan teknologinya, tapi yang membedakannya adalah optimisme dan tidak nya didalam kehidupan. Orang yang beriman adalah orang yang optimis didalam menatap masa depan, sebab masa depan bagi orang yang beriman bukan hanya sekarang didunia saja, tetapi lebih dari pada itu masadepan seorang muslim adalah alam akherat nanti, ketika ian bertemu dengan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Allah menerangkan didalam suarat An-Nisa ayat 104 berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-b-QHRFOIFu4/TxB5ZZI0ntI/AAAAAAAABKY/KvPALQQxGmA/s1600/ANNISA.png"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 68px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-b-QHRFOIFu4/TxB5ZZI0ntI/AAAAAAAABKY/KvPALQQxGmA/s400/ANNISA.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5697187005775257298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artinya&lt;/span&gt;: “ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). jika kamu menderita kesakitan, Maka Sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qs. An-Nisa:104&lt;/span&gt;)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjelaskan bahwa Kalian tidak boleh rendah diri dalam menghadapi mereka, dalam menghadapi godaan-godaan dari orang-orang yang tidak senang kepada perkembangan-perkembangan Islam, dalam menghadapi orang orang sekuler, ateis, liberal, orang orang yang tidak menghendaki kemajuan-kemajuan ummat, dan andaikan kamu merasa penat, merasa letih, didalam memperjuangkan kebaikan dimana dijalannya banyak tantangan dan godaan-godaan yang kita hadapi, kadangkala sakit, kadang kala kita pedih, habis kesabaran kita, waktu kita, harta kita, tenaga, bahkan nyawa kita korbankan sesunggunya mereka pun sama sebagaimana apa yang kita perbuat dan apa yang kita rasakan. Namun perbedaanya adalah kita mengharapkan sesuatu yang tidak pernah diharapkan oleh orang-orang kafir, yaitu keridhoan dan keberkahan dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu maka optimisme itu harus kita bangun bersama-sama dalam menatap jangka pendek, jangka panjang atau masa depan, tapi dengan catatan bahwa ada dua hal yang terus harus kita pilih yakni sesuai dengan ayat yang Allah gambarkan didalam surat An-Nahl:97 sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-KH31eTm5CuM/TxB515yR08I/AAAAAAAABKk/R5DYFvG65-g/s1600/ANNAHL.png"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 71px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-KH31eTm5CuM/TxB515yR08I/AAAAAAAABKk/R5DYFvG65-g/s400/ANNAHL.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5697187495575409602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artinya&lt;/span&gt;: “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik  dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan&lt;/span&gt;” (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qs. An-Nahl:97&lt;/span&gt;).&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala hal akan dicatat menjadi suatu amalan shaleh, jika dibarengi dengan keadaan beriman, dimana landasan iman itu adalah diwujudkan dengan amalan-amalan shaleh, iman itu hanyalah sekedar pundamen kehidupan kita, landasan kehidupan kita dan iman ini harus kita implementasikan didalam amalan-amalan nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh pemikiran seseorang yang beriman dengan orang yang tidak beriman harus lah berbeda, jangan sama pemikiran kaum muslimin dengan kaum sekuler  yang pemikirannya dangkan, sempit, matrelialistis, bahkan hedonistik, kadangkala menghalalkan segala cara untuk memperoleh kesenangan sesaat. Demikian pula dengan cara berekonomi, orang beriman harus juga berbeda,  orang beriman harus bisa menjauhkan diri dari  ribawi, dari konsumsi makanan yang haram, dalam kaitannya dengan berita yang bumming saat ini contohnya seperti miras yang sedang ramai di perbincangkan karena pemerinah berwacana ingin mencabut perda-perda miras yang telah berlaku di daerah-daerah. Saya kira pemerintah melakukan sebuah kesalahan yang sangat fatal  jika perda-perda miras itu benar-benar dicabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa demikian, karena miras-miras tersebut jelas adalah salah satu biang perusak, yang merusak bangsa kita, kita sangat lah sedih melihat kenyataan demikian. Jika hal itu terjadi Meteri Dalam Negri mencabut perda-perda pelarangan miras tersebut, sebenarnya itu merupakan sebuah perbuatan yang akan merugikan mereka sendiri. Bisa dibayangkan saat ini ketika perdanya masih berlakupun minuman keras begitu merajalela, hingga ratusan triliun dihabiskan setiap tahun oleh masyarakat kita untuk mengkonsumsi yang notabene masyarakat kita masih tergolong masyarakat miskin yang menjadi korban-korban dari tangan  kapitalisme yang matrealistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain yang masih hangat diperbincangkan misalnya dalam rangka penyambutan tahun baru saja masyarakat Indonesia tercatat menghabiskan dana untuk membakar kembang api dalam satu malam saja hingga mencapai 6,1 triliun, siapa yang melakukannya ? orang islam yang malkukannya orang orang kecil, orang orang yang hanya tau bahwa jika tahun baru itu wajib bagi dia untuk menyalakan kembang api, belum lagi rokok, rokok itu dahsyat sekali akibat negatif nya, coba kita pikirkan kembali manfaatnya jika lebih banyak mudarat ketimbang manfaat ayo tinggalkan..! merokok hanya menguntungkan orang-orang kafir. Bayang kan oleh kita orang terkaya yang ada di Indonesia saat ini siapa? Mereka adalah para pengusaha-pengusaha rokok, padahal mereka tidak mengkonsumsi, yang mengkonsumsi adalah umat islam, 6,7 triliun habis untuk rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita berusaha untuk meninggalkan, harus punya tekad dan keinginan yang kuat merubah diri ini menjadi lebih baik. optisislah dalam segala urusan, hingga keoptimisan itu bisa terus menjadikan kita jauh lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-3076283492603326180?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3076283492603326180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3076283492603326180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2012/01/optimisme-ciri-jati-diri-orang-yang.html' title='Optimisme ciri jati diri orang yang beriman.'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-6VZ4j9wk5XY/TxB7Thu5upI/AAAAAAAABKw/nxkq6g6wKDw/s72-c/IMG_0865.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-8675729803480286975</id><published>2012-01-11T14:16:00.003+07:00</published><updated>2012-01-11T14:55:13.407+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>KH Sholeh Iskandar:  Peranan Pondok  Pesantren Dalam Perang Kemerdekaan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengantar &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Kesaksian KH Sholeh&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-sFx7_yk86FU/Tw0_ekvnGhI/AAAAAAAABKM/BTiPvIG713w/s1600/IMG_0077.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 237px; height: 183px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-sFx7_yk86FU/Tw0_ekvnGhI/AAAAAAAABKM/BTiPvIG713w/s400/IMG_0077.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5696278898185542162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Iskandar (komando TNI AD Batalyon IV dan VI sector komando IV siliwangi) dalam perang kemerdekaan di daerah  Bogor Jawa Barat dalam tulisan berikut semula di tulis untuk seminar “&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pesantren Dalam Perang Kemerdekaan&lt;/span&gt;” oleh Yayasan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Historia Vitae Magistra&lt;/span&gt;, Jakarta, juni 1922. Sebelum di bawakan , penulisnya telah berpulang ke&lt;span style="font-style: italic;"&gt; rahmatullah&lt;/span&gt; 19&lt;span style="font-style: italic;"&gt; syawal&lt;/span&gt; 1412/ 22 april 1922. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Inalillahi wa inalillahi raji’un&lt;/span&gt;. Sebagai kenangan terakhir makalah berikut di muat dalam almuslimin seizin panitia seminar, setetlah di sunting seperlunya.(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Red&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERAN dan konstribusi pondok pesantren (PP) dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya perang kemerdekaan Republik Indonesia belum mendapat tempat yang layak dan penulisan sejarah kita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap budaya pesantren yang tidak suka menonjolkan diri (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tawadhu&lt;/span&gt;) , di samping penulisan sejarah yang belum obyektif, tampaknya merupakan factor penyebab kurang di kenalnya konstribusi mereka di dalam perang kemerdekaan. Sudah waktunya bagi para sejarawan untuk memberikan tempat yang layak bagi peran dan konstribusi PP di dalam penulisan sejarah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum seminar yang di dahului penulisan yang cermat, di harapkan memberikan rintisan dan konstribusi yang mengarah kepada suatu penulisan sejarah Indonesia yang lebih lengkap dan obyektif. Berbicara tentang fungsi dan peranan PP dalam perang kemerdekaan berarti membicarakan salah satu babakan (episode) perjuangan ummat islam dalam mengusir kaum penjajah. Perang kemerdekaan hanyalah salah satu mata rantai dari rangkaian pejuangan kemerdekaan Indonesia. Maka alinea ke dua pembukaan undang-undang dasar 1945 adalah, proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 merupakan puncak perjuangan yang di capai melalui rangkaian perjuangan yang dilakukan oleh para ulama dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kiyai&lt;/span&gt; pejuang. Sultan Agung Nyanyokrosumo, Abdul Hamid Diponegoro, Imam Bonjol, Teuku Cik Ditiro, Hassanudin dan Baabdullah, untuk menyebut beberapa nama, adalah cikal bakal nasionalisme Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai perlawanan fisik sosial terhadap penguasa colonial senantiasa melibatkan kiyai dan ulama . pemberontakan missal di cilegon, Banten,1888 misalnya, di pimpin KH Wasid. Pemberontakan yang meletus di Labuan tahun 1926, juga di pelopori ulama, KH Asnawi dan KH Tb Ahmad Khatib, perlawanan “kaum sarungan” terhadap colonial tidak pernah berhenti, baik berbentuk fisik, politik, social maupun cultural. Pada awal abad ke-20 organisasi social Indonesia pertama, syarikat dagang islam, didirikanpada tahun 1905 oleh kaum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;santriyyin &lt;/span&gt; kota Surakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi politik Indonesia pertama, syarikat islam, didirikan tahun 1912 kemudian menjadi partai syarikat islam Indonesia (PSII) pada tahun 1930, di susul kemudian oleh partai-partai islam lain, seprti persatuan muslimin Indonesia (PEMRI) tahun 1938 di Sumatra dan partai islam Indonesia (PII) tahun 1938. cukup besar pula peranan borganisasi islam lain, seperti muhammadiyah, nahdhatul ulama, partai ummat islam, persatuan islam, jamiatul wasliyah, al irsyad dan mathlaul anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;santriyyin &lt;/span&gt;  memanfaatkan pemerintah pendudukan militer jepang untuk menghidupkan kembali keprajuritan bangs Indonesia, antara lain di bentuk pembela tanah air (PETA). Angkatan pertama di pimpin daidan PETA hampir seluruhnya ulama, yaitu KH Abdullah bin Nuh, KH Syam’un , KH Ahmad Khatib. Juga berdirinya barisan hizbullah , yang berpusat di cibarusa, Bogor. Sekalipun jepang melaksanakan politik merangkul umat islam, p-erlawanan kaum santriyyin terhadap penguasa militer jepang tidak pernah berhenti, moisalnya pemberontakan KII Zaenal Mustafa dan para santri tahun 1944 di singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pesantren dan perang kemerdekaan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pesantren adalah lembaga tafaqquh fidien (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QS. Taubah :122&lt;/span&gt;) yang menyelenggarakan pendidikannya dengan system iqra’ terpadu (QS. Alaq :1-5) dan dilaksanankan dealam kesatuan pemukiman, sehingga antara kiyai dan santri menjadi kesatuan komando yang mudah di mobilisasi. PP didirikan dan di bina dengan kepemimpinan tunggal oleh para kiyai atau ulama, sehingga antara PP dan ulama tidak bisa di pisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang kemerdekaan adalah sikap, laku, perbuatan, pekerjaan dan perjuangan untuk mempertahankan proklamasi kemerdekaan dan melawan sisa-sisa kekuasaan jepang, tentara sekutu dan belanda yang akan mengembalikan penjajahan. perang ini berlangsung mulai 17 agustus 1945 sampai desember 1949.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama periode perang kemerdekaan, kiyai dan ulama PP mengambil peranan aktif. Seperti di Jawa Barat bagian barat, khusunya banten dan bogor, yang termasuk pada bagian pengalaman saya ( pemakalah) sebagai mantan pimpinan markas perjuangan rakyat, pimpinan hizbullah, komandan TNI AD Batalyon IV dan VI sector komando IV pengawal garis dekramasi persetujuan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;renville&lt;/span&gt; yang memisahkan daerah republik indoesia di bogor dan banten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allahhu akbar&lt;/span&gt;,   maha besar Allah yang telah membangunkan dan mempersatukan hati bangsa Indonesia untuk merdeka sampai titik kebulatan tekad : merdeka atau mati. dan ini di buktikan oleh gerakan-gerkakan PP, khususnya di daerah Banten, yang telah berhasil mempergunakan momentum proklamasi kemerdekaan untuk mencetuskan revolusi rakyat yang sangat mengkhawatirkan semua pihak akan mengarah ke revolusi social yang akan membawa malapetaka dan korban sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alhamdulillah&lt;/span&gt; kekhawatirtan itu tidak terjadi, sebab ulama PP ternyata berjuang dengan motivasi illahi, untuk tercapainya kemerdekaan Indonesia, sehingga setelah perjuangan menegakkan kemerdekaanselesai jabatan pemerintah, baik sipil maupun militer oleh sebagian ulama di serahkan kepada putera-putera Indonesia yang di tunjuk oleh pemerintah Indonesia yang di anggap bisa memikul amanah di bidang masing-masing. Dengan tulus ikhlas para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kiai&lt;/span&gt; turun panggung. Apabila ada gejala-gejala revolusi seperti terjadi pembunuhan terhadap bupati rangkasbitung, pertempuran dengan orang cina di daerah Tanggerang dan kudeta terhadap pemerintah karesidenan Banten tahun 1946, maka itu didalangi oleh dewan-dewan revolusioner yang sengaja di bentuk oleh anasir komunisme yang memang menggunakan karisma kiai dan ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini perlu di catat berlangsungnya pertemuan para ulama dan kiai tanggal 17 agustus 1945 malam di Leuwiliang, yang turut di hadiri oleh H. Dasuki bakri cudanco PETA asal setempat. Hasil pertemuan akhirnya membangun Markas Perjuangan Rakyat.  Untuk memudahkan pembahasan, pemaparan berikut di bagi menjadi tiga bagian, yaitu (1) Detik Proklamasi Sampai Persetujuan Linggarjati, (2) persetuan linggarjati sampai persetujuan renville, dan (3) Persetujuan Renville sampai Penyerahan Kedaulatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari proklamasi sampai linggarjati    &lt;/span&gt;                          &lt;br /&gt;proklamasi kemerdekaan di sambut secara missal dengan melakukan berbagai kegiatan yang bermuara pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Penyusunan potensi, antara lain berdiri pasukan Hizbullah di pimpin E. Effendi dan EM Kurdi serta pasukan bekas PETA di mpimpin H. Dasuki Bakri dan R. tarmad atmawijaya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perlucutan tentara jepang yang lemah untuk mengambil alat perlengkapan senjatanya, seperti terjadi di Nanggung dan Kracak. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembangunan pemerintah RI, seehingga di daerah Banten jabatan kepala daerah sampai tingkat kelurahan di pegang para ulama; misalnya Residen Banten di jabat KH Ahmad Khatib dari PP Caringin, Bupati serang di jabat KH Syam’un dari PP Citangkil, Bupati lebak’Rangkasbitung di jabat KH Tb hasan dari PP Kabagusan maja, dan bupati pandeglang di jabat KH Abdul Hadi dari PP cimanuk. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Di daerah bogor di susun pula pemerintahan tingkat keresidenan, kota madya dan kabupaten yang di koordinasi oleh R. husein Sastranegara dan M junus, kepala polisi karesidenan dan kotamadya Bogor di serahlkan kepada tentara sekutu. Selanjutnya di daerah Bogor barat di lakukan pembubaran pemerintahan tanah partikulir/ swasta dig anti dengan pemerintah RI, sampai tingkat desa. Kiai kembali mengambil peranan aktif, seperti KH abdul hamid, camat Leuwiliang. Bersamaan dengan itu di bangun pula markas-markas perjuangan pedesaan yang berfungsi menghimpun dan memelihara potensi desa, mengatur pengumpulan perbekalan, sehingga lumbung-lumbung padi selalu berisi, berkat kesadaran dan dukungan ummat. Koordinasi perbekalan  ini di pimpin E Sanusi , Leuwiliang. Juga di kembangkan dan di arahkan unit usaha/ekonomi yang dapat membantu dana perjuangan, antara lain dngan mengusahakan pabrik the, perkebunhan the Cileluksa, pasir madang, (Cigudeg )yang produksi teh ini sebagian di selundupkan ke daerah pendudukan Belanda untuk di tukar pakaian, obat-obatan dan bahan bakar dan spare part senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Markas terkenal di pedesaan antara lain:&lt;br /&gt;Kecamatan Cibungbulang : KH Abdul Hamid, KH Mad Shaleh, HM Parta, KH Saleh Fajar, KH Abdul Mu’thi, KH Sayuti, Ibu Siti Aisyah, dan Moh. Sa’un. Kecamatanciampea:KH Otoy Syafe’I, KH Marga, Muallimin Miftah, KH Anwar Arif, Muhammad Sanusi, H Abdul Hamid, H Abdur Rahim, KH Fachruradji, Mulim Abd. Fatah (gugur), KH Nali, KH Abdus Syukur  dan KH Abdul Hamidi. Kecamatan Ciomas : KH Abdul Karim, Hasan Sanasib, Adun, KH Aceng Falak, Muhammad Hidayat,Abdul Karim dan Asmin Saleh.             Kecamatan Leuwiliang: KH Moch Nur, Muallim Masduki, KH Baihaqi, H Moh Khatib, Ojeh Kurnaen, A Syukri, E Muhammad Sanusi, E Moh Kurdi, KH Bakri, KH Iyung dan KH Ace Tabrani.                                  Kecamatan Cigudeg: KH Sarta, H Sukari, H Ukar, H Ismet dan H Usman. Kecamatan Jasinga: O Moh Tahir, E Moh Kahfi, KH Mardana, Kiai Mujtaba, K Ahyar, Amir Husein, KH Jamsari, dan KH Hasbullah.                               Disamping perlawanan fisik, di gerakan pula kegiatan non fisik, menumbuhkan kepercayaan diri dengan melakukan doa masal, shalat tahajjud, shalat hajad, dan qunut nazilah. Dalam rangka pengumpulan senjata di dapatkan tiga buah senjata perang Australia / jepang di gunung jakimun, dan sejumlah senjata yang di buat tentara jepang ke danau lido cigombong, Bogor seperti karaben, pistol, granat dan ranjau-ranjau darat serta mesiu.&lt;br /&gt;Pertempuran-pertempuran                                    dengan ruhul jihad tinggi di sertai harapan menjadi syuhadah, pertempuran terjadi di mana-mana dengan pedoman kepada setrategi Al-Qur’an berangkatlh ke medan laga, kelompok demi kelompok atau gempur secara total (QS. Nisa :17) karena itu pertempuran di lakukan dengan kelompok-kelompok kecil secara bergerilya dan hanya satu dua kali saja melakukan serangan secara simultan dan besar-besaran. Tercatan pertempuran yang meminta cukup korban antara lain :&lt;br /&gt;• penyerangan terhadap posekutu / Belanda di serpong yang di lakukan oleh barisan masyarakata Banten dan membawa cukup banyak korban, dengan bukti kini terdapat Taman Makam Pahlawan Seribu.&lt;br /&gt;• pertempuran di bawah pimpinan KH Jamsari dengan tentara sekutu di Sindangbarang (Bogor) menyebabkan gugurnya 26 syuhadah.&lt;br /&gt;• pertempuran tentara atau sekutu atu Belanda dengan pasukan Hizbullan di Babakan, Parung, Ciseeng, menyebabkan ustad M Muchtar, Kompi Komandan Iyon Hizbullah pimpinan Effendi gugur sebagai syuhadah, terjadi tanggal 13 juni 1946.&lt;br /&gt;• penyerbuan terhadap istana Bogor dan Markas sekutu Belanda di kota Paris bersama-sama tentara keamanan rakyat (TKR), menyebabkan gugurnya KH Jamsari (PP Ciledug, Leuwiliang), KH Emoj Muhammad (PP Kahrekel, Leuwiliang), dan H Encep Karta.&lt;br /&gt;• pertempuran di Leuweung kolot (Cibungbulang) di lakukan oleh tentara Hizbullah, sekutu kehilangan sejumlah senjata dan sebuah tang baja, di pimpin Saleh Fajar dan Abdur Rahiem.&lt;br /&gt;• pertempuran dengan pasukan sekutu atau Belanda di Cihideung (kini kampus IPB), menyebabkan mayor jandral Tarmad Admawidjaya terluka.&lt;br /&gt;• pertempuran gunung menyan di pimpin KH Abdul Hamid, mengarahkan semua pasukan yang ada selama tiga hari, berakhir dengan serangan udara besar-besaran dan di bumi hanguskanya kampong pasarean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masa Linggarjati- Renville  &lt;/span&gt;                                &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang persetujan Linggarjati, posisi kita di Bogor barat adlah markas TKR di Ciampea, polisi tentara di Cibatok dan Bataliyon Hizbullah di Leuwiliang. Berdasarkan peertujuan Linggarjati terjadi perubahan yang cukup merugikan, sehingga Bataliyon TKR harus memindahkan markasnya keperkebunan Cianten, Bataliyon Hizbullah keperkebunan nanggung dan polisi tentara keperkebunan Cika Sungka , Cigudeg. Dalam priode persetujuanLinggarjati yang kita garap pertama adalah penempatan (dislokasi) para pengungsi dalam jumlah besar yang meninggakan kampong dan desanya, antara lain para pengungsi dari tokoh nasional dari R. Ipik Gandamana, RE. Abdulah dan Jussi yusuf (jendral) eks Kalimantan. Didirikan pula pasar-pasar darurat dan di atur waktu penyelundupan rakyat kedaerah kedudukan Belanda untuk mengurus dan memelihara kekayaan mereka, melanjutkan konsolidasi territorial di daerah pendudukan, menyelenggarakan latihan-latihan militer dan melakukan pertempuran-pertempuran, seperti di uarakan di atas khusus untuk daerah pendudukan, kita bentuk Bataliyon perjuangan di bawah pimpinan Letnan satu M. Muhammad Kurdi. Bataliyon IX Hizbullah bersama Bataliyon IX / Brigade satu TKR mengawal garis demarkasi dan tidak pernah terjadi incident, tetapi semua tunduk pada perintah Allah SWT : laksankanlah segala janji (QS. Maidah : 1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Renville&lt;/span&gt; dan penyerahan Kedaulatan            &lt;/span&gt;           &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;persetujuan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Reville&lt;/span&gt;, di lihat secara militer, sangat merugikan, karena TNI sebagai tentara rakyat di pisahkan dari rakyatnya, sekalipun tidak mengurangi semagat juang rakyat dalam mempertahankan kemerdekaanya. Dengan aksi militer Belanda ll ini, terjadilah mobilisasi dan koordinasi antara pasukan perjuangan yang bernafaskan islam di daerah kantong-kantong islam. Antara lain: pasukan Hizbullah SM Palar yang berlokasi di Cicurug, Sukabumi ; pasukan Hizbullah atau Shabilillah di Sukabumi yang berganti nama menjadi pasukan rakyat (PR) kemudian pembela masyarakat (PM) di bawah pimpinan KH Dmanhuri, KH Dadun Abdul Qahhar, Dadi Abdullah dan Husein Bachtiar ; pasukan Hizbullah Shabilillah pimpinan Ayib Zuchri dan Ayib Samin serta KH. Mansyur Mamun di Banten ; pasukan Hizbullah dari labuhan Banten pimpinan nafsirin hadi. Dalam hubungan ini perlu di catat berlangsungnya cantaian Sukabumu dan pertemuan petey nanggung Bogor, membahas sikap terhadap gerakan darul islam. Setlah pembahasan yang sangat mendalam dengan penuh tanggung jawab, di ambil keputusan : tidak mendukung proklamasi darul islam, dam melanjutkan perjuangan untuk kepentingan RI. Perlu di teliti lebih lanjut dalam rangka melengkapi sejarah perjuangan kemerdekaan, adanya proklamasi Negara rakyat, dengan tentara rakyatnya di daerah karawang, yang di kemudian setelah penyerahan kedaulatan, kekuatanaya di pusatkan di Banten Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hizbullah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI)                  &lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;makalah jendral Sayidiman Suryo Hadiprojo pada seminar sejarh mliter yang di elenggarakan yayasan historia vitae magistra (Jakarta) menyebutkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“gerakan hijrah itu amat menguntungkan Belanda, baik di lihat dari sudut militer, polituk dan ekonomi. Meskipun masih ada pasukan-pasukan eperti Hizbullah yang tidak ikut hijrah, namun kekuatan mereka terlalu kecil untuk dapat memberikan perlawanan grilia yang berarti. Malahan nanti Hizbullah di Jawa Barat menjadi kekuatan yang melawan republic ketika pasukan sriwilangi ketika ke Jawa Barat dalam perang kemerdekaan ll. Sebagai pasukan daru lislam mereka malahan lebih banyak menyerang TNI dari pada Belanda”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu di ketahui juga bahwa Bataliyon Hizbullah pimpinan Effendi, M. Muhammad Kurdi dan seorang hamb Allah lain, sejak semua di akui sebagai mitra TNI dalam waktu perang dan damai, dan malahan kemudian di akui dan di masukan dalam formasi TNI angkatan darat sebagai Bataliyon utuh penuh, dengan memasukan senjata satu berbanding dua. Formasi Bataliyon Hizbullah ini hanya di tambah seorang penghubung bernama Letnan Hasan Selamet kini mantan gubernur Maluku. Dan sesedah penyerahan kedaulatan, kelak, menjadi Bataliyon 0/21 divisi Siliwangi dengan komandan Bataliyon di serah terimakan kepada mayor jendral Sukendru. Kemudian seribu lebih anggota memilih secara suka rela tidak melanjutkan karir militer, dan kembali ke masyarakat kesulitan hidup. Sehingga ada di antaranya perwira atau prajurit belim di ganti rumahnya yang hancur di bumu hanguskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Khatimah              &lt;/span&gt;                                &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penulisan sejarah ini memiliki sekurangnya dua kepentingan : member penghargaan kepada ulam dan kiai yang telah banyak berjuang untuk RI, dan member bahan atau masukan untuk menentukan setrategi pertahanan dan keamanan rakyat semesta (hankam rata). Conto kedua, derah kecil seprti kawedanan Jasinga dan Leuwiliang sebagai batas garis demarkrasi Linggarjati dan Renville selama masa perang kemedekaan 1945 sampai 1949 tidak pernah di tinggalkan dan bahkan bisa di pertahankan. Peristia ini terjadi, pertama, karena dukungan dan perlindungan rakyat serta tejalinnya hubungan kejiwaan (solidaritas) yang intim, dan kedua, karena ras percaya diri yang tumbuh akbat penyerahan diri atau (taslim) kepada Allah penciptanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber&lt;/span&gt;: Al-Muslimun- Halaman:267 (Edisi: 39 Zulhijjah 1412 H/ Juni 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-8675729803480286975?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8675729803480286975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8675729803480286975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2012/01/kh-sholeh-iskandar-peranan-pondok.html' title='KH Sholeh Iskandar:  Peranan Pondok  Pesantren Dalam Perang Kemerdekaan'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-sFx7_yk86FU/Tw0_ekvnGhI/AAAAAAAABKM/BTiPvIG713w/s72-c/IMG_0077.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-8979571103232417626</id><published>2012-01-10T00:26:00.002+07:00</published><updated>2012-01-10T00:29:28.762+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasan Kuliah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>MITOS KEBESARAN MAJAPAHIT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;MITOS KEBESARAN MAJAPAHIT&lt;br /&gt;Oleh&lt;br /&gt;Muhammad Isa Anshory&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;   Majapahit adalah s&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-ziWSVimr4xE/Twsj3lCtR3I/AAAAAAAABJ4/JTJgr4TWaIA/s1600/304px-Harihara_Majapahit_1.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 203px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-ziWSVimr4xE/Twsj3lCtR3I/AAAAAAAABJ4/JTJgr4TWaIA/s400/304px-Harihara_Majapahit_1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5695685591483369330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ebuah kerajaan Hindu-Budha yang pernah berdiri di Jawa Timur pada 1293 hingga 1520. Rajanya yang pertama bernama Wijaya, menantu raja terakhir Singasari, Kertanegara. Konon Majapahit mengalami puncak kejayaan pada masa raja keempat, Hayam Wuruk (1350-1389). Akan tetapi setelah meninggalnya raja ini, Majapahit tidak mampu mempertahankan kejayaannya dan akhirnya mulai mengalami kemunduran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sejarah yang rinci mengenai Majapahit sangat tidak jelas. Sumber-sumbernya yang utama adalah prasasti-prasasti berbahasa Jawa kuno, naskah Negarakertagama dan Pararaton, serta beberapa catatan berbahasa Cina. Sebagai historiografi tradisional, Negarakertagama dan Pararaton mengandung kebenaran historis bercampur dengan kebenaran mistis. Artinya, kedua naskah kuno ini selain berisi rekaman sejarah juga mengandung unsur-unsur mitos, legenda, dongeng, dan sebagainya. Dalam hal ini tidak dibedakan antara kenyataan peristiwa yang sesungguhnya terjadi dengan kenyataan ciptaan pengarangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Oleh karena itu, beberapa sejarawan menyangsikan kredibilitas Negarakertagama dan Pararaton. C.C. Berg, misalnya, memandang kedua naskah itu sebagai dokumen dongeng-dongeng politik-religius, bukan dokumen sejarah. Menurutnya, naskah-naskah itu tidak dimaksudkan untuk mencatat masa yang sudah lampau, tetapi lebih dimaksudkan untuk menentukan kejadian-kejadian di masa mendatang dengan sarana gaib. Sementara itu, W.F. Stutterheim mengingatkan agar kita berhati-hati terhadap keterangan-keterangan yang terdapat dalam Negarakertagama maupun Pararaton. Negarakertagama dikarang oleh penyair keraton Prapanca pada 1365 yang, sudah tentu, tidak mau mencatat hal-hal yang kurang patut terhadap diri raja atau keluarga kerajaan. Sebaliknya, ia suka melebih-lebihkan hal-hal yang dapat mempertinggi kehormatan raja serta keluarganya yang melindungi penyair keraton. Pararaton dikarang beberapa abad kemudian (sekitar 1613 M) setelah terjadinya peristiwa-peristiwa yang bersangkutan menurut berbagai cerita lama dari macam-macam sumber.&lt;br /&gt;   Meskipun demikian, Negarakertagama dan Pararaton tetap dipakai sebagai sumber utama penulisan sejarah Majapahit. Sebab, tidak ada sumber tertulis lokal lainnya selengkap kedua naskah ini. Dari sinilah mitos kebesaran Majapahit itu berasal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dalam pelajaran sejarah yang diajarkan di sekolah-sekolah, Majapahit digambarkan sebagai kerajaan besar yang pernah membawa harum nama Indonesia sampai jauh ke luar wilayah Indonesia. Majapahit dianggap berhasil mempersatukan seluruh wilayah Nusantara. Wilayah kekuasaannya membentang dari Sumatra hingga Papua. Kita patut mempertanyakan ulang, “Benarkah fakta sejarah itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Kitab Negarakertagama memang menyebutkan daerah-daerah taklukan Majapahit. Ada tidak kurang dari 98 nama daerah yang dikatakan bergantung kepada Majapahit. Daerah-daerah tersebut diwajibkan membayar upeti. Menurut W.F. Stutterheim dalam Het Hinduisme in den Archipel, daerah yang dekat dari pusat kekuasaan Majapahit, seperti Bali, selalu terancam dengan serangan tentara yang dikirimkan untuk menghukum jika tidak membayar upeti. Tetapi bagi daerah-daerah yang jauh sekali letaknya, kewajiban tadi tentu banyak yang disia-siakan. Selama Pemerintah Pusat masih kuat dan mempunyai alat kekuasaan yang cukup, upeti akan terus mengalir. Akan tetapi apabila kekuasaan menjadi kurang kuat, upeti pun juga berkurang, sehingga sumber penghasilan menjadi kering sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuasaan Majapahit yang diakui orang biasanya hanya di daerah pantai. Di daerah yang letaknya lebih ke pedalaman, kepala suku dan raja daerah tersebut merdeka sama sekali dan tidak merasa terikat kewajiban membayar upeti dengan Majapahit. Bahkan, daerah Sunda, yang letaknya masih satu pulau dengan Majapahit, tidak pernah takluk dan menjadi wilayah bawahan kerajaan itu. Semua ini menunjukkan bahwa penaklukan yang dilakukan Majapahit adalah penaklukan semu. Banyak daerah yang tidak benar-benar takluk dan tunduk kepada Majapahit.&lt;br /&gt;   Kalaupun beberapa kerajaan mau membayar upeti, itu lebih didorong oleh alasan pragmatis. Bernard H.M. Vlekke dalam Nusantara: A History of Indonesia menyatakan, sebagian besar penguasa kecil di kerajaan-kerajaan pantai merasa bahwa hubungan mereka dengan Jawa (Majapahit) patut dibanggakan dan sekaligus menguntungkan. Para penguasa, misalnya kepala-kepala suku di pulau-pulau kecil Maluku, mungkin saja berusaha tampak penting di mata pejabat-pejabat Jawa dengan mendaftarkan banyak tempat yang lebih jauh dan terpencil sebagai daerah bawahan mereka karena semakin panjang daftarnya, semakin besar pula kejayaan mereka. Omong kosong mereka mungkin akan mengakibatkan biaya yang lebih besar dalam jumlah rempah yang harus dibayarkan sebagai upeti. Akan tetapi, hal ini juga bisa meningkatkan “penghargaan” yang akan mereka terima dalam bentuk barang-barang Jawa yang mereka butuhkan sendiri atau untuk dijual eceran di antara orang-orang yang tinggal di pulau-pulau di timur yang tidak terbilang banyaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Klaim bahwa Majapahit berhasil mempersatukan seluruh wilayah Nusantara agaknya menjadi sesuatu yang kontradiktif jika kita mencermati keadaan intern Majapahit sendiri. Majapahit selalu dilanda pemberontakan dan konflik intern. Sebut saja antara lain: pemberontakan Rangga Lawe (1309), pemberontakan Sora (1311), pemberontakan Juru Demung (1313), pemberontakan Gajah Biru (1314), pemberontakan Nambi (1316), pemberontakan Semi dan Kuti (1319), pemberontakan Sadeng (1331), dan perang Paregreg (1401-1406). Yang terakhir ini bahkan melemahkan kekuasaan Majapahit dengan drastis. Jika mempersatukan intern kerajaan saja tidak bisa, apalagi mempersatukan Nusantara yang jauh lebih luas? Menurut Vlekke, pada kenyataannya kekuasaan riil raja-raja pertama Majapahit sangat jauh dari klaim tersebut.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350-1389), memang Majapahit berhasil menghentikan konflik intern dan meraih puncak kejayaannya. Banyak daerah dipaksa takluk di bawah kekuasaannya. Meskipun demikian, luas seluruh daerah tersebut tetap tidak seluas Indonesia hari ini. Persatuan yang dipaksakan itu pun hanya berlangsung selama 39 tahun. Umur Majapahit juga hanya 227 tahun. Selama itu, Majapahit hanya berkuasa di bidang politik, tapi tidak berhasil mengembangkan pengaruh budayanya ke seluruh wilayah Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-8979571103232417626?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8979571103232417626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8979571103232417626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2012/01/mitos-kebesaran-majapahit.html' title='MITOS KEBESARAN MAJAPAHIT'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ziWSVimr4xE/Twsj3lCtR3I/AAAAAAAABJ4/JTJgr4TWaIA/s72-c/304px-Harihara_Majapahit_1.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2338661263653419173</id><published>2012-01-09T00:29:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T00:34:25.693+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasan Kuliah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Islam: Jati Diri Bangsa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;ORIENTALIS DAN SEJARAH INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sejarah membuktikan, penjajah Belanda datang ke Indonesia bukan hanya mengeksploitasi kekayaan alam. Tapi, mereka juga berharap bisa menghilangkan pengaruh Islam terhadap bangsa Indonesia. Bersama para orientalisnya, kaum kolonial Belanda berusaha memperkecil arti dan peran Islam dalam sejarah Melayu-Indonesia. Dalam bukunya Nederland en de Islam (hlm. 1), tokoh orientalis Belanda, Christian Snouck Hurgronje mengatakan bahwa Islam baru masuk ke kepulauan Indonesia pada abad XIII setelah mencapai evolusinya yang lengkap. Snouck Hurgronje juga menyatakan dalam bukunya, Arabie en Oost Indie (hlm. 22), bahwa orang Islam di Indonesia sebenarnya hanya tampaknya saja memeluk Islam dan hanya di permukaan kehidupan mereka ditutupi agama ini. Ibarat berselimutkan kain dengan lubang-lubang besar, tampak keaslian sebenarnya, yang bukan Islam. Orientalis lain, J.C. Van Leur, bahkan menyimpulkan bahwa Islam tidak membawa perubahan mendasar sedikit pun di kepulauan Melayu-Indonesia dan tidak juga perabadan yang lebih luhur daripada peradaban yang sudah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah Islam hanya merupakan penampilan luar dan tidak membawa perubahan mendasar bagi masyarakat Melayu-Indonesia? Snouck Hurgronje datang ke Indonesia pada 1889 di saat umat Islam Indonesia memasuki masa transisi. Akhir abad XIX mulai terjadi kebangkitan agama di kalangan umat Islam. Ketakutan Pemerintah Hindia Belanda terhadap kebangkitan Islam melatarbelakangi pengangkatan Snouck Hurgronje sebagai penasihat pemerintah untuk urusan pribumi dan Islam. Proses Islamisasi di kepulauan Melayu-Indonesia, menurut pakar sejarah Melayu, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, mengalami kemunduruan sejak datangnya kolonialisme Barat. Sebagaimana orientalis lainnya, Snouck Hurgronje menilai umat Islam dari praktek-praktek mereka pada saat kemunduran itu, sehingga memberikan pemahaman keliru tentang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di mana Islam?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penggambaran kurang tepat tentang peradaban Islam dalam sejarah Indonesia juga bisa dijumpai pada sejumlah penulis Kristen, seperti T.B. Simatupang dan Eka Darmaputera. Dalam bukunya, Iman Kristen dan Pancasila (hlm. 11), ia menjelaskan, bahwa Indonesia tidak pernah mengalami sebuah kerajaan Islam yang mencakup seluruh Indonesia, seperti di zaman Mogul di India. Menurutnya, Kerajaan Sriwijaya yang Budha dan Majapahit yang Hindu, pernah mempersatukan sebagian besar wilayah Nusantara. "Tetapi, tidak pernah ada jaman Islam dalam arti kerajaan yang mencakup seluruh negeri," tulis TB Simatupang. Begitulah, lanjutnya, dalam arti tertentu, yang menggantikan Majapahit adalah pemerintahan kolonial Belanda dan yang menggantikan yang terakhir tersebut adalah pemerintahan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh Kristen lain, Eka Darmaputera, dalam bukunya, Pancasila: Identitas dan Modernitas (1997:41), juga membuat paparan yang kurang tepat tentang sejarah peradaban Islam di Indonesia. Ia mengakui, dibandingkan dengan kebudayaan asli dan Hindu, Islam jauh lebih berhasil menanamkan pengaruhnya pada seluruh lapisan masyarakat. Ia berhasil mencapai rakyat biasa dan menjadi agama dari mayoritas penduduk Indonesia. Namun demikian, ia tidak menciptakan suatu peradaban baru. Sebaliknya, dalam arti tertentu, ia harus menyesuaikan diri dengan peradaban yang telah ada, tulis Eka Darmaputera. Bahkan, untuk mendukung asumsinya tersebut, Eka menunjuk contoh Sunan Kalijaga, yang meskipun sempat memeluk agama Islam, tetapi tetap menjadi Jawa, dan tidak menjadi Hindu atau Islam. Eka menulis, "Ia adalah seorang Hindu, bangsawan Majapahit, tetapi toh bukan itu, sebab Majapahit adalah masa lampaunya. Ia adalah seorang Islam, menjadi Islam di pusat peradaban Islam yang tengah menyingsing pada waktu itu, Demak. Tetapi toh tidak seluruhnya, sebab akhirnya Demak pun ia tinggalkan, bahkan ia memainkan peranan yang penting dalam kekalahannya. Ia pada akhirnya adalah seorang Jawa, yang merangkul semua, tanpa pernah sepenuhnya menjadi salah satu. Di Mataram lah –sebuah Kerajaan Jawa, yang tidak sepenuhnya Hindu maupun Islam— ia memainkan peranannya yang terpenting di dalam mengislamkan Jawa." (hlm. 34).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, cerita Eka Darmaputera tentang Sunan Kalijaga tersebut sulit dilacak kebenarannya. K.H. Saifuddin Zuhri, tokoh NU, dalam salah satu tulisannya tentang Wali Songo memberikan gambaran tentang Sunan Kalijaga yang jauh berbeda dengan gambaran Eka Darmaputera. Sunan Kalijaga adalah seorang yang sangat aktif berdakwah, yang seluruh hidupnya di abdikan hanya untuk menyiarkan Islam. (Lihat, KH Saifuddin Zuhri, Sejarah Kebangkitan dan Perkembangan Islam di Indonesia, 1981:310-329). Sebuah kisah populer di Jawa –yang banyak dirujuk oleh para sejarawan dalam melihat sejarah Islam, Majapahit, dan para wali adalah Serat Darmagandul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Darmagandul ini penuh dengan caci maki terhadap Islam dan Wali Songo. Di sisi lain, pengarang Darmagandul (yang tetap misterius sampai sekarang) sejak awal memiliki itikad untuk menampilkan agama Kristen (Nasrani) lebih memiliki keunggulan dibandingkan Islam. Buku ini juga secara sistematis menanamkan kebencian orang Jawa terhadap Islam. Misalnya ditulis: "Wong Djawa ganti agama, akeh tinggal agama Islam bendjing, aganti agama kawruh, ....(Artinya: Orang Jawa ganti agama, besok banyak yang meninggalkan Islam, berganti (menganut) agama kawruh ...). (Lihat, Anonim. Darmagandul. Cetakan IV. (Kediri: Penerbit Tan Khoen Swie, 1955). Juga, ungkapan Darmagandul, "Kitab Arab djaman wektu niki, sampun mboten kanggo, resah sija adil lan kukume, ingkang kangge mutusi prakawis, kitabe Djeng Nabi, Isa Rahullahu." (Artinya: Kitab Arab jaman waktu ini, sudah tidak terpakai, hukumnya meresahkan dan tidak adil, yang digunakan untuk memutusi perkara adalah kitab Kanjeng Nabi Isa Rahullah). Cerita-cerita dalam Darmagandul yang menyudutkan Islam dan mengadu domba antara Islam dengan Jawa ini memiliki banyak kesamaan cerita dengan Babad Kadhiri yang diakui penulisnya ditulis atas permintaan pemerintah kolonial Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulisan sejarah sangat tergantung pada perspektif penulisnya. Simaklah sejarah Kerajaan Majapahit. Sekali-kali perlu dipertanyakan, benarkah sejarah telah membuktikan bahwa Majapahit pernah menguasai seluruh wilayah Nusantara? Prof. Dr. C.C. Berg melalui tulisan-tulisannya telah mengungkapkan, bahwa wilayah Majapahit hanya meliputi wilayah Jawa Timur, Bali, dan Madura. Masuknya wilayah-wilayah lain di Nusantara, hanya merupakan cita-cita, dan tidak pernah masuk ke dalam wilayah Majapahit. (Lihat, Hasan Djafar, Masa Akhir Majapahit, 2009: 47-48). Ada juga cerita yang memposisikan Majapahit sebagai "penjajah", sehingga muncul perlawanan dari wilayah yang ditaklukkan. Babad Soengenep, misalnya, menceritakan bagaimana proses penaklukan Majapahit atas Soengenep yang berdarah-darah dan bangkitnya pahlawan setempat yang bernama Jaran Panole dalam melawan agresi militer Majapahit yang dipimpin oleh Gajah Mada. Juga cerita yang mendasari Perang Bubat yang merupakan kesalah an besar dalam diplomasi Majapahit. (Terkait dengan perang Bubat lihat H. J. Van Den Berg, et all, Dari Panggung Peristiwa Sedjarah Dunia Jilid I: India, Tiongkok, dan Djepang, Indonesia. Cetakan II. (Jakarta ¨C Groningen: J. B.Wolters, 1952).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pakar sejarah Melayu, Prof. Naquib Al-Attas menolak keras teori para sarjana Barat yang menganggap kehadiran Islam di wilayah Melayu-Indonesia ini tidak meninggalkan sesuatu yang berarti bagi peradaban di wilayah ini. Ia menulis, "Banyak sarjana yang telah memperkatakan bahwa Islam itu tidak meresap ke dalam struktur masyarakat Melayu-Indonesia; hanya sedikit jejaknya di atas jasad Melayu, laksana pelitur di atas kayu, yang andaikan dikorek sedikit akan terkupas menonjolkan ke hinduannya, kebudhaannya, dan animismenya. Namun menurut saya, paham demikian itu tidak benar dan hanya berdasarkan wawasan sempit yang kurang dalam lagi hanya merupakan angan-angan belaka." (Lihat, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu, 1990:41).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Attas juga menekankan kekeliruan hasil penelitian ilmiah Barat yang meletakkan serta mengukuhkan kedaulatan kebudayaan dan peradaban Jawa sebagai titik tolak permulaan kesejarahan Kepulauan Melayu-Indonesia. "Anggapan seperti inilah hingga dewasa ini masih merajalela tanpa gugatan dalam pemikiran kesejarahan kita." (ibid, hlm. 40-41).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Attas bahkan menyebutkan, kedatangan Islam di wilayah Nusantara merupakan peristiwa paling penting dalam sejarah kepulauan Melayu-Indonesia. M.C. Ricklefs dalam bukunya, A History of Modern Indonesia, memulai penulisan sejarah Indonesia modern dengan kedatangan Islam. Islam, tulisnya, membawa banyak perubahan penting dan mendasar dalam masyarakat kepulauan Melayu-Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al-Attas dalam Preliminary Statement on a General Theory of the Islamization of the Malaysia Indonesian Archipelago, Islam datang ke kepulauan Melayu-Indonesia membawa semangat religius yang amat intelektual dan rasionalistis, sehingga mudah masuk ke dalam pikiran rakyat. Ini menyebabkan kebangkitan rasionalisme dan intelektualisme yang tidak dinyatakan dalam masa-masa pra-Islam. Timbulnya rasionalisme dan intelektualisme ini dapat dipandang sebagai semangat yang kuat yang menggerakkan proses revolusi dalam pandangan dunia Melayu-Indonesia, dan mengelakkannya dari dunia mitologi yang rontok. Semangat rasionalisme dan intelektualisme ini bukan saja di kalangan istana dan keraton, bahkan juga merebak di kalangan rakyat jelata. Banyak risalah tentang falsafah dan metafisika khusus ditulis bagi keperluan umum. (hlm. 5-6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Risalah-risalah yang dihasilkan oleh para ulama Melayu-Indonesia ditulis dengan huruf Arab meski tidak selalu berbahasa Arab. Bahasa bisa saja Jawa atau Melayu, tetapi hurufnya Arab. Tulisan semacam itu disebut dengan tulisan Arab pegon. Menulis dengan huruf Arab telah menjadi tradisi umat Islam di kepulauan Melayu-Indonesia jauh hari sebelum mereka mengenal tulisan latin yang dibawa oleh kolonialis Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa penting lain yang secara langsung digerakkan oleh proses sejarah kebudayaan Islam, menurut Al-Attas, adalah penyebaran bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar, bukan saja dalam kesusastraan epik dan roman, akan tetapi –lebih penting— dalam pembicaraan falsafah. Bahasa Melayu mengalami suatu perubahan revolusioner; di samping pengayaan sebagian besar perbendaharaan kata-katanya yang berasal dari kata-kata Arab dan Persia. Bahasa itu menjadi media utama untuk membawakan Islam ke seluruh kepulauan sehingga pada abad XVI, selambat-lambatnya, telah mencapai kedudukan sebagai bahasa religius dan kesusasteraan menggantikan hegemoni bahasa Jawa. Kesusasteraan Melayu berkembang dalam periode Islam. Abad XVI dan XVII menyaksikan berlimpahnya tulisan Melayu mengenai mistisisme filosofis dan teologi rasional yang tidak tertandingi. Terjemahan Al-Quran yang pertama ke dalam bahasa Melayu dengan tafsiran yang didasarkan atas tafsiran termasyhur dari Al-Baidhawi, dan terjemahan-terjemahan, tafsiran-tafsiran dan karya-karya asli mengenai mistisisme filosofis dan teologi rasional juga muncul selama periode ini yang menandai kebangkitan rasionalisme dan intelektualisme yang tidak dimanifestasikan di mana pun sebelumnya di kepulauan. (hlm. 27)&lt;br /&gt;Bahasa Melayu kemudian menjadi bahasa Islam dan berhasil menggerakkan ke arah terbentuknya kesadaran nasional. Untuk menghilangkan pengaruh Islam, sampai-sampai beberapa sekolah di Jawa yang didirikan oleh misionaris pada awal abad XX menghindari penggunaan bahasa Melayu sejauh mungkin. Imam Yesuit Frans van Lith, pendiri sekolah Muntilan berpendapat, ”Dua bahasa di sekolah-sekolah dasar (yaitu bahasa Jawa dan Belanda) adalah batasannya. Bahasa ketiga hanya mungkin bila kedua bahasa yang lain dianggap tidak memadai. Melayu tidak pernah bisa menjadi bahasa dasar untuk budaya Jawa di sekolah-sekolah, tetapi hanya berfungsi sebagai parasit. Bahasa Jawa harus menjadi bahasa pertama di Tanah Jawa dan dengan sendirinya ia akan menjadi bahasa pertama di Nusantara.” Penolakan terhadap bahasa Melayu menjadi kebijakan tetap misi Yesuit di Jawa Tengah. Salah satu alasannya, khawatir promosi bahasa Melayu akan menyiratkan dukungan terhadap agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh Islam yang sangat besar dalam sejarah Melayu-Indonesia merupakan fakta keras (hard fact) yang tidak bisa dipungkiri. Pengaruh itulah yang selama berabad-abad dicoba dihilangkan oleh kolonialis dan orientalis Belanda. Wajar, jika penjajah melakukan rekayasa sejarah. Tentu, kemudian, tergantung umat Islam sendiri –apapun suku bangsanya– apakah mau sadar atau tidak, bahwa mereka adalah MUSLIM!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:  Anonim ( Materi Kuliah S2 UIKA)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2338661263653419173?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2338661263653419173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2338661263653419173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2012/01/islam-jati-diri-bangsa.html' title='Islam: Jati Diri Bangsa'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6853990461220165325</id><published>2011-12-30T16:15:00.003+07:00</published><updated>2011-12-30T16:30:48.241+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nurdin Al-Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Indonesia masih membutuhkan banyak Insinyur (Sarjana Teknik)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh : Nurdin Al-Azies &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa de&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-iSGLWJu9rJM/Tv2CtZCn4zI/AAAAAAAABIE/xgUbxYlKtoQ/s1600/IMG_0554.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 299px; height: 199px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-iSGLWJu9rJM/Tv2CtZCn4zI/AAAAAAAABIE/xgUbxYlKtoQ/s400/IMG_0554.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691849220393788210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kade ini, hampir setiap negara berkembang terus menggalakan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pasalnya mau tidak mau semua negara harus berkompetisi mempersiapkan diri menuju era perdagangan bebas dunia sesuai dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;General Agreement on Tari&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ffs and Trade&lt;/span&gt; (GATT)  dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;World Trade Organization&lt;/span&gt; (WTO), dimana era perdagangan bebas ini akan berdampak ganda, disatu sisi memberikan peluang kerja seluas-luasnya antar negara, namun disisi lain meberikan persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu tantangan dimasa mendatang adalah meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif disemua sektor industri dan sektor jasal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kenyataan inilah, menurut direktur ekskutif, persatuan Insinyur Indonesia (PII), Rudianto, Jumlah lulusan S1 Teknik  masih minim di Indonesia, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Dalam kurun waktu 2011 ini jumlah lulusan S1 teknik hanya tercatat sekitar 37 ribu. Sedangkan kebutuhannya bisa mencapai dua kali lipatnya, artinya  Indonesia harus meningkatkan sarjana tekniknya sekitar 50 persen dalam jangka waktu lima tahun kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ketika penulis mengkonfirmasi mengenai sejauh mana universitas meluluskan sarjana-sarjana tekniknya, tanggapannya sama, lulusan teknik dilihat lebih sedikit ketimbang lulusan-lulusan program-program keahlian yang lainnya.  Contoh saja di Universitas Ibn Khaldun Bogor, tahun ini UIKA meluluskan 630 Mahasiswa, akan tetapi lulusan mahasiswa Fakultas teknik Universitas Ibn Khadun Bogor jauh lebih sedikit dari pada lulusan-lulusan fakultas lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini Fakultas Teknik UIKA hanya meluluskan 19 Sarjana Teknik,  dengan rincian 9 Sarjana dari Program studi Teknik Sipil, 4 Sarjana dari Program studi Teknik Mesin, 1 Sarjana dari Program studi Teknik Elekto dan 5 Sarjana dari Program studi Teknik Informatika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Menurut Staff Ahli Mentri Bidang Teknologi Prof Kamalamullah Ramly sesuai di kutif dari Harian Republika (Jumat, 30/12/11) bahwasannya pendidikan sains dan technologi mampu meningkatkan daya saing bangsa, ia mengatakan insinyur itu tulang punggung kemajuan ekonomi sebuah bangsa. Apalagi, melihat fakta saat ini, Indonesia harus bergeser peran dari penghasil bahan baku, menjadi prdusen berbasis teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika kita masuk teknologi, kita butuh insinyur dalam jumlah yang sangat banyak Vital menurut saya, makanya kita harus produksi insinyur dalam arti sebenarnya, jangan S1 insinyur tapi S2 nya lain lagi”, Ujar ramly dalam seminar Nasional Meningkatkan Daya Saing Bangsa melalui Pendidikan Sains dan Teknologi, di Auditorium Institut Sains Teknology Nasional (ISTN) Bumi Srengseng Indah, Jakarta selatan penan lalu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6853990461220165325?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6853990461220165325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6853990461220165325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/indonesia-masih-membutuhkan-banyak.html' title='Indonesia masih membutuhkan banyak Insinyur (Sarjana Teknik)'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-iSGLWJu9rJM/Tv2CtZCn4zI/AAAAAAAABIE/xgUbxYlKtoQ/s72-c/IMG_0554.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-4547227548459582024</id><published>2011-12-28T20:48:00.005+07:00</published><updated>2011-12-28T21:01:51.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Bertekad Menyadarkan sang kakak :( Akbar ingin jadi Ustadz )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-YgVhso51-No/TvsfQgaZ0EI/AAAAAAAABHs/fcA_PJrn3B4/s1600/akbar.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 159px; height: 189px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-YgVhso51-No/TvsfQgaZ0EI/AAAAAAAABHs/fcA_PJrn3B4/s400/akbar.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691176922551799874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Profil Muhammad Akbar&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;Profil Mahasiswa UIKA Peraih Beasiswa Kader Ulama PLN &lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;Setiap orang tentu mempunyai kisah perjalanan hidup masing-masing. Demikian pula dengan Muhammad Akbar. Pria anak kedelapan dari sembilan bersaudara ini, juga mempunyai perjalanan panjang sebelum menjadi mahasiswa Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. “Sebenarnya aku sangat bersyukur karena dengan doa dan dukungan dari orang tuaku serta saudaraku, aku bisa sampai ke UIKA,” ia mulai bercerita.&lt;br /&gt;Semenjak kecil orang tuanya sudah bertekad menyekolahkannya di pesantren bahkan ingin menyekolahkan setinggi-tingginya. Hal ini karena hampir semua kakaknya putus sekolah. Kakak pertama dan keduanya hanya tamatan SMP. Kakak yang ketiga sampai kelima hanya tamat SD. Memang saat itu, hampir semua pemuda di desanya tidak melanjutkan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat sang ayah bertekad keras menyekolahkan Akbar di pesantren dan sekolah setinggi-tingginya adalah karena ayahnya merasa gagal dalam mendidik kakak-kakaknya. Semua kakaknya menjadi preman. Tidak ada lorong yang tidak mereka kuasai. Mereka pun hidup terombang-ambing sambil setiap harinya hanya mencekik botol. Tak jarang Akbar mendapati ibunya berdoa di keheningan malam sambil meneteskan air mata mendoakan agar saudara-saudaranya diberikan hidayah oleh Allah ke jalan yang benar. Sang ayah pernah berkata kepadanya, “Akbar kamu harus sekolah setinggi-tingginya jangan mengikuti kakak-kakakmu. Mudah-mudahan engkaulah kelak yang menyadarkan kakak-kakakmu,” tutur ayahnya kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana niat awal ayahnya, setelah tamat dari SMP PGRI Toari (Sulawesi Tenggara), Akbar dimasukkan ke pesantren. Ia sempat menolak karena hampir seluruh temannya masuk SMA. “Kalau kamu tidak mau melanjutkan di pesantren maka ayah tidak akan menyekolahkanmu,” paksa ayahnya. Akbar akhirnya menuruti kemauan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda yang murah senyum itu melanjutkan penuturannya bahwa sebelum berangkat ke pesantren seakan ada tanda yang diberikan Allah kepada keluarganya. Tiba-tiba kakak yang ketiganya meminta sajadah untuk shalat, “Semalam aku mimpi bertemu dengan Rasulullah dan mulai hari ini aku ingin bertaubat.” Tangis ibunya pun membahana saat mendengarkan hal itu, seperti suara guntur yang hendak membelah langit. Ayahnya pun turut menangis. Semenjak itu Akbar mempunyai semangat melanjutkan pendidikannya di Pesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi setelah kakak keempatnya terjatuh sakit akibat minuman keras, dan narkoba, kakak itu pun menyesali semua perbuatannya. &lt;blockquote&gt;“Ketika aku jauh dari Allah hatiku pun tidak pernah merasakan ketenangan. Yang ada hanyalah kesedihan,”&lt;/blockquote&gt; itulah kalimat tulus yang keluar dari bibir kakak keempatnya yang masih membekas dalam diri Akbar dan senantiasa diingatnya.&lt;br /&gt;Setelah beberapa bulan belajar di pondok pesantren, waktu libur pun tiba. Akbar sudah tidak sabar lagi untuk menyampaikan apa yang ia dapat dari pesantren. Betapa senang hati ibu dan ayahnya. Akbar bagaikan ustadz bagi kakak-kakaknya. Dialah yang mengajari kakaknya mengaji dan shalat yang benar sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Bahkan ayahnya pun terpaksa tunduk tidak merokok setelah mendapat penjelasan darinya, walaupun setelah debat yang cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti udara, kabar tentang kesadaran kakak Akbar segera memenuhi ruang kosong di hampir seluruh Desa Toari. Kakak-kakak Akbar memang terkenal bahkan sampai di desa tetangga. Masyarakat pun merasa terharu. Di antara mereka ada yang mengatakan, “Masya Allah”.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Habis gelap terbitlah terang”, itulah semboyan yang pas pada keluarga Akbar&lt;/blockquote&gt;. Ia betul-betul menggunakan waktu liburnya selama sebulan untuk berdakwah kepada keluarganya. Suasana di rumahnya berubah seratus persen. Perbincangan yang terjadi antara keluarganya hanyalah masalah agama. Bila suara adzan berkumandang, kakaknya bergegas mengambil air wudhu untuk shalat berjamaah di masjid. Masjid yang dahulunya terkadang diisi oleh segelintir orang, kini dipenuhi keluarga Akbar.&lt;br /&gt;Akbar pun semakin merasakan nikmatnya sekolah di pesantren dengan berdakwah kepada keluarganya. Bila waktu libur tiba iapun ingin segera pulang karena ingin menyampaikan ilmu yang baru ia dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akbar melanjutkan penuturannya bahwa ia bahkan terkejut saat di SMS oleh kakak ketiganya bahwa ia telah hafal lima juz. Dengan semangat mengejar ketertinggalan, kakak ketiganya tidak pernah merasa putus asa meski harus sendiri menghafal. Alhamdulillah, meski harus jatuh bangun kurang lebih tiga tahun kakaknya mampu menghafal lima juz. Akbar sangat terharu karena kakak ketiganyalah yang paling susah diajari tajwid bahkan tanpa sadar ia meneteskan air mata.&lt;br /&gt;Ketika ditanya bagaimana ia bisa sampai ke UIKA, ia menjawab, “Aku mendengar kabar dari temen bahwa di UIKA terbuka pendaftaran mahasiswa dengan beasiswa dari PLN.” Setelah mencoba mendaftar ia pun diterima. Senyum haru dan bahagia orang tua dan saudara-saudaranya karena akhirnya Akbar mampu melanjutkan ke perguruan tinggi sesuai dengan cita-cita sang ayah. Hanya doa yang tulus yang bisa mereka panjatkan agar kelak anaknya bisa berguna bagi seluruh umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-4547227548459582024?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/4547227548459582024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/4547227548459582024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/bertekad-menyadarkan-sang-kaka-akbar.html' title='Bertekad Menyadarkan sang kakak :( Akbar ingin jadi Ustadz )'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-YgVhso51-No/TvsfQgaZ0EI/AAAAAAAABHs/fcA_PJrn3B4/s72-c/akbar.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-8427703947934450062</id><published>2011-12-28T20:40:00.003+07:00</published><updated>2011-12-28T20:45:59.153+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mewujudkan Cita-Cita Sang Ayah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-XJ2dsxMztTE/TvsdUHARVCI/AAAAAAAABHg/gAorfv1oOiw/s1600/hamzah%2Bn%2Bfamily.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 295px; height: 221px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-XJ2dsxMztTE/TvsdUHARVCI/AAAAAAAABHg/gAorfv1oOiw/s400/hamzah%2Bn%2Bfamily.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691174785427526690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;blockquote&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Profil Muhammad Hamzah Fathul Qorib&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;Profil Mahasiswa UIKA Peraih Beasiswa Kader Ulama PLN &lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Hamzah Fathul Qorib, dilahirkan di Malang pada 4 Oktober 1991, dari pasangan Muhammad Nur Hadi dengan Nurul Hidayah. Pasangan ini berpindah-pindah dari satu kota ke kota yang lain. Pada pertengahan tahun 1994 mereka pindah ke Kabupaten Ngawi, kota kecil di ujung barat Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota yang masyhur dengan cemilan kripik tempe tersebut, Hamzah menyelesaikan pendidikan dasarnya secara berpindah-pindah. Kelas 1 sampai kelas 3, ia sekolah di Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Ngawi. Di akhir kelas 3 ia harus berpindah sekolah mengikuti orangtua yang pindah rumah ke Tulung Agung di Sekolah Dasar Negeri 1 Bendungan Gondang Tulung Agung. Terakhir, dari kelas 4 sampai kelas 6 ia duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Bendo Paron Ngawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarganya sering berpindah-pindah karena sang ayah adalah seorang pengurus ormas Hidayatullah, organisasi yang bergerak di bidang pendidikan. Ia dipindahkan dari Sura baya untuk mengembangkan cabang Jember pada 1989. Setahun setelah itu, ayah lima orang anak itu dipindahkan lagi ke Malang. Pada 1994, ia dipindah lagi untuk mengembangkan cabang Hidayatullah di Kabupaten Ngawi. Di tempat-tempat tersebut, sang ayah selalu menjadi ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hidayatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun berlalu, akhirnya cabang-cabang tersebut berkembang dan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat muslim. Di Malang, cabang Hidayatullah telah mendirikan SMP dan SMA berasrama dengan kualitas yang tidak kalah dengan sekolah negeri lainnya. Di Ngawi, cabang Hidayatullah juga mendirikan taman kanak-kanak dan sekolah dasar Islam terpadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus MTs, Hamzahsempat mempunyai keinginan melanjutkan ke sebuah SMA negeri di Ngawi. Akan tetapi, sang ayahberharap agar ia tetap melanjutkan pendidikannya di pondok pesantren. Katanya, sang ayah ingin putranya itu menjadi seorang ulama. Ia bercita-cita agar anaknya dapat menyambung estafet perjuangannya dan dapat mendirikan pondok pesantren. Akhirnya,Hamzahmelanjutkan studinya di Madrasah Aliyah Boarding School Darul Fikri, Kauman, Ponorogo, Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih duduk dibangku Aliyah, ayahnya pernah memberikan pilihan tentang kelanjutan pendidikannya. Ia memberikan dua opsi, kuliah sambil bekerja atau kuliah dengan mendapatkan beasiswa. Kalau Hamzah ingin melanjutkan kuliah, ia harus membiayai sendiri perkuliahannya. Opsi-opsi tersebut diberikan mengingat ayahnya hanyalah seorang guru di SMPN di Ngawi, sedangkan ibunya mengajar di sebuah Taman Kanak-Kanak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang tua Hamzah masih harus membiayai keempat adik Hamzah.Keempat adiknya semua telah bersekolah, bahkan tiga dari empat adiknya mondok di beberapa pondok pesantren. Orangtua mereka berharap agar mereka dapat membiayai kuliah mereka sendiri tanpa bergantung kepada orangtua. Sebagai anak sulung, Hamzah harus memberi contoh kepada adik-adiknya bahwa ia dapat melanjutkan pendidikan tanpa meminta uang dari kedua orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah pernah mengingatkan kepada Hamzah dan adik-adiknya. Beliau perpesan, walaupun tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari bukan berarti mereka harus berhenti menuntut ilmu. “Banyak cara yang dapat dilakukan agar bisa melanjutkan sekolah kalian untuk meraih cita-cita, beasiswa contohnya. Kita berusaha membiayai kalian, tapi kalian juga harus berusaha membiayai diri dengan mencari beasiswa,” tuturHamzah menirukan ucapan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas lulus dari Madrasah Aliyah pada tahun 2009, Hamzah meneruskan pendidikannya ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta. Berbekal sedikit ilmu yang didapatkan di madrasahnya dulu, ia bertekadmengikuti program beasiswa di lembaga yang berasal dari Saudi Arabia tersebut. Ketatnya persaingan tidak menyurutkan langkah Hamzah untuk tetap mendaftar. Upayanya berbuah hasil. Ia lulus seleksi dan dapat belajar di lembaga yang menyediakan beasiswa penuh ini bersama teman-temannya. Bukan hanya berasal dari seluruh pelosok Indonesia, bahkan teman-temannya juga ada yang berasal dari luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyelesaikan program bahasa di LIPIA yang setara D2 bulan Juli 2011 lalu. Keinginannya untuk melanjutkan studinya di LIPIA tak terwujud, karena beberapa hal. Beruntungnya, ada seorang kawan yang menawarkannya beasiswa dari Yayasan Baitul MalPLN untuk bisa melanjutkan di Universitas Ibn Khaldun Bogor. Kini, Hamzah menyambung kuliahnya di kampus tersebut dengan mengambil Jurusan Ahwal Syakhsiyah. Di jurusan ini Hamzah belajar banyak hal tentang hukum islam. Hamzah berharap pilihan studinya ini dapat mewujudkan cita-cita sang ayah untuk menjadikannya seorang ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-8427703947934450062?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8427703947934450062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8427703947934450062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/mewujudkan-cita-cita-sang-ayah.html' title='Mewujudkan Cita-Cita Sang Ayah'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-XJ2dsxMztTE/TvsdUHARVCI/AAAAAAAABHg/gAorfv1oOiw/s72-c/hamzah%2Bn%2Bfamily.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-8733610864421952698</id><published>2011-12-28T20:28:00.003+07:00</published><updated>2011-12-28T20:40:02.785+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Berbekal 2 buah pesan dan uang  Rp. 500.000,-  bisa sekolah sampai Universitas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-OC3NY_SHLaw/TvsblLSqNQI/AAAAAAAABHU/0MGE5MRP_ec/s1600/rasfi.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 178px; height: 204px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-OC3NY_SHLaw/TvsblLSqNQI/AAAAAAAABHU/0MGE5MRP_ec/s400/rasfi.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5691172879612916994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Profil Rasfiudin&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;Profil Mahasiswa UIKA Peraih Beasiswa Kader Ulama PLN &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Menjadi cita-cita setiap orang tua menyekolahkan anaknya setinnggi mungkin. Melihat anak berpendidikan tinggi tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Begitu pula orang tua Rasfiuddin tentu berharap anak-anaknya bisa sekolah sampai ke jenjang yang paling tinggi. Apalagi anak kelima dari sembilan bersaudara ini memang sejak kecil bercita-cita agar suatu saat bisa kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Anak yang lahir di Desa Walasiho, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara ini sejak SD sudah menjadi bintang kelas. Ini berkat sosok sang ayah yang hanya seorang lulusan (STM) tak henti-hentinya berdo’a kepada Yang Mahakuasa agar kesembilan anaknya bisa menjadi lebih baik darinya, kususnya dalam hal pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Mahasiswa yang biasa disapa dengan panggilan Rasfi menjalani pendidikan SD dan SMP dengan lancar tanpa kendala sedikitpun. Ia baru mulai merasakan kendala dalam pendidikan khususnya dalam masalah biaya pendidikan sejak lulus dari SMP. Lulus SMP rasa bahagia dan sedih bersatu dalam hati Rasfi. Bahagia karena bisa lulus dengan nilai yang cukup membanggakan, sedih karena tak tahu akan melanjutkan sekolah ke mana dan biaya dari siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Keempat kakak Rasfiuddin melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah dan tentunya membutuhkan biaya yang besar. Sang ayah yang merupakan petani hanya bisa mengandalkan hasil kebun untuk membiayai kuliah anak-anaknya. Meski demikian, sang ayah menjalani ini semua dengan tulus didampingi istrinya yang terkasih Hasna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Rasfi yang lahir pada 11 Februari 1990 ini bercita-cita ingin seperti kakak-kakaknya yang melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun rasa haru dan kasihan melihat kondisi orang tuanya yang bekerja keras siang malam terkadang membuatnya tidak sanggup untuk berpisah dengan mereka. Rasfi juga seringkali melihat kedua orang tuanya menjual petakan-petakan kebun dan sawahnya demi membiayai kuliah kakak-kakaknya. Karena itu, kebunnya yang dulu luas kini tidaklah tersisa kecuali beberapa petakan kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;blockquote&gt;Berkat motivasi dari keluarga, Rasfi berangkat ke Kota Pupuk, Bontang di Kalimantan Timur, untuk menuntut ilmu. Orang tuanya hanya membekali Rasfi uang 500 ribu dan dua buah pesan, “Perbaiki hubungan dengan Allah dan perbaiki hubungan dengan sesama manusia.”&lt;/blockquote&gt; Modal yang pas-pasan tidak menghentikan langkah Rasfi sejenakpun dalam perjalanan menuntut ilmu. Beruntung, ia mendapat selalu beasiswa selama mulai SMA sampai lulus karena prestasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Perjalanan panjang yang dilalui putra pasangan Sabaruddin dan Hasna dalam menuntut ilmu tidaklah selalu mudah. Ada banyak pengalaman pahit yang dia lalui untuk menggapai cita-citanya. Tiba di bontang uang 500 ribu dari orang tuanya habis. Untuk kebutuhan sehari-hari, rasfi sering dibantu kawan-kawannya di SMA. Untuk sabun misalnya, kawannya membagi sabun menjadi dua untuk dipakai rasfi. Di hari libur, di saat teman-temannya jalan-jalan, rasfi justru mencari kerja. Rasfi bahkan pernah menjadi kuli bangunan untuk mencari uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Perjuangan Rasfi berbuah manis. Kini Rasfi telah menjadi mahasiswa Universitas Ibn Kholdun Bogor, Fakultas Pendidikan Agama Islam jurusan Syariah. Ia sangat bangga bisa kuliah tanpa harus membebani orang tuanya. Beasiswa yang diterimanya dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pusat, sangatlah membantunya untuk mencapai cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-8733610864421952698?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8733610864421952698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8733610864421952698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/berbekal-2-buah-pesan-dan-uang-rp.html' title='Berbekal 2 buah pesan dan uang  Rp. 500.000,-  bisa sekolah sampai Universitas'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-OC3NY_SHLaw/TvsblLSqNQI/AAAAAAAABHU/0MGE5MRP_ec/s72-c/rasfi.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-3080155369784038494</id><published>2011-12-19T12:40:00.002+07:00</published><updated>2011-12-19T12:45:14.704+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>Mendorong Lahirnya Wirausaha Baru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 428px; height: 242px;" alt="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Produk-UKM-di-sebuah-stand.jpg" src="http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Produk-UKM-di-sebuah-stand.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:85%;" &gt;Gambar: Ilustrasi UKM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus diakui merupakan penopang utama perekonomian Indonesia. Tidak dilihat dari besarnya nilai aset yang berputar, tapi dilihat dari besarnya jumlah pelaku UMKM. Banyaknya pelaku UMKM yang mencapai 99% dari total 52,769 juta pelaku usaha di Indonesia inilah yang berhasil mengeluarkan bangsa ini dari krisis ekonomi yang terus mendera sejak 1998.&lt;br /&gt;Roda perekonomian terus berputar karena UMKM hanya membutuhkan aset paling besar hanya Rp 10 miliar. Bahkan usaha mikro aset maksimalnya cukup Rp 50 juta hingga usahanya bisa terus bergerak walaupun tertimpa krisis.&lt;br /&gt;Hal inilah yang akan terus dipertahankan oleh pemerintah. Melalui berbagai program, pemerintah terus mendorong lahirnya para wirausahawan baru yang diharapkan mampu menggerakkan sektor informal seperti UMKM. Saat ini, masyarakat lebih memilih untuk bekerja di sektor formal, sehingga pertumbuhan wirausahan di Indonesia masih sangat minim.&lt;br /&gt;Pertumbuhan wirausaha di Indonesia ternyata masih di bawah 1%, jauh dibandignkan Singapura yang mencapai 7%. Untuk memacu tumbuhnya kewirausahaan ini dinilai perlu ada komitmen dan deklarasi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai gerakan nasional.&lt;br /&gt;Hanya kemampuan wirausaha yang bisa mempercepat bangsa ini menyelesaikan kemiskinan dan pengangguran yang semakin meningkat. “Dengan mengubah sistem pendidikan yang bersifat hafalan ke pendidikan kreatif ditambah kewirausahaan, dalam satu generasi ke depan Indonesia akan punya banyak orang muda yang mampu menciptakan peluang kerja,” kata Ciputra, pendiri Univeristas Ciputra Entrepreneurship Center di Jakarta.&lt;br /&gt;Ciputra mengatakan tumbuhnya budaya wirausaha di negara ini jangan dimaknai hanya untuk kepentingan dunia usaha. Masyarakat yang memiliki budaya dan karakter wirausaha yakni pencipta peluang, inovatif, dan pengambil resiko, itu juga dibutuhkan kalangan birokrasi, akademik, dan sosial.&lt;br /&gt;“Budaya wirausaha dalam suatu negara bisa kuat karena memang dilahirkan, lingkungnan, dan latihan. Di Indonesia kan tidak punya budaya wirausaha itu lewat pendidikan dan pelatihan. Gerakan budaya wirausaha ini dilakukan di sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat,” jelas Ciputra.&lt;br /&gt;Sementara itu, Kementrian Koperasi dan UKM, pada tahun 2010, sudah melakukan berbagai terobosan untuk mendorong lahirnya wirausahawan muda. Salah satunya adalah program 1.000 Sarjana wirausaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhir tahun 2010, Program 1.000 Sarjana Wirausaha Baru yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM tahun ini telah mencapai 67%, dari sasaran dan sebagian diantaranya sudah difasiliasi dengan menyalurkan permodalan usaha. Neddy Rafinalldy Halim, Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementrerian Koperasi dan UKM, menjelaskan meski demikian pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja, termasuk sosialisasi maupun pelatihan.&lt;br /&gt;“Program 1.000 Sarjana Wirausaha Baru itu sebenarnya hanya menjadi tema besar program, sedangkan target sebenarnya adalah menciptakan wirausaha dari kalangan terdidik dalam jumlah tidak terbatas,” ujarnya kemarin. Sosialisasi dilakukan melalui dua skema, yakni terhdap para sarjana yang baru lulus, dan terhadap mahasiswa yang masih aktif. Untuk sosialisasi bagi alumnus sudah mencapai 7.200 orang sedangkan sosialisasi bagi mahasiswa mencapai 8.000 orang.&lt;br /&gt;Menurut Neddy, sampai saat ini para alumni yang telah mengajukan proposal permodalan dengan sektor usaha berbeda-beda, mencapai 1.600 orang. Namun, yang telah diberikan pelatihan terhdap kewirausahaan, mencapai 647 orang atau sekitar 67%.&lt;br /&gt;Meski demikian, dari jumlah 674 yang sudah menerima pelatihan, yang benar-benar telah menerima bantuan permodalan baru 70 orang. Dana yang diserap dalam program ini sekitar Rp. 1 miliar. Adapun modal yang mereka ajukan sangat bervariasi mulai dari Rp 5 juta, Rp 10 juta, hingga Rp 25 juta.&lt;br /&gt;Keperluan para calon wirausaha sarjana tersebut disesuaikan dengan bidang usahanya masing-masing. Sekitar 213 sarjana tengah menunggu proses pencairan permodalan kerja dari Kementerian Koperasi dan UKM.&lt;br /&gt;“Jika mereka sudah melengkapi berbagai dokumen untuk merealisasi penyaluran permodalan, kami akan segera mencairkannya,” kata Neddy.&lt;br /&gt;Terkait dengan sosialisasi yang diberikan kepada mahasiswa, tidak terkait dengan penyediaan permodalan. Sosialisasi dimaksudkan sebagai satu sarana agar pola pikir mereka bisa berubah dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan pekerjaan.&lt;br /&gt;“Langkah sosialisasi perlu dilaksanakan secara dini, agar mereka para mahasiswa tetap fokus pada agenda kerja pemerintah untuk menciptakan para wirausahawan dari kalangan terdidik strata sarjana atau S1.”&lt;br /&gt;(Source: “Majalah Logis”. Edisi khusus 2011).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-3080155369784038494?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3080155369784038494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3080155369784038494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/mendorong-lahirnya-wirausaha-baru.html' title='Mendorong Lahirnya Wirausaha Baru'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-8122333669157875886</id><published>2011-12-12T12:20:00.001+07:00</published><updated>2011-12-12T14:29:15.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pascasarjana UIKA'/><title type='text'>Da’i juga Harus Bisa Jurnalistik</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Azies-site&lt;/span&gt;: Sebanyak 50 Mahasiswa yang terdaftar sebagai santri di Pondok Pesantren Mahasiswa (PPMS) Ulil Albab Uika Bogor, mengikuti pelatihan jurnalistik yang diadakan di ruang 75 Gedung Pascasarjana UIKA Bogor, Senin, 12/12/11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan jurnalistik sehari ini, didasari oleh semakin pentingnya seorang da’i untuk bisa menulis, baik sebagai jurnalistik atau sebagai penulis professional, dengan maksud inilah manajemen PPMS Ulil Albab UIKA Bogor mengadakan pelatihan jurnalistik sebagai pengetahuan tambahan agar nantinya lulusan Ulil Albab ini mampuh menguasai pemahaman di bidang jurnalistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan yang diadakan sehari dari pukul 8.00-17.00 Wib ini menghadirkan H. Adian Husaini., M.Si., Ph.D sebagai trainernya dan BRI sebagai sponsor yang membiayai program ini. (Azs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://youtu.be/CC2Je7ANCVw"&gt;Lihat Video&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/CC2Je7ANCVw" allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" width="420"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin-top:0cm;  mso-para-margin-right:0cm;  mso-para-margin-bottom:10.0pt;  mso-para-margin-left:18.0pt;  text-align:justify;  text-indent:-18.0pt;  line-height:115%;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-8122333669157875886?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8122333669157875886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8122333669157875886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/dai-juga-harus-bisa-jurnalistik.html' title='Da’i juga Harus Bisa Jurnalistik'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/CC2Je7ANCVw/default.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6886625122994270778</id><published>2011-12-10T21:03:00.002+07:00</published><updated>2011-12-10T21:08:12.666+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>UIKA luluskan Doktor termuda.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s320x320/390121_1666991891030_1724289339_852425_1359691389_n.jpg" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s320x320/390121_1666991891030_1724289339_852425_1359691389_n.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Gambar: Poto Bersama Dr. Akhmad Alim, Lc., MA dengan santri Ulil Albab&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;10 Desember 2011, merupakan hari yang menentukan buat Akhmad alim.  pasalnya hari itu merupakan hari penentuan lulus atau tidaknya sidang  doktor yang selama  ini dia jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sidang promosi yang di  laksanakan di aula pascasarjana UIKA Bogor ini di ketuai oleh rektor  universitas ibn khaldun bogor. Prof Ramly Hutabarat SH. M.hum., dengan  Promotor Prof. Dr. H. Ahmad Tafsir,( Guru besar dalam bidang ilmu  keahlian pendidikan Islam pada Universitas Islam Negri (UIN) Sunan  Gunung Jati Bandung dan Universitas Ibn Khaldun Bogor) Dr.H. Ibdalsyah,  MA.( Doktor dari Universitas Islam Negri (UIN) Syarif Hidayatullah  Jakarta, Bidang Kahlian Dakwah dengan jabatan ketua Program studi  Magister Ekonomi Islam Program Pascasarjana UIKA Bogor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan penguji Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, Ms.,( Guru Besar dalam  Bidang Pendidikan Islam pada Institut Pertanian Bogor (IPB)dan UIKA  Bogor, Jabatan Direktur Pascasarjana UIKA Bogor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Dr. Didin  Saefuddin Buchory, MA., ( Guru Besar di bidang keahlian Sejarah  Peradaban Islam pada Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah  Jakarta, Jabatan Sekretaris Direktur Pascasarjana UIKA Bogor) dan H.  Adian Husaini, M.Si, Ph.d.( Ph.d dari Islamic International University  Malaysia Bidang Kahlian Peradaban Islam, jabatan Kaprodi Magister dan  Doktor Pendidikan Islam UIKA Bogor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sidang dilaksanakan pukul  16.00 wib ini dihariri  oleh Istri dan anak tercinta, kerabat,  teman-teman sejawat dan tak lupa santri pada PPMS ulil-Labab yang di  Asuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tema yang diangkat pada promosi doktornya adalah Pendidikan  Jiwa Ibn Jauzi dan relepansinya terhadap spiritual manusia Moderen  dengan predikan yang dihasilkan berupa IPK Kaumload 3,79 dengan Pujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr.Akhmad  alim, Lc., MA ini tercatat pula sebagai doktor termuda yang mendapatkan  gelar dokter di usianya yang ke 29 tahun dan tercepat di Universitas  Ibn Khaldun Bogor setelah Program Pascasarjana UIKA Bogor meluluskan 14  Doktor sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://youtu.be/AE2ESkvRDF0"&gt;Lihat Video&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt; &lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/AE2ESkvRDF0" allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" width="420"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6886625122994270778?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6886625122994270778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6886625122994270778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/uika-luluskan-doktor-termuda.html' title='UIKA luluskan Doktor termuda.'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/AE2ESkvRDF0/default.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-1906131202875768785</id><published>2011-12-07T11:47:00.004+07:00</published><updated>2011-12-08T18:04:54.905+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>Sukabumi adakan milad PSI ke-X</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-WHRt_HOZvbQ/Tt7wqCd7CpI/AAAAAAAABG4/dpo_vaLx05A/s1600/101_7070.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-WHRt_HOZvbQ/Tt7wqCd7CpI/AAAAAAAABG4/dpo_vaLx05A/s400/101_7070.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5683244384795691666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambar: 2000 Masyarakat Sukabumi hadir menyaksikan milad PSI Ke-X dan penandatanganan MOU Baz. Kab. Sukabumi dengan UIKA Bogor&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;deklarasi Penegakan Syariat Islam (PSI) yang telah di laksanakan sekitar 10 tahun yang lalu menjadikan momentum masyarakat kabupaten sukabumi untuk bersama-sama hijrah membangun Kabupaten Sukabumi sejahtera melalui akhlaq mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;milad yang di adakan di GOR Cisaat Sukabumi 06/12/2011 ini dihadiri oleh Bupati Sukabumi: Sukma Wijaya, Pakar Ekonomi Islam: Prof. Ir. AM. Saefuddin, Ketua BAZNAS:Prof. KH. Didin Hafidhuddin,MS, Ketua MUI Kab. Sukabumi, Ketua Baz.Sukabumi, Rektor para pembantu Rektor, Guru Besar dan akademisi Universitas Ibn Khaldun Bogor, pejabat-pejabat setempat, tokoh masyarakat dan para alim ulama, ikut hadir menyemarakan suasana milad PSI ke-X ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam acara Milad PSI ke-X ini terlahir nota kesepahaman yang diresmikan dengan penandatanganan MOU anara BAZ Kabupaten Sukabumi dengan Universitas Ibn Khaldun Bogor dengan tajuk perancangan Kabupaten sukabumi sebagai miniatur Ekonomi Syariah Indonesia, yang di tandatangani langsung oleh Ketua Baz. Kabupaten Sukabumi Bp. Mustofa Kamal dan Rektor UIKA Bogor, Prof Dr. H. Ramliy Hutabarat, SH. M.hum., disaksikan oleh Bupai sukabumi dan Prof. Dr. Ir. AM. Saefuddin. dan kurang lebih 2000 masyarakat sukabumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://youtu.be/gBq6wiy-Yd4"&gt;Lihat Video :&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/gBq6wiy-Yd4" allowfullscreen="" width="420" frameborder="0" height="315"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-1906131202875768785?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/1906131202875768785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/1906131202875768785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/sukabumi-adakan-milad-psi-ke-x.html' title='Sukabumi adakan milad PSI ke-X'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-WHRt_HOZvbQ/Tt7wqCd7CpI/AAAAAAAABG4/dpo_vaLx05A/s72-c/101_7070.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-857695749876422913</id><published>2011-12-07T10:14:00.002+07:00</published><updated>2011-12-07T10:16:25.552+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Traveling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wisata'/><title type='text'>Daftar Objek Wisata Kota Bogor</title><content type='html'>Helo rekan-rekan semua, kali ini mengisi kekosongan posting, saya akan menunjukan kepada rekan-rekan mengenai tempat wisata apa saja yang ada di kota bogor, nah ga usah panjang lebar berikut daftar tempat wisata di kota bogor yang bisa anda kunjungi untuk megisi libur di bulan ini..:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Daftar Objek Wisata Kota Bogor         &lt;/span&gt;                   &lt;table class="contentpaneopen"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;     &lt;p align="justify"&gt;Bogor memiliki banyak objek wisata yang menarik.  Mengunjungi kota Bogor memiliki berbagai kesan yang mendalam, serasa  mengunjungi kota masa lampau karena ada banyak peninggalan masa lalu,  seperti: prasasti BatuTulis dan gedung-gedung peninggalan-peninggalan  zaman penjajahan Belanda dulu. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Juga terkesan  mengunjungi kota Ilmu Pengetahuan, karena disini kita menjumpai banyak  perguruan tinggi ternama seperti IPB, Universitas Pakuan, UIK dan banyak  lagi sekolah-sekolah kejuruan yang dikenal baik. Bahkan disini kita  akan menjumpai banyak Institusi/ Lembaga Penelitian Ilmiah seperti:  CIFOR dan Balai Penelitian Karet juga museum-museum yang banyak  dikunjungi sepanjang tahun seperti: Museum Zoologi, Museum Etnobotani  dan masih banyak lainnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kesan lain sebagai kota  jasa, kita dengan mudah menjumpai pusat-pusat perbelanjaan yang nyaman  di Kota Bogor seperti: Eka Lokasari Plaza, Bogor Trade Mall dan Jambu  Dua Mall. Tak kalah indahnya, kita masih bisa menikmati indahnya  alam  di kebun yang luas yaitu Kebun Raya Bogor dan  sejuknya beberapa ruas  jalan kota yang dinaungi pohon-pohon rindang, seperti ruas jalan Ahmad  Yani dan ruas jalan Dr. Semeru.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Untuk mengetahui  detail dari masing-masing objek wisata yang bisa dinikmati di Kota  Bogor, klik link detail dari daftar nama objek wisata beikut:&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bogor  has many interesting tourism objects. Visiting Bogor City will give us  many deep impressions.  such as visiting old memorable city, because  here we find many ancient objects like Stone Incription and old  buildings from dutch colonial era.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4124&amp;amp;Itemid=798"&gt;Istana Bogor &lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/istanabgr-menu.jpg" alt="Istana Bogor" title="Istana Bogor" height="52" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;  Istana Bogor memiliki luas areal 28 Ha, didirikan pada tahun 1745 oleh  Gubernur Jenderal Hindia Belanda bernama Baron Gustaf Willem Van Imhof. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4136&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Kebun Raya Bogor&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/kebunraya-menu.jpg" alt="Kebun Raya Bogor" title="Kebun Raya Bogor" height="48" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;&lt;span&gt;  Kebun Raya Bogor didirikan pada tahun 1817 dengan luas areal 87 Ha atas  prakarsa Prof. Dr. Reinwadt, seorang ahli botani dari Jerman. Koleksi  di Kebun Raya Bogor terdiri dari tanaman tropis dengan jenis tanaman  lebih dari 2&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;.&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0 &lt;/span&gt;tanaman yang tergolong dalam 6.&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0 &lt;/span&gt;spesies. Berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda No. 13 Telp. (&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;251) 311362. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4137&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Gedung Museum Etnobotani&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/etnobotani-menu.jpg" alt="Gedung Museum Etnobotani" title="Gedung Museum Etnobotani" height="54" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;&lt;span&gt; Museum Etnobotani diresmikan pada tahun 1982 oleh Prof. DR. BJ. Habibie. Didalamnya terdapat 2.&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0 &lt;/span&gt;artefak etnobotani dan berbagai diorama pemanfaatan flora. Berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda no. 24 Telp. (&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;251) 322&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;35.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4138&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Museum Zoologi&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/zoologi-menu.jpg" alt="Museum Zoologi" title="Museum Zoologi" height="55" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;&lt;span&gt;  Museum Zoologi Tampak Depan Museum Zoologi didirikan pada tahun 1894  dengan nama Museum Zoologicum Bogoriensis. Mempunyai koleksi ribuan  species binatang mamalia, serangga, reptillia, burung, ikan dan  molluska. Lokasi terletak di Jl. Ir. H . Juanda no.&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;9 Telp. (&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;251) 322226.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4139&amp;amp;Itemid=798"&gt;Museum Tanah&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/msmtanah-menu.jpg" alt="Museum Tanah" title="Museum Tanah" height="47" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;&lt;span&gt;  Museum Tanah Tampak Depan Museum Tanah didirikan pada tanggal 29  September 1988. Museum ini merupakan tempat penyimpanan jenis contoh  tanah yang terdapat di Indonesia yang disajikan dalam ukuran Kecil  berupa makromonolit.Berlokasi di Jl. Ir H. Juanda no. 98 Telp. (&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;251)323&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4140&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Plaza Kapten Muslihat&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/kpmuslihat-menu.jpg" alt="Plaza Kapten Muslihat " title="Plaza Kapten Muslihat " height="63" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt; Plaza Kapten Muslihat Dikenal dengan sebutan Taman Topi karena bangunan-bangunan yang terdapat disana berbentuk topi.&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4141&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;SituGede&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/situgede-menu.jpg" alt="SituGede" title="SituGede" height="63" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;  Situ Gede Kawasan Situ Gede merupakan suatu kawasan yang masih  bernuansa alam pedesaan. Air Danau yang membentang lebar dengan latar  hutan rindang dilengkapi dengan wisata air. Terletak di desa Situ Gede  Kec. Bogor Barat dekat Lembaga Penelitian Hutan Tropis.&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4166&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Museum Peta&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/msmpeta-menu.jpg" alt="Museum Peta" title="Museum Peta" height="63" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;  Museum peta Didirikan pada tahun 1996 oleh Yayasan Perjuangan Yanah  Air, dan diresmikan oleh H. M. Soeharto (Presiden RI ke II).Didalamnya  memuat 14 Diorama sebagai salah satu bentuk perwujudan dalam perjalanan  proses pergerakan kebangsaan terjadi ketika pada tanggal 3 Oktober 1943  bertempat dibekas Kesatriaan tentara KNIL / Belanda, Pabaton Bogor.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4183&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Museum Perjuangan&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/msmjuang-menu.jpg" alt=" Museum Perjuangan " title=" Museum Perjuangan " height="79" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;  Museum Perjuangan Museum perjuangan didirikan pada tahun 1957 sebagai  tempat penyimpanan macam-macam senapan yang digunakan para perjuang  kemerdekaan dan terdapat koleksi senapan yang merupakan hasil rampasan  dari tentara jepang dan inggris&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4170&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Rancamaya&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/rancamaya-menu.jpg" alt="Rancamaya" title="Rancamaya" height="63" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt; Rancamaya Dilokasi Wisata olah raga ini bukan hanya keindahannya saja, tetapi tentunya juga udara segar dan sehat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4172&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Batutulis&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/batutulis-menu.jpg" alt="Batutulis " title="Batutulis " height="61" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;  Prasasti Batu Tulis Batu bertulis ini dibuat semasa pemerintahan  Surawisesa (tahun 1521 s/d 1535) satu diantara putra dari Prabu  Siliwangi Raja Pajajaran. Di komplek Batutulis 54 terdapat 15 buah batu  terasit yang terdiri dari 6 buah batu didalam Cungkup.&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4174&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Gedung Bakorwil&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/bakorwil-menu.jpg" alt="Gedung Bakorwil" title="Gedung Bakorwil" height="60" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;  Gedung Bakorwil Gedung Bakorwil didirikan pada sekitar abad XIX denagn  fungsi sebagai Kepresidenan Hindia Belanda. Gedung ini memiliki bentuk  bangunan Kolonial Belanda.&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4175&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Gedung Balaikota&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/balaikota-menu.jpg" alt="Gedung Balaikota" title="Gedung Balaikota" height="60" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;&lt;span&gt; Balaikota Gedung Balaikota Bogor berdiri pada tahun 195&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0 &lt;/span&gt;dengan  nama Societeit, bentuk bangunan gaya Kolonial Belanda. Gedung Balaikota  telah mengalami renovasi dan penggabungan gaya arsitektur Sunda dan  Eropa. Sekarang gedung ini berfungsi sebagai Kantor Pemerintah Kota  Bogor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4176&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Mesjid Raya Bogor&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/msjraya-menu.jpg" alt=" Mesjid Raya Bogor " title=" Mesjid Raya Bogor " height="60" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;&lt;span&gt; Mesjid Raya Bogor Mesjid Raya Bogor dibangun pada tahun 197&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0 &lt;/span&gt;selesai  tahun 1979 dengan arsitek FX. Silaban dilengkapi dengan gedung Pusat  Pengembangan dan Pengkajian Islam Bogor dilengkapi denagn sarana  perpustakaan umum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4177&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Hotel Salak&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/hotelsalak-menu.jpg" alt="Hotel Salak " title="Hotel Salak " height="57" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;&lt;span&gt; Hotel SalakHotel Salak didirikan pada tahun 187&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0&lt;/span&gt;-188&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0 &lt;/span&gt;denagn  nama Hotel Dibbest. Gedung ini telah mengalami renovasi dan berubah  menjadi Hotel Salak. Adapun bentuk bangunannya bergaya Kolonial.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4178&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Gereja Katedhral&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/kathedral-menu.jpg" alt="Gereja Katedhral " title="Gereja Katedhral " height="135" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;&lt;span&gt; Gedung Gereja KathedralGereja Katedhral didirikan pada tahun 175&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0 &lt;/span&gt;dengan gaya Gereja Katolik Roma, berfungsi sebagai tempat peribadatan agama Katolik. Gereja ini memiliki gaya Eropa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4179&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Klenteng Hok Tek Bio&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/klenteng-menu.jpg" alt="Klenteng Hok Tek Bio " title="Klenteng Hok Tek Bio " height="54" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;  Klenteng Hok Tek BioKlenteng Hok Tek Bio didirikan pada tahun 1672 dan  berfungsi sebagai tempat peribadatan pemeluk agama Konghucu. Klenteng  ini merupakan Klenteng pertama di Bogor dan memliki bentuk bangunan  bergaya khas China.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4180&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Makam Raden Saleh&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/radensaleh-menu.jpg" alt="Makam Raden Saleh " title="Makam Raden Saleh " height="52" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt;&lt;span&gt; Makam Raden SalehRaden Saleh Syarif Bustaman adalah pelukis Indonesia modern. Lahir di Terboyo, Semarang pada tahun 188&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;0 &lt;/span&gt;dan  dimakamkan di Kota Bogor, tepatnya di jalan Pahlawan. Hasil karyanya  sangat terkenal ke mancanegara, satu adalah lukisan berbulu singa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4181&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Mesjid Empang&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/msjempang-menu.jpg" alt="Mesjid Empang " title="Mesjid Empang " height="100" hspace="6" width="73" align="left" border="1" /&gt;  Masjid EmpangMesjid Empang (Mesjid An-Nur Tauhid) berdiri tahun 1815,  mempunyai fungsi sebagai tempat peribadatan. Mesjid ini memiliki bentuk  bangunan gaya timur tengah&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.kotabogor.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=4182&amp;amp;Itemid=798"&gt;&lt;strong&gt;Stasiun Bogor&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://kotabogor.go.id/images/stories/wisata/stasiun-menu.jpg" alt="Stasiun Bogor " title="Stasiun Bogor " height="61" hspace="6" width="80" align="left" border="1" /&gt; Stasiun bogor Stasiun Kereta Api Bogor berdiri Tahun 1881. Gedung ini memiliki bentuk bangunan khas Kolonial Belanda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;     &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;       &lt;span class="article_seperator"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-857695749876422913?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/857695749876422913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/857695749876422913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/daftar-objek-wisata-kota-bogor.html' title='Daftar Objek Wisata Kota Bogor'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6865846352905000426</id><published>2011-12-05T15:46:00.003+07:00</published><updated>2011-12-05T16:14:05.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><title type='text'>Download Kalender 2012</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://dc452.4shared.com/download/O9dHaPqb/tsid20111205-084750-1122a8dc/Kalender_2012_ok.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 254px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-tO1j588QGDE/TtyJP26uo-I/AAAAAAAABFs/DWucBZS7vMg/s400/2.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682567735367607266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://dc452.4shared.com/download/O9dHaPqb/tsid20111205-084750-1122a8dc/Kalender_2012_ok.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 52px; height: 52px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/S3k5mUvkX9I/AAAAAAAAAaQ/ugqS9XdorFg/s200/download_button_green.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438441355592622034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Download Kalender 2012 -1&lt;br /&gt;____________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dc452.4shared.com/download/O9dHaPqb/tsid20111205-084750-1122a8dc/Kalender_2012_ok.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 188px; height: 254px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cL69vkvnpeo/TtyJEaMu0YI/AAAAAAAABFg/icrioM6ee48/s400/1.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682567538679927170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://dc452.4shared.com/download/O9dHaPqb/tsid20111205-084750-1122a8dc/Kalender_2012_ok.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 52px; height: 52px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/S3k5mUvkX9I/AAAAAAAAAaQ/ugqS9XdorFg/s200/download_button_green.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438441355592622034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Download Kalender 2012 -2&lt;br /&gt;____________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dc452.4shared.com/download/LN9ibKQX/tsid20111205-085149-3cce4050/Kalender_2012-2.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 254px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-hnxr5S3cQPE/TtyJbyRQ8RI/AAAAAAAABF4/VuCR-LvJ_Vc/s400/3.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682567940278382866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dc452.4shared.com/download/LN9ibKQX/tsid20111205-085149-3cce4050/Kalender_2012-2.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 52px; height: 52px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/S3k5mUvkX9I/AAAAAAAAAaQ/ugqS9XdorFg/s200/download_button_green.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438441355592622034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Download Kalender 2012 -3&lt;br /&gt;____________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dc431.4shared.com/download/I2sr2X8o/tsid20111205-085403-8745b23b/Kalender_2012-3.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 254px;" src="http://1.bp.blogspot.com/--H59pOZFC_E/TtyJqCrS8XI/AAAAAAAABGE/enpy344DhI0/s400/4.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682568185200701810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://dc431.4shared.com/download/I2sr2X8o/tsid20111205-085403-8745b23b/Kalender_2012-3.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 52px; height: 52px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/S3k5mUvkX9I/AAAAAAAAAaQ/ugqS9XdorFg/s200/download_button_green.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438441355592622034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Download Kalender 2012 -4&lt;br /&gt;____________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dc428.4shared.com/download/968QgjZc/tsid20111205-085444-697b5eca/Kalender_2012-4.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 254px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-f8kfGzJ_Gnw/TtyJ4ZLIr2I/AAAAAAAABGQ/2OLHGy6TQKM/s400/5.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682568431757995874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://dc428.4shared.com/download/968QgjZc/tsid20111205-085444-697b5eca/Kalender_2012-4.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 52px; height: 52px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/S3k5mUvkX9I/AAAAAAAAAaQ/ugqS9XdorFg/s200/download_button_green.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438441355592622034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Download Kalender 2012 -5&lt;br /&gt;_______________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dc441.4shared.com/download/Dq-n85Bq/tsid20111205-085546-f980dddc/Kalender_2012-5.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 254px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-RXX4hwXU6sc/TtyK_-qfBcI/AAAAAAAABGc/_NDS3kaNNhk/s400/6.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682569661592307138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://dc441.4shared.com/download/Dq-n85Bq/tsid20111205-085546-f980dddc/Kalender_2012-5.jpg?forceAttachmentDownload=true"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 52px; height: 52px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/S3k5mUvkX9I/AAAAAAAAAaQ/ugqS9XdorFg/s200/download_button_green.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438441355592622034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Download Kalender 2012 -6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6865846352905000426?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6865846352905000426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6865846352905000426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/download-kalender-2012.html' title='Download Kalender 2012'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-tO1j588QGDE/TtyJP26uo-I/AAAAAAAABFs/DWucBZS7vMg/s72-c/2.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2370349020427145091</id><published>2011-12-01T19:38:00.000+07:00</published><updated>2011-12-15T19:42:21.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda'/><title type='text'>Agenda Desember 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Tlp Kantor&lt;br /&gt;0251-8316752&lt;br /&gt;    Agenda Kegiatan&lt;br /&gt;...............................................&lt;br /&gt;16 Nov 2011&lt;br /&gt;Seminar Inernasional Sejarah Islam dan ...(Hotel Green Alia)&lt;br /&gt;..............................................&lt;br /&gt;17. November2011&lt;br /&gt;Kunjungan Pemda Kab. Sukabumi&lt;br /&gt;..............................................&lt;br /&gt;18 November:&lt;br /&gt;Mukoyam&lt;br /&gt;...............................................&lt;br /&gt;18 November:&lt;br /&gt;Tatsqif&lt;br /&gt;...............................................&lt;br /&gt;22 November&lt;br /&gt;Undangan MenPera Jakarta&lt;br /&gt;.............................................&lt;br /&gt;24 November&lt;br /&gt;Undangan Nikah Sarnubih Cibinong&lt;br /&gt;.............................................&lt;br /&gt;25. November&lt;br /&gt;MOU UIKA UUM&lt;br /&gt;.............................................&lt;br /&gt;26. November&lt;br /&gt;Training Multimedia&lt;br /&gt;.............................................&lt;br /&gt;27 November&lt;br /&gt;Undangan Nikah A Anred&lt;br /&gt;.............................................&lt;br /&gt;28 November&lt;br /&gt;Liputan Perayaan 1 Muhharam.  Pelabuhan Ratu&lt;br /&gt;.............................................&lt;br /&gt;29 November&lt;br /&gt;Penghijauan Kampus&lt;br /&gt;............................................&lt;br /&gt;30 November&lt;br /&gt;Saresehan TOKOH Sukabumi ( Htel Pangrango Salabintana)&lt;br /&gt;............................................&lt;br /&gt;06 Dsember:&lt;br /&gt;MOU UIKA KAB.SMI (Gor Cisaat Sukabumi)&lt;br /&gt;..............................................&lt;br /&gt;7 Desember :&lt;br /&gt;Tamu dari singapura (Kampus UIKA)&lt;br /&gt;..............................................&lt;br /&gt;9 Desember: 09.00&lt;br /&gt;Rapat Wisuda ( R Rapat. Rektorat)&lt;br /&gt;..............................................&lt;br /&gt;10 Desember: 09.00&lt;br /&gt;Lokakarya PSI SMI&lt;br /&gt;- Training Multimedia&lt;br /&gt;------------------&lt;br /&gt;19 Desember dan tanggal 25 Rapat Koordinasi Sukabumi.&lt;br /&gt;..............................................&lt;br /&gt;11 Desember :&lt;br /&gt;Training Public Speaking&lt;br /&gt;...............................................&lt;br /&gt;14 Desember&lt;br /&gt;Seminar Budaya dan Persatuan Bangsa&lt;br /&gt;At: Hotel Salak&lt;br /&gt;..............................................&lt;br /&gt;24 Desember:&lt;br /&gt; Wisuda UIKA&lt;br /&gt;...............................................&lt;br /&gt;25 Desember&lt;br /&gt;Temu Alumni LDK&lt;br /&gt;..............................................&lt;br /&gt;1 Januari&lt;br /&gt;Evaluasi Pengurus&lt;br /&gt;.............................................&lt;br /&gt;_______________________________&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2370349020427145091?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2370349020427145091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2370349020427145091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/agenda-desember-2011.html' title='Agenda Desember 2011'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2550657273224657029</id><published>2011-12-01T11:07:00.002+07:00</published><updated>2011-12-08T18:09:22.717+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>BAZ Kabupaten Sukabumi Gelar Sarasehan Penegakan Syariat Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-pu4Dak135-4/Tt7ndg2TztI/AAAAAAAABGs/fzu0fVNgAro/s1600/248_7036.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-pu4Dak135-4/Tt7ndg2TztI/AAAAAAAABGs/fzu0fVNgAro/s400/248_7036.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5683234274008092370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambar: Bupati ketua MUI, Bupai Sukabumi, Prof. AM Saefuddin, Ketua Baz&lt;br /&gt;menjadi Narasumber saresehan PSI.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sukabumi- Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Sukabumi menggelar sarasehan penegakan syariat Islam melalui pengembangan ekonomi yang dihadiri oleh Bupati Sukabumi H. Sukmawijaya, Ketua BAZ Kabupaten Sukabumi KH. Mustafa Kamal, Pakar Ekonomi Islam Prof.IR. A.M Saefudin dan 100 orang undangan yang terdiri dari tokoh pemuda, alim ulama dan praktisi akademisi, di Ruang Pertemuan Halimun, Hotel Pangrango Rabu (30/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hasil dari sarasehan ini nantinya akan berujung kepada penandatangan MoU dengan Universitas Ibn Khaldun Bogor. Alasannya, karena pakar-pakar ekonomi Islam di Indonesia banyak yang berasal dari sana dan sudah menerapkan konsep tersebut sejak lama," kata Ketua BAZ Kabupaten Sukabumi KH. Mustafa Kamal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mustafa, saat ini penerapan ekonomi islam di Indonesia dengan konsep syariah sudah dilakukan oleh perbankan, asuransi dan pegadaian. Ke depannya, pihaknya akan mencoba konsep syariah diterapkan di dalam sistem zakat. "Saat ini perkembangan konsep ekonomi syariah di Kabupaten Sukabumi sendiri sudah terbilang bagus, dan tinggal diteruskan kedepannya," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Pakar Ekonomi Islam Prof.Dr.IR. AM Saefudin mengatakan, konsep ekonomi syariah merupakan prinsip ekonomi yang berdasarkan ketentuan-ketentuan agama islam. Dimana dalam sistem keuangan yg dibangun dengan prinsip bagi hasil, baik untung maupun rugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://youtu.be/gBq6wiy-Yd4"&gt;Lihat Video ceramah AM. Saefuddin dalam saresehan:&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt; &lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/38oxdA-HXII" allowfullscreen="" width="420" frameborder="0" height="315"&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2550657273224657029?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2550657273224657029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2550657273224657029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/12/baz-kabupaten-sukabumi-gelar-sarasehan.html' title='BAZ Kabupaten Sukabumi Gelar Sarasehan Penegakan Syariat Islam'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-pu4Dak135-4/Tt7ndg2TztI/AAAAAAAABGs/fzu0fVNgAro/s72-c/248_7036.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-535768419499424423</id><published>2011-11-15T09:39:00.004+07:00</published><updated>2011-12-12T12:28:19.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pascasarjana UIKA'/><title type='text'>Menguak Sejarah Islam dan peradaban melayu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/390069_1598144409886_1724289339_827491_184836676_n.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 467px; height: 351px;" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/390069_1598144409886_1724289339_827491_184836676_n.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Senin, 14/11,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Centre For Advanced Studies on Islam, Science, and Civilization&lt;/span&gt; (CASIS) Universitas Teknologi Malaysia, bekerjasama dengan INSISTS menggelar seminar sehari bertajuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Sejarah dan Peranan Islam Dalam Pembangunan dan Kesatuan Bangsa.”&lt;/span&gt; Bertempat di Hotel Gren Alia Jakarta, seminar membahas sumbangsih Islam dalam Peradaban Melayu dengan menghadirkan sejumlah pembicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini sendiri bertujuan membangun kesadaran sejarah kaum muslim di Nusantara bahwa mereka memiliki ikatan kokoh yang didasari Islam. Apapun suku dan kebangsaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Kata Pengantarnya, Prof. Wan MohdNor Wan Daud membeberkan perbedaan antara peradaban Hindu dengan Islam. “Islam memang tidak memiliki peninggalan seperti Candi Borobudur di Indonesia dan Angkorwat di Kamboja. Karena Islam tidak mengenal sebuah peradaban seperti Patung dan Arca. Namun Islam mengangkat derajat akhlak manusia menjadi baik dan beradab,” ujarnya selaku Direktur CASIS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya kata Prof Wan, banyak para Orientalis membesar-besarkan masalah ini. Kehadiran Candi dan Patung diekspos sedemikian rupa untuk meminggirkan peran Islam. Padahal Islam memang tidakmenjadikan materi sebagai tujuan. Islam datang ke Nusantara dalam rangka merubah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;worldview&lt;/span&gt; hingga menghasilkan budaya Ilmu yang lebih substantif dari sekedar sebuah patung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita tidak melihat Islam dari sudut materi. Kita memang butuh masjid yang bagus dan bersih, tapi itu bukan tujuan. Karena tujuan utama adalah keilmuan dan ukhuwah yang terjalin,” tandasnya dengan logat Melayu yang masih cukup kental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka itu tak heran, dalam sejarahnya Islam adalah satu-satunya agama paling berpengaruh di tanah Melayu. Islam berhasil menyatukan seluruh wilayah Nusantara yang sebelumnya tidak dapat dilakukan oleh kerajaan Hindu seperti Majapahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari Sabang sampai Merauke, dari Serawak hingga Mindanao semua daearah Melayu berhasil disatukan oleh Islam. Ini sebuah pencapaian besar,” sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Prof Wan turut diamini oleh Prof Didin Saefuddin Buchori. dosen sekaligus Asisten Direktur Pascasarjana Universitas Ibn khaldun ini mengkritik para pakar sejarah yang selalu menisbatkan Majapahit sebagai kerajaan terkuat di wilayah Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ironisnya tidak semua wilayah yang dikuasai Majapahit. Banyak kerajaan tidak mau tunduk kepada Majapahit untuk membayar upeti. Bahkan Majapahit diberontak oleh keluarganya sendiri,” terangnya panjang lebar di hadapan sekitar 70 peserta yang hadir dari perwakilan perwakilan pemikir-pemikir islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr. Adian Husaini, cendekiawan Islam sebenarnya sudah lama mengkritisi rekayasa penonjolan Hinduisme dan pengecilan Islam. BuyaHamka, misalnya, dalam Tafsir Al Azhar beliau sudah menulis bahwa bangsa Indonesia selama ini dididik untuk menjauhkan Indonesia dengan Islam. Akhirnya tak jarang bangsa Indonesia digiring untuk lebih mencintai Gajah Mada dan Raden Patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melengkapi pernyataan Buya Hamka, Adian Husaini juga mengutip pakar Sejarah Melayu, Prof Naquib Al Attas. Dalambukunya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu,”&lt;/span&gt; ulama kelahiran Bogor itu mencontohkan bagaimana tulisan-tulisan Snouck Hugronje selama ini banyak mengecilkan peranan Islam dalam sejarah kepulauan ini dan pengaruh itu masih berlaku hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain nama-nama diatas, seminari ni juga diisi oleh Dr. Khalif Muammar (CASIS), Prof Muhammad Zaini (Guru Besar CASIS),Tiar Anwar Bachtiar M.Hum (Kandidat Doktor UI), Muh Isa Anshory M.Pd.I (PSPI), Arif Wibowo M.Pd.I (PSPI), dan Susiyanto M.Pd.I (PSPI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka membawakan tema silih berganti dari mulai peranan ulama di Nusantara, Sunda dan Islam, mencari wujud kebudayaan Jawa, deIslamisasi dalam budaya Jawa, kolonialisme dalam misi Kristen di Indonesia, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-535768419499424423?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/535768419499424423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/535768419499424423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/11/senin-1411-centre-for-advanced-studies.html' title='Menguak Sejarah Islam dan peradaban melayu'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-1257288505681939982</id><published>2011-11-10T12:34:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T12:35:54.948+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>PENYESALAN (Hadiah Sang Ayah)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang pemuda sebentar lagi akan diwisuda,sebentar lagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir dari jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport, keluaran terbaru dari Ford. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin, karena dia anak satu-&lt;br /&gt;satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya,&lt;br /&gt;bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan keteman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya pun tiba, siang itu, setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya. Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya, dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan,... bukan sebuah kunci ! Dengan hati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu, dan dengan sangat kecewa dia membukanya. Dan dibalik kertas kado itu ia menemukan sebuah Kitab Suci yang bersampulkan kulit asli, dikulit itu&lt;br /&gt;terukir indah namanya dengan tinta emas. Pemuda itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia berteriak, "Yaahh... Ayah memang sangat mencintai saya, dengan semua uang ayah, ayah belikan alkitab ini untukku ? " Lalu dia membanting Kitab Suci itu dan lari meninggalkan ayahnya. Ayahnya tidak&lt;br /&gt;bisa berkata apa-apa, hatinya hancur, dia berdiri mematung ditonton beribu pasang mata yang hadir saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu, sang anak telah menjadi seorang yang sukses, dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi istri yang cantik dan anak-anak yang cerdas. Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejak hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa kasihnya pada anak itu. Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya, dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan sebelum ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu-satunya itu. Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta peninggalannya. Saat melangkah masuk ke rumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih, mengingat semua kenangan semasa dia tinggal di situ. Dia merasa sangat menyesal telah bersikap jelak terhadap ayahnya. Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di matanya, dia menelusuri semua barang dirumah itu. Dan ketika dia membuka brankas ayahnya, dia menemukan Kitab Suci itu, masih&lt;br /&gt;terbungkus dengan kertas yang sama beberapa tahun yang lalu. Dengan airmata berlinang, dia lalu memungut Kitab Suci itu, dan mulai membuka halamannya. Di halaman pertama Kitab Suci itu, dia membaca tulisan tangan ayahnya, "Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain. Dan Tuhan Maha Kaya dari segala apa yang ada di dunia ini"&lt;br /&gt;Selesai dia membaca tulisan itu, sesuatu jatuh dari bagian belakang Kitab Suci itu. Dia memungutnya,.... sebuah kunci mobil ! Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan ! Dia membuka halaman terakhir Alkitab itu, dan menemukan di situ terselip STNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. dan sebuah kwitansi&lt;br /&gt;pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu. Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport&lt;br /&gt;yang dia dambakan bertahun-tahun lalu. Dengan buru-buru dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam. bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok mobil dan setirnya, di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto ayahnya, sedang tersenyum bangga. Mendadak dia&lt;br /&gt;menjadi lemas, lalu terduduk di samping mobil itu, air matanya tidak terhentikan, mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yang tak mungkin diobati........&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;SEBERAPA MAHAL DAN BERHARGANYA KITA PERNAH KEHILANGAN SEBUAH BARANG, NAMUN TAK SEMENYESAL JIKA KITA KEHILANGAN ORANG-ORANG YANG KITA CINTAI (Sebelum kita meminta maaf padanya)...&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-1257288505681939982?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/1257288505681939982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/1257288505681939982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/11/penyesalan-hadiah-sang-ayah.html' title='PENYESALAN (Hadiah Sang Ayah)'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-7689814600097234890</id><published>2011-11-10T12:31:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T12:34:24.747+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kisah Para binatang Rumah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seekor anak anjing yang kecil mungil sedang berjalan-jalan di ladang pemiliknya. Ketika dia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu memanggilnya. Kata kuda itu : "Kamu pasti masih baru di sini, cepat atau lambat kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini mencintai saya lebih dari binatang lainnya, sebab saya bisa mengangkut banyak barang untuknya, saya kira binatang sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya", ujarnya dengan sinis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, lalu dia mendengar seekor sapi di kandang sebelah berkata : "Saya adalah binatang yang paling terhormat di sini sebab nyonya di sini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak berguna bagi keluarga di sini", dengan nada mencemooh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriak seekor domba : "Hai sapi, kedudukanmu tidak lebih tinggi dari saya, saya memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. Saya memberi kehangatan kepada seluruh keluarga. Tapi omonganmu soal anjing kecil itu, kayanya kamu memang benar. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya di sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu demi satu binatang di situ ikut serta dalam percakapan itu, sambil menceritakan betapa tingginya kedudukan mereka di ladang itu. Ayam pun berkata bagaimana dia telah memberikan telur, kucing bangga bagaimana dia telah mengenyahkan tikus-tikus pengerat dari ladang itu. Semua binatang sepakat kalau si anjing kecil itu adalah mahluk tak berguna dan tidak sanggup memberikan kontribusi apapun kepada keluarga itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpukul oleh kecaman binatang-binatang lain, anjing kecil itu pergi ke tempat sepi dan mulai menangis menyesali nasibnya, sedih rasanya sudah yatim piatu, dianggap tak berguna, disingkirkan dari pergaulan lagi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seekor anjing tua di situ mendengar tangisan tersebut, lalu menyimak keluh kesah si anjing kecil itu. "Saya tidak dapat memberikan pelayanan kepada keluarga disini, sayalah hewan yang paling tidak berguna disini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata anjing tua itu : "Memang benar bahwa kamu terlalu kecil untuk menarik pedati, kamu tidak bisa memberikan telur, susu ataupun bulu, tetapi bodoh sekali jika kamu menangisi sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu harus menggunakan kemampuan yang diberikan oleh Sang Pencipta untuk membawa kegembiraan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu ketika pemilik ladang baru pulang dan tampak amat lelah karena perjalanan jauh di panas terik matahari, anjing kecil itu lari menghampirinya, menjilat kakinya dan melompat ke pelukannya. Sambil menjatuhkan diri ke tanah, pemilik ladang dan anjing kecil itu berguling-guling di rumput disertai tawa ria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pemilik ladang itu memeluk dia erat-erat dan mengelus-elus kepalanya, serta berkata : "Meskipun saya pulang dalam keadaan letih, tapi rasanya semua jadi sirna, bila kau menyambutku semesra ini, kamu sungguh yang paling berharga di antara semua binatang di ladang ini, kecil kecil kamu telah mengerti artinya kasih........."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Jangan sedih karena kamu tidak dapat melakukan sesuatu seperti orang lain karena memang tidak memiliki kemampuan untuk itu, tetapi apa yang kamu dapat lakukan, lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya.....&lt;br /&gt;Dan jangan sombong jika kamu merasa banyak melakukan beberapa hal pada orang lain, karena orang yang tinggi hati akan direndahkan dan orang yang rendah hati akan ditinggikan. &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-7689814600097234890?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7689814600097234890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7689814600097234890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/11/kisah-para-binatang-rumah.html' title='Kisah Para binatang Rumah'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-5683092768016919053</id><published>2011-11-09T12:40:00.001+07:00</published><updated>2011-11-10T12:44:39.118+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pemimpin dengan Kejujuran Cinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malam semakin pekat. Kota Madinah mulai hening dari hingar-bingar manusia. Sebagaimana biasanya, Umar bin Khattab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;/span&gt; keluar berteman sepi. Bukan untuk mencari pencitraan diri. Bukan untuk mengais-ngais sensasi. Melainkan karena tanggung jawab dalam mengemban amanah ummat. Ia harus keluar untuk melihat kondisi rakyatnya. Mungkin saja, ada inspirasi yang bisa ia jadikan bahan untuk mengevaluasi kebijakan dan kepemimpinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melewati sebuah kemah, terdengar suara rintihan wanita. Umar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;/span&gt; berjalan mendekat. Seorang lelaki sedang duduk di samping tenda. Setelah ditanya, lelaki itu mengaku berasal dari kampung, sedang istrinya di dalam tenda sedang berjuang menahan sakit, karena hendak melahirkan. Di situ, tidak ada manusia lain kecuali lelaki badui, istrinya dan Umar bin Khattab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu&lt;/span&gt; ‘anhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa berpanjang kalam, Umar radhiyallahu ‘anhu segera beranjak pergi, pulang menemui istrinya. “Maukah kamu pahala besar yang sudah Allah giring kepadamu?” kata Umar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radiallahu ‘anhu &lt;/span&gt;kepada istrinya Ummu Kultsum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anha&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;“Apa itu?” tanya istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada seorang wanita asing hendak melahirkan. Dan di sana tidak ada seorangpun yang membantu.” jelas lelaki yang pertama kali digelari Amirul Mukminin itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, aku mau,” jawab Ummu Kultsum radhiyallahu ‘anhamantap. Mereka berdua pun beranjak pergi, menuju sebuah perkemahan badui, sambil membawa makanan.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di tempat, Ummu Kultsum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anha&lt;/span&gt; segera masuk tenda, menemui wanita badui yang hendak melahirkan. Sedang Umar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anhu &lt;/span&gt;mengumpulkan kayu bakar dan memasak makanan. Tak ia pedulikan asap-asap yang menyelinap di sela-sela jenggotnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki badui itu hanya diam menatap Umar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;/span&gt; dengan sorotan mata penuh heran. Seolah-olah Allah telah mengirimkan kepadanya seorang penolong malam itu. Dan ketika istrinya telah melahirkan, Ummu Kultsum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anha&lt;/span&gt; berteriak memanggil Umar radhiyallahu ‘anhu, “Wahai Amirul Mukminin, kabarkanlah kepada temanmu itu bahwa anaknya laki-laki.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu tersentak kaget. Ternyata orang yang ada di depannya adalah Amirul Mukminin, seorang lelaki alumni “Madrasah Nabawiyah” yang namanya menggemparkan dunia. Umar segera menenangkan lelaki badui. Lalu memberikan makanan kepada Ummu Kultsum radhiyallahu ‘anha agar menyuapi wanita badui tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Umar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;/span&gt; mengambil makanan lagi dan diberikan kepada lelaki badui. “Makanlah, karena kamu sudah menahan kantuk semalaman.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Umar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;/span&gt; melewati malam-malamnya. Mata selalu terjaga, demi kemakmuran rakyatnya. Sehingga banyak sekali kebijakan-kebijakan pemerintahannya yang kemudian diubah, setelah mendapat inspirasi dari perjalanan malamnya. Mulai dari perubahan masa pengiriman pasukan perang, yang awalnya tanpa ada batas waktu dan berubah menjadi empat bulan. Kemudian pemberian santunan negara, yang awalnya hanya untuk bayi yang telah selesai masa penyusuan, lalu diganti menjadi diberikan kepada setiap bayi yang lahir. Dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal semisal itu hanya akan dilakukan oleh seorang pemimpin yang memahami makna dan hakekat kepemimpinan yang sesungguhnya. Bahwa memimpin itu adalah melayani. Memimpin itu adalah memberi. Memimpin itu adalah mencintai. Memimpin itu adalah berempati. Memimpin itu adalah mengayomi. Memimpin itu adalah melindungi. Memimpin itu adalah menyayangi. Dan memimpin itu adalah memberikan keteladanan yang baik kepada pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan selama hal ini tidak dimengerti dengan benar oleh para pemimpin lalu tidak diaplikasikan, maka selamanya kepemimpinan itu tidak jauh beda dengan perbudakan. Yang terjadi adalah eksploitasi-eksploitasi di atas pilar kedzaliman. Seperti tuan dan pesuruh. Seperti majikan dan pembantu. Karena tidak ada jembatan cinta yang menyatukan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, banyak orang mengidentifikasi kepemimpinan dengan kekuasaan. Sehingga yang mereka lakukan adalah berlomba-lomba untuk mencapai puncak kepemimpinan, agar bisa mendapatkan kekuasaan. Lalu kekuasaan itu dijadikan sebagai alat untuk memimpin, demi mencapai tujuan dan ambisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan hanya diartikan dari satu sisi saja, MENGUASAI. Dengan menafikan sisi cinta, kasih sayang, perlindungan, pelayanan, pemberian, pengayoman serta empati kepada rakyat. Padahal pemimpin yang sesungguhnya justru bekerja dengan melayani. Itulah sejatinya yang harus dilakukan seorang pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin adalah pelayan. Sebagaimana layaknya pelayan, maka ia akan menikmati apapun setelah yang dilayani menikmatinya. Ia akan menyantap hidangan setelah rakyat menyantapnya. Karena ia harus “meladeni” rakyat dengan segala kebutuhannya.&lt;br /&gt;Hakikat kepemimpinan itulah yang sangat dipahami oleh Umar radiallahu ‘anhu. Sehingga dia bersumpah, “Aku tidak akan makan daging sampai orang-orang faqir kenyang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, seorang laki-laki datang menemui Umar bin Khattab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;/span&gt; dan berkata, “Wahai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Amirul Mukminin&lt;/span&gt;, seorang pemimpin sepertimu terlihat sangat lesu dan pucat karena hanya makan roti kering. Kamu terlalu menyiksa diri. Padahal, dengan kekuasaan, kamu bisa meminta uang kepada kas negara (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;baitul mal&lt;/span&gt;).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar radhiyallahu ‘anhu menjawab, “Bagaimana mungkin aku bisa menjadi pemimpin rakyat yang baik, bila aku tidak pernah merasakan derita yang mereka rasakan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bentuk cinta yang tulus seorang pemimpin kepada rakyatnya. Cinta sejati yang jauh dari kemunafikan. Cinta murni yang jauh dari kepentingan pribadi, keluarga, kelompok maupun golongan. Bersih dari polusi politisasi. Yang ada adalah kejujuran pengabdian kepada rakyat. Yang ada adalah ketulusan pelayanan kepada rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar bin Khattab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;radhiyallahu ‘anhu&lt;/span&gt; pernah mengatakan, “Seandainya ada domba yang mati di tepi sungai Eufrat, maka aku mengira bahwa Allah akan menanyakannya kepadaku pada hari kiamat, mengapa aku tidak memperbaiki jalannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat ini sudah merindukan pemimpin yang bisa memesrai mereka di setiap saat. Rakyat butuh pemimpin yang bisa membimbing dan “me-ngemong” mereka. Rakyat mendambakan pemimpin yang jujur dan tulus dalam mencintai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sumber: Dakwatuna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-5683092768016919053?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5683092768016919053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5683092768016919053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/11/pemimpin-dengan-kejujuran-cinta.html' title='Pemimpin dengan Kejujuran Cinta'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-5865664126100490626</id><published>2011-11-08T12:45:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T12:47:16.879+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jendela Kebahagiaan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya dan unutk menormalkan jantungnya karena denyutnya sangat lemah. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya. Pria ini sering uring-uringan, bahkan tak jarang membentak anggota keluarga yang menjaga dan perawat yang memeriksanya. Tak jarang pula pria yang satu ini bereriak di malam hari (mungkin karena kesakitan) sehingga mengganggu pasien yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari di sore yang cerah, seperti biasa pria yang berada dekat jendela ini duduk. Lalu dia melihat keluar jendela, sambil tersenyum dan dengan wajah yg gembira, "Senang sekali ya seandainya aku bisa berjalan-jalan setiap sore di taman itu, tentunya aku tidak ingin kembali di tempat ini lagi." gumamnya sambil tetap terlihat tersenyum.&lt;br /&gt;Melihat hal itu pria satunya yang berada di sebelah tempat tidurnya berkata dengan rasa penasaran, "Apa yang kau lihat di luar sana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam  berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah." jelas pria yang duduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria ke dua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria yang ke dua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah. Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatu ya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawat itu menjawab, "Sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta, yang terserang penyakit sangat berat dan akut, bahkan untuk melihat tembok sekalipun dia tidak bisa." lalu dengan tersenyum perawat itu berkata lagi, "Barangkali ia ingin memberi anda semangat hidup, agar anda bisa lebih sabar untuk melawan penyakit" kata perawat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal itu pria tadi berkaca-kaca. Dia merasa sebagai orang yang cengeng, menyebalkan dan selalu menyusahkan orang bahkan kepada mereka yang ingin berbuat baik kepadanya.&lt;br /&gt;Dan sejak saat itu pria itu tidak lagi suka marah-marah, tidak lagi berteriak meski kesakitan dan selalu tersenyum setiap melihat di luar jendela. Mungkin dia tidak melihat apa-apa, tapi dia membayangkan cerita-cerita indah pria sebelahnya yang selalu menggambarkan keindahan di luar sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujaran-ujaran yang bersemangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita. Menyampaikan setiap ujaran dengan santun, akan selalu lebih baik daripada menyampaikannya dengan ketus, gerutu, atau dengan kesal.&lt;br /&gt;Menyampaikan keburukan, sebanding dengan setengah kemuraman, namun, menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri.&lt;br /&gt;Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-5865664126100490626?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5865664126100490626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5865664126100490626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/11/jendela-kebahagiaan.html' title='Jendela Kebahagiaan'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-8279854771899074773</id><published>2011-11-07T12:53:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T12:56:11.835+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Haru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Bacakan cerita peri kecil yang imut ini papa...!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses, seperti biasanya sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor yang dibawanya pulang ke rumah, karena keesokan harinya ada rapat umum yang sangat penting dengan para pemegang saham. Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor tersebut, Putrinya Jessica datang mendekatinya, berdiri tepat disampingnya, sambil memegang buku cerita baru.&lt;br /&gt;Buku itu bergambar seorang peri kecil yang imut, sangat menarik perhatian Jessica, "Pa liat"! Jessica berusaha menarik perhatian ayahnya. Budi menengok ke arahnya, sambil menurunkan kacamatanya, kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi "Wah,. buku baru ya Jes?",&lt;br /&gt;"Ya papa" Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan dari ayahnya. "Bacain Jessi dong Pa" pinta Jessica lembut, "Wah papa sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh" sanggah Budi dengan cepat. Lalu ia segera mengalihkan perhatiannya pada kertas-kertas yang berserakkan didepannya, dengan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica bengong sejenak, namun ia belum menyerah. Dengan suara lembut&lt;br /&gt;dan sedikit manja ia kembali merayu "pa, mama bilang papa mau baca untuk&lt;br /&gt;Jessi" Budi mulai agak kesal, "Jes papa sibuk, sekarang Jessi suruh mama baca ya" "Pa, mama cibuk terus, papa liat gambarnya lucu-lucu",&lt;br /&gt;"Lain kali Jessica, sana! papa lagi banyak kerjaan" Budi berusaha memusatkan perhatiannya pada lembar-lembar kertas tadi, menit demi menit berlalu, Jessica menarik nafas panjang dan tetap disitu, berdiri ditempatnya penuh harap, dan tiba-tiba ia mulai lagi. "Pa,.. gambarnya bagus, papa pasti suka", "Jessica, PAPA BILANG, LAIN KALI!!" kata Budi membentaknya dengan keras, Kali ini Budi berhasil, semangat Jessica kecil terkulai, hampir menangis, matanya berkaca-kaca dan ia bergeser menjauhi ayahnya&lt;br /&gt;"Iya pa,. lain kali ya pa?" Ia masih sempat mendekati ayahnya dan sambil menyentuh lembut tangan ayahnya ia menaruh buku cerita di pangkuan sang Ayah. "Pa kalau papa ada waktu, papa baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari telah berlalu, tanpa terasa dua pekan telah berlalu namun&lt;br /&gt;permintaan Jessica kecil tidak pernah terpenuhi, buku cerita Peri Imut, belum pernah dibacakan bagi dirinya. Hingga suatu sore terdengar suara hentakan keras "Buukk!!" beberapa tetangga melaporkan dengan histeris bahwa Jessica kecil terlindas kendaraan seorang pemuda mabuk yang melajukan kendaraannya dengan kencang didepan rumah Budi. Tubuh Jessica mungil terhentak beberapa meter, dalam keadaan yang begitu panik ambulance didatangkan secepatnya.&lt;br /&gt;Selama perjalanan menuju rumah sakit, Jessica kecil sempat berkata dengan begitu lirih "Jessi takut Pa, Jessi takut Ma, Jessi sayang papa mama" darah segar terus keluar dari mulutnya hingga ia tidak tertolong lagi ketika sesampainya di rumah sakit terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian hari itu begitu mengguncangkan hati nurani Budi, Tidak ada lagi waktu tersisa untuk memenuhi sebuah janji. Kini yang ada hanyalah penyesalan. Permintaan sang buah hati yang sangat sederhana,.. pun tidak terpenuhi. Masih segar terbayang dalam ingatan budi tangan mungil anaknya yang memohon kepadanya untuk membacakan sebuah cerita, kini sentuhan itu terasa sangat berarti sekali, ",...papa baca keras-keras ya Pa, supaya Jessica bisa denger" kata-kata Jessi terngiang-ngiang kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu setelah segalanya telah berlalu, yang tersisa hanya keheningan dan kesunyian hati, canda dan riang Jessica kecil tidak akan terdengar lagi, Budi mulai membuka buku cerita peri imut yang diambilnya perlahan dari onggokan mainan Jessica di pojok ruangan. Bukunya sudah tidak baru lagi, sampulnya sudah usang dan koyak. Beberapa coretan tak berbentuk menghiasi lembar-lembar halamannya seperti sebuah kenangan indah dari Jessica kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi menguatkan hati, dengan mata yang berkaca-kaca ia membuka halaman pertama dan membacanya dengan sura keras, tampak sekali ia berusaha membacanya dengan keras, Ia terus membacanya dengan keras-keras halaman demi halaman, dengan berlinang air mata. "Jessi dengar papa baca ya" selang beberapa kata,.. hatinya memohon lagi "Jessi papa minta maaf nak" "papa sayang Jessi" Seakan setiap kata dalam bacaan itu begitu menggores lubuk hatinya, tak kuasa menahan itu Budi bersujut dan menangis, memohon satu kesempatan lagi untuk mencintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang mengasihi selalu mengalikan kesenangan dan membagi kesedihan kita, Ia selalu memberi PERHATIAN kepada kita karena ia peduli kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;ADAKAH "PERHATIAN TERBAIK" ITU BEGITU MAHAL BAGI MEREKA ? BERILAH "PERHATIAN TERBAIK" WALAUPUN ITU HANYA SEKALI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Kesempatan untuk memberi perhatian kepada orang-orang yang kita cintai itu sangat berharga ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DO IT NOW&lt;br /&gt;Berilah "PERHATIAN TERBAIK" bagi mereka yang kita cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAKUKAN SEKARANG !! KARENA HANYA ADA SATU KESEMPATAN UNTUK MEMPERHATIKAN DENGAN HATI KITA&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-8279854771899074773?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8279854771899074773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8279854771899074773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/11/bacakan-cerita-peri-kecil-yang-imut-ini.html' title='Bacakan cerita peri kecil yang imut ini papa...!'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2288627796766875256</id><published>2011-11-03T20:23:00.002+07:00</published><updated>2011-11-10T12:31:25.608+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasan Kuliah'/><title type='text'>MATA KULIAH BAHASA INDONESIA</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FUNGSI DAN KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Wujudnya dari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan selanjutnya diperkuat dengan pencantumannya pada pasal 36 UUD 1945.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fungsi Bahasa Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebagai bahasa resmi kenegaraan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagai bahasa pengantar dalam berbagai jenjang pendidikan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagai alat perhubungan, yaitu alat komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah atau sebaliknya, atau antara daerah dengan daerah (dalam hal pemerintahan)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagai alat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedudukan Bahasa Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bahasa Indonesia &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; Bahasa Negara &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bahasa Indonesia &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; Bahasa Nasional&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bahasa Indonesia &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; Alat Komunikasi Ilmiah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KALIMAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalimat (dalam Bahasa Indonesia), yaitu susunan kata-kata yang mengandung pengertian.  Kalimat efektif, yaitu kalimat dengan struktur yang mudah dipahami (dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat, sehingga dapat dipahami secara tepat pula), tidak berbelit-belit, dan sesuai dengan kaidah bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Contoh struktur yang salah:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;1. Apa anda sudah makan?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2. Apa tidak pada tempatnya? (untuk menanyakan benda)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;3. Paman punya rumah sendiri di kampung.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;4. Tahun ini SPP mahasiswa baru saja dinaikkan.  &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; mengandung makna ganda&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Contoh struktur yang benar:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;1. Anda sudah makan?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2. Mengapa tidak diletakkan pada tempatnya?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;3. Paman mempunyai rumah paling besar di kampung.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;4. SPP mahasiswa tahun ini dinaikkan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dalam kalimat efektif, terdapat hal-hal yang harus diperhatikan:&lt;br /&gt;1. Kesatuan pikiran dalam kalimat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;u&gt;Bapak (&lt;/u&gt;Subjek       )     &lt;u&gt;akan&lt;/u&gt; berangkat (Predikat               )                    ke kantor(&lt;u&gt;keterangan tempat&lt;/u&gt; )&lt;br /&gt;                          tadi pagi.(&lt;u&gt;Keterangan &lt;/u&gt;&lt;u&gt;waktu&lt;/u&gt;)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2288627796766875256?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2288627796766875256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2288627796766875256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/11/mata-kuliah-bahasa-indonesia.html' title='MATA KULIAH BAHASA INDONESIA'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-5208005438878410332</id><published>2011-11-03T12:19:00.002+07:00</published><updated>2011-11-03T12:22:47.550+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pembinaan yang berkwalitas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Organisasi adalah kumpulan orang yang melaksanakan fungsi yang berbeda tetapi saling berhubungan dan dikoordinasikan agar sebuah tugas dapat diselesaikan demi tercapainya tujuan yang diharapkan.. Dalam suatu organisasi terdapat dua unsur yang saling berkaitan yaitu, Unsur Personal (SDM), unsur Material (Alat, uang (dana) sarana dan prasarana), Berhasil atau tidaknya suatu organisasi tentu sangat dipengaruhi oleh unsur personal yang ada didalamnya..  karena untuk dapat memanfaatlkan unsur yang lain dengan baik maka diperlukan unsur personal yang baik pula.  Departemen kaderisasi sebagai satu bidang yang ada dalam struktur LDK AL intisyar memiliki tugas yang cukup ugen, karena departemen ini lah  menangani pemberdayaan SDM (Personal) yang ada dalam Organisasi LDK Al intisyar baik dari segi fikriah, ruhiyah, maupun jasadiyah..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar.”&lt;br /&gt;(QS. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;An Nisa: 6&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendukung utama bagi tercapainya sasaran pembangunan sumber daya muslim Lembaga dakwah kampus Al Intisyar yang berkualitas adalah pembinaan yang berkualitas. Pembinaan yang berkualitas dalam penyelenggaraannya tidak cukup hanya dilakukan melalui transformasi ilmu-ilmu keislaman dan organisasi, tetapi harus didukung oleh profesionalisasi dan sistem menejemen SDM serta pengembangan kemampuan kader untuk menolong dirinya sendiri dalam memilih dan mengambil keputusan demi tercapainya tujuan-tujuan yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan dan kesuksesan departemen kaderisasi saat ini ada di tangan kita semua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi antum/a  yang merasa baru pertama kali menjalani aktivitas yang luarbiasa ini, ana ucapkan selamat datang...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semuanya berproses, kita semuanaya dibentuk dan dibina dengan proses dan cara pembinaan yang sama, kalau ada ilmu yang belum sampai, itu semata mata antum belum mendapatkan materinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana berada disini bukan orang yang lebih tau, bukan orang yanglebih bisa, akan tetapi ini merupakan sebuah amanah yang diberikan kepada ana dan ana hanya menjalankan amanah ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat perkataan ustdz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; jika dakwah ini terasa berat maka jangan berdoa “ wahai Allah ringankan beban Amanah Dakwah ini dari diri ku”, tapi berdo’alah “ Ya Allah berikanlah Pundak yang kuat kepada ku agar dapat memikul Amanah Dakwah ini, hingga aku lelah dan takbisa lagi mengembannya “  &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-5208005438878410332?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5208005438878410332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5208005438878410332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/11/pembinaan-yang-berkwalitas.html' title='Pembinaan yang berkwalitas'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-1055407033330758628</id><published>2011-11-02T11:00:00.001+07:00</published><updated>2011-11-02T11:03:54.921+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><title type='text'>Download Tausiyah AA GYM</title><content type='html'>&lt;p&gt;Disini anda akan bisa mendownload mp3 dari Aa Gym yang disiarkan di televisi..jadi tunggu apa lagi..&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;THESE COLLECTION WILL ALWAYS BE UPDATED….&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aq6empilZbKinJens6yZlJyiZa%2BWlJyt5" target="_blank"&gt;Ciri Kesuksesan &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Y6qblJytaqufnJSlr6yZlJyiYa%2BWlJyp1" target="_blank"&gt;Dampak Manajemen Qolbu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Z7GflJSqaLOiluKnZKqhkZSqYaqhl5qm4" target="_blank"&gt;Berbakti kepada orang tua&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Za2al5msa7OimpetsqyZlJyiZK%2BWlJyt4" target="_blank"&gt;Arti Kesuksesan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=arCalJSnZ7Kel5qoY%2FiblJStXqqekZStaQ%3D%3D1" target="_blank"&gt;Bergaul dengan orang lain&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Y6qZlpupZrKhl5bzZKqZnJGlZ6eZnJ2rYw%3D%3D2" target="_blank"&gt;Disiplin dengan sholat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aKydl5ysZLGem5atsqyZlJyiZK%2BWlJyp4" target="_blank"&gt;Enterpreneurship&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a7OalJepY6%2BenZqlZPiblJStX6qekZStaA%3D%3D2" target="_blank"&gt;Dzikir Fikir dan Ikhtiar&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=b6%2BfmZynarCdnOKnZ6qhkZSqZKqhnJau7" target="_blank"&gt;Ilmu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZKyel5qrabChnOKnY6qhkZSqYKqhlZas3" target="_blank"&gt;Generasi Unggul 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZK%2BelpStYbOaluKnYaqhkZSqXqqhl5io1" target="_blank"&gt;Generasi Unggul 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cK6inJilZ7KhlJuntayZlJyiZ6%2BWlJyr7" target="_blank"&gt;Indahnya kasih Sayang 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a66empmob6ydmpentKyZlJyiZq%2BWlJyn6" target="_blank"&gt;Indahnya Kasih Sayang 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aK%2BglZanZ66elOKnZ6qhkZSqZKqhlZmq7" target="_blank"&gt;Indahnya Perbedaan 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a7GalJapa66gmZemaviblJStX6qekZSuZg%3D%3D2" target="_blank"&gt;Indahnya Perbedaan 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZbKblZerYbKcluKnYaqhkZSqXqqhmJqm1" target="_blank"&gt;Kepompong Ramadhan 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZbKblZerYbKcluKnYaqhkZSqXqqhmJqm1" target="_blank"&gt;Kepompong Ramadhan 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a7CalJWpY7KdlpioZPiblJStX6qekZSuZg%3D%3D2" target="_blank"&gt;Manajemen Waktu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bLCdnJetcKygluKnaKqhkZSqZaqimJio8" target="_blank"&gt;Memakmurkan Masjid&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Z6ybmZyrZqyZlOKnY6qhkZSqYKqimJSu3" target="_blank"&gt;Membangun Akhlak&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=caqbnZatcrOeluKnaaqhkZSqZqqim5qu9" target="_blank"&gt;Membangun Rumah Tangga&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=caqbnZatcrOeluKnaaqhkZSqZqqim5qu9" target="_blank"&gt;Memperbaiki Diri 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=caqbnZatcrOeluKnaaqhkZSqZqqim5qu9" target="_blank"&gt;Memperbaiki Diri 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=b7CilJytaK2cmZ2ntayZlJyiZ6%2BWlJ2n7" target="_blank"&gt;Memulai Perubahan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Z6qglpmrabKZnOKnYqqhkZSqX6qimJyo2" target="_blank"&gt;Mencontoh Rosul&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Z6qglpmrabKZnOKnYqqhkZSqX6qimJyo2" target="_blank"&gt;Mendidik Anak&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Z6qamJqrbqqhl5bzaKqZnJGla6eZnZ2rbw%3D%3D6" target="_blank"&gt;Mendidik Keluarga&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a66cmZ2oaq2gnZWntqyZlJyiaK%2BWlJ2r8" target="_blank"&gt;Meneladani Rosul&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=arCenJeraK%2BcnOKnZKqhkZSqYaqimpeq4" target="_blank"&gt;Mengendalikan Diri&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cKucm52taKuenOKnaKqhkZSqZaqim5uu8" target="_blank"&gt;Pandangan Mata&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=baygmpSua7GelZqttKyZlJyiZq%2BWlJ2n6" target="_blank"&gt;Peran Orang Tua&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cq2inJauaayilZ2tt6yZlJyiaa%2BWlJ2n9" target="_blank"&gt;Peran Wanita&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ba2ZlJmrbKyhnOKnZKqhkZSqYaqinJyo4" target="_blank"&gt;Pribadi Solusi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bKugmZSpaa6gl5yns6yZlJyiZa%2BWlJ2n5" target="_blank"&gt;Riya’&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZKqalJmrbLCdlpSlsayZlJyiY6%2BWlJ2t3" target="_blank"&gt;Sabar Menahan Nafsu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cbKgnJmnca%2BaluKnaaqhkZSqZqqinJis9" target="_blank"&gt;Sholat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aLCdlpimabGelOKnZqqhkZSqY6qilpmo6" target="_blank"&gt;Sikap Anak ke orang tua&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aa6clZurb6qenOKnZ6qhkZSqZKqilpeu7" target="_blank"&gt;Suri Tauladan 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aaqbmZmsbaublZzzaqqZnJGlbaeZnZ2saQ%3D%3D8" target="_blank"&gt;Suri Tauladan 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Za%2BbmpioZayhm5mlsayZlJyiY6%2BWlJ2r3" target="_blank"&gt;Syukur&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bq2gm5Wtaa6imZmttayZlJyiZ6%2BWlJ2n7" target="_blank"&gt;Tips Nikmat Bergaul&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZbCcnJSqY7GZlZ2nsKyZlJyiYq%2BWlJ2p2" target="_blank"&gt;Tausiah Wukuf Arofah 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a7OimJSsZa%2BcmZinsayZlJyiY6%2BWlJ2p3" target="_blank"&gt;Tausiah Wukuf Arofah 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZbKZmZWtYrOiluKnYqqhkZSqX6qil5qs2" target="_blank"&gt;Tausiah Wukuf Arofah 03&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=b7GbmJenarObnOKnZqqhkZSqY6qinZas6" target="_blank"&gt;Tausiah Wukuf Arofah 04&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZbKflpWraK6cluKnYaqhkZSqXqqimJqm1" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bayhmZWqbaqZlOKnaKqhkZSqZaqimZSm8" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZrCinZqpZa6elOKnY6qhkZSqYKqil5ms3" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 03&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aKybl5aqarKfm5qttKyZlJyiZq%2BWlJ2r6" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 04&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Z62bmJemZrOgmpmts6yZlJyiZa%2BWlJ2n5" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 05&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aq%2Bel5qrZbKhnOKnZKqhkZSqYaqimpas4" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 06&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a6ublpWucbKinJynt6yZlJyiaa%2BWlJ2t9" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 07&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=b7Ggl5yuarOgnOKnZ6qhkZSqZKqinJeq7" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 08&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Zq%2Bbmpina6yhm5mlsqyZlJyiZK%2BWlJ2p4" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 09&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a6qgl52uaq%2BcnJSlsqyZlJyiZK%2BWlJ2p4" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 10&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ba%2Bal5utZayZlOKnZKqhkZSqYaqinZSs4" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 11&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bK%2Bflpetaa6bluKnZKqhkZSqYaqinJWo4" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 12&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a6%2BflpeuZq%2BbluKnY6qhkZSqYKqinJWm3" target="_blank"&gt;Kekuatan Amal Jamaah 13&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a6uclZaqa62bnOKnZaqhkZSqYqqimZyo5" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aqybl5aqbq6bnZqttqyZlJyiaK%2BWlJ2r8" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=arCelZelZ6qgluKnZqqhkZSqY6qimJio6" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 03&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bLGamp2nZbOenOKnZaqhkZSqYqqim5eq5" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 04&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=b6qgl52ub7GbnJSltqyZlJyiaK%2BWlJ2n8" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 05&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bKqbmZqpba6inOKnZqqhkZSqY6qimZuq6" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 06&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Zqygm5WmZKubluKnY6qhkZSqYKqil5Wo3" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 07&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aa%2BenJWpZq2gmZmlsqyZlJyiZK%2BWlJ2r4" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 08&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a66ZnJiuYrCdluKnYqqhkZSqX6qinJ2m2" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 09&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=aa6dmpmmaLKilJuns6yZlJyiZa%2BWlJ2t5" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 10&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bqucnZ2uba%2BenOKnZqqhkZSqY6qim5um6" target="_blank"&gt;Kekuatan Istighfar 11&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=crGalJaqbaydm5umcfiblJStZqqekZSuaw%3D%3D9" target="_blank"&gt;Memuliakan Orang Tua 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=b7Ocm5WoabCgluKnZqqhkZSqY6qinZio6" target="_blank"&gt;Memuliakan Orang Tua 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=arOenZ2tb7OfnOKnaKqhkZSqZaqilpyu8" target="_blank"&gt;Memuliakan Orang Tua 03&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=a6qZnJmrbbKbluKnaaqhkZSqZqqilZ2u9" target="_blank"&gt;Memuliakan Orang Tua 04&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZayfnJqpZa6hnOKnZKqhkZSqYaqilZaq4" target="_blank"&gt;Menghidupkan Nurani Bangsa 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=caqilZ2qabOiluKnaKqhkZSqZaqinJqs8" target="_blank"&gt;Menghidupkan Nurani Bangsa 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bLCfnZusa6%2BelZWntKyZlJyiZq%2BWlJ2r6" target="_blank"&gt;Menghidupkan Nurani Bangsa 03&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cLCilJ2mcbCZmZ2ntqyZlJyiaK%2BWlJ2n8" target="_blank"&gt;Menghidupkan Nurani Bangsa 04&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=Z6qZnJqtZbGbluKnZaqhkZSqYqqilZ2u5" target="_blank"&gt;Menghidupkan Nurani Bangsa 05&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ba2elZ2qarChluKnZaqhkZSqYqqim52u5" target="_blank"&gt;Wawancara Aa Gym dengan Metro TV 01&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=arKelJupa7KhmpSttKyZlJyiZq%2BWlJ2p6" target="_blank"&gt;Wawancara Aa Gym dengan Metro TV 02&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bKqimZWpa7GilpSlsayZlJyiY6%2BWlJ2n3" target="_blank"&gt;Wawancara Aa Gym dengan Metro TV 03&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=ZrOflpesZqybl5qnr6yZlJyiYa%2BWlJ2t1" target="_blank"&gt;Wawancara Aa Gym dengan Metro TV 04&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber:&lt;/span&gt; dari segala sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-1055407033330758628?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/1055407033330758628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/1055407033330758628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/11/download-tausiyah-aa-gym.html' title='Download Tausiyah AA GYM'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-7961375372585015878</id><published>2011-10-27T09:00:00.001+07:00</published><updated>2011-10-27T09:02:36.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><title type='text'>Download LKS : SD, SMP</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width:477px" id="__ss_9897241"&gt;&lt;strong style="display:block;margin:12px 0 4px"&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/aziesIT/kelas-ix-smp-bahasa-indonesiaasep-yudha" title="Kelas ix smp bahasa indonesia_asep yudha"&gt;Kelas ix smp bahasa indonesia_asep yudha&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;object id="__sse9897241" height="510" width="477"&gt;&lt;param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=kelasixsmpbahasaindonesiaasepyudha-111026203935-phpapp02&amp;amp;stripped_title=kelas-ix-smp-bahasa-indonesiaasep-yudha&amp;amp;userName=aziesIT"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;embed name="__sse9897241" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=kelasixsmpbahasaindonesiaasepyudha-111026203935-phpapp02&amp;amp;stripped_title=kelas-ix-smp-bahasa-indonesiaasep-yudha&amp;amp;userName=aziesIT" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="510" width="477"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="padding:5px 0 12px"&gt;View more &lt;a href="http://www.slideshare.net/"&gt;documents&lt;/a&gt; from &lt;a href="http://www.slideshare.net/aziesIT"&gt;Nurdin Al-Azies&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width:477px" id="__ss_9897122"&gt;&lt;strong style="display:block;margin:12px 0 4px"&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/aziesIT/kelas09-pegangan-mtkwagiyo" title="Kelas09 pegangan mtk-wagiyo"&gt;Kelas09 pegangan mtk-wagiyo&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;object id="__sse9897122" height="510" width="477"&gt;&lt;param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=kelas09pegangan-mtkwagiyo-111026202524-phpapp02&amp;amp;stripped_title=kelas09-pegangan-mtkwagiyo&amp;amp;userName=aziesIT"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;embed name="__sse9897122" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=kelas09pegangan-mtkwagiyo-111026202524-phpapp02&amp;amp;stripped_title=kelas09-pegangan-mtkwagiyo&amp;amp;userName=aziesIT" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="510" width="477"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="padding:5px 0 12px"&gt;View more &lt;a href="http://www.slideshare.net/"&gt;documents&lt;/a&gt; from &lt;a href="http://www.slideshare.net/aziesIT"&gt;Nurdin Al-Azies&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width:477px" id="__ss_9897083"&gt;&lt;strong style="display:block;margin:12px 0 4px"&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/aziesIT/kelas09-matematika-ichwan" title="Kelas09 matematika ichwan"&gt;Kelas09 matematika ichwan&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;object id="__sse9897083" height="510" width="477"&gt;&lt;param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=kelas09matematikaichwan-111026201947-phpapp02&amp;amp;stripped_title=kelas09-matematika-ichwan&amp;amp;userName=aziesIT"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;embed name="__sse9897083" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=kelas09matematikaichwan-111026201947-phpapp02&amp;amp;stripped_title=kelas09-matematika-ichwan&amp;amp;userName=aziesIT" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="510" width="477"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="padding:5px 0 12px"&gt;View more &lt;a href="http://www.slideshare.net/"&gt;documents&lt;/a&gt; from &lt;a href="http://www.slideshare.net/aziesIT"&gt;Nurdin Al-Azies&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width:477px" id="__ss_9897073"&gt;&lt;strong style="display:block;margin:12px 0 4px"&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/aziesIT/kelas-vi-sd-pknsunarso" title="Kelas vi sd pkn_sunarso"&gt;Kelas vi sd pkn_sunarso&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;object id="__sse9897073" height="510" width="477"&gt;&lt;param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=kelasvisdpknsunarso-111026201749-phpapp02&amp;amp;stripped_title=kelas-vi-sd-pknsunarso&amp;amp;userName=aziesIT"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;embed name="__sse9897073" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=kelasvisdpknsunarso-111026201749-phpapp02&amp;amp;stripped_title=kelas-vi-sd-pknsunarso&amp;amp;userName=aziesIT" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="510" width="477"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="padding:5px 0 12px"&gt;View more &lt;a href="http://www.slideshare.net/"&gt;documents&lt;/a&gt; from &lt;a href="http://www.slideshare.net/aziesIT"&gt;Nurdin Al-Azies&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-7961375372585015878?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7961375372585015878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7961375372585015878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/10/download-lks-sd-smp.html' title='Download LKS : SD, SMP'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-385202772772347898</id><published>2011-10-24T14:38:00.000+07:00</published><updated>2011-10-24T14:39:43.517+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>lima makhluk bumi yang Allah ciptakan tanpa melalui proses perkawinan</title><content type='html'>Tau kah anda.. ada lima makhluk  bumi yang Allah ciptakan tanpa melalui proses perkawinan anatar lelaki dan perempuan atau jantan dan betina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makhluk ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;1. Nabi Adam a.s karena baginda dicipta dari tanah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2. Saidatina Hawa yakni isteri Nabi Adam yang dicipta dari tulang rusuk sebelah kiri Nabi Adam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;3. Kibas (domba) yang menjadi ganti kepada Nabi Ismail yang didatangkan oleh Allah s.w.t daripada syurga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;4. Unta Nabi Solleh a.s yang dikeluarkan Allah s.w.t daripada batu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;5. Ular mukjizat Nabi Musa a.s yang dijadikan oleh Allah s.w.t dari tongkat baginda.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Di luar bumi, banyak makhluk yang diciptakan tanpa ayah ibu, seperti:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;1. Malaikat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2. Bouraq kendaraan yang dipakai Isra' Mi'raj&lt;/li&gt;&lt;li&gt;3. Bidadari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;4. dan banyak lainnya ( Wallahualam)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Sumber: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kawan Sejati&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-385202772772347898?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/385202772772347898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/385202772772347898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/10/lima-makhluk-bumi-yang-allah-ciptakan.html' title='lima makhluk bumi yang Allah ciptakan tanpa melalui proses perkawinan'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6862159523303799456</id><published>2011-10-22T10:07:00.003+07:00</published><updated>2011-10-22T10:22:05.975+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Halaqah Tarbiyah Untuk Akselerasi Dakwah Islamiyah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Definisi Halaqah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istilah halaqah (lingkaran) biasanya digunakan untuk menggambarkan sekelompok kecil muslim yang secara rutin mengkaji ajaran Islam. Jumlah peserta dalam kelompok kecil tersebut berkisar antara 3-12 orang, dimana ada satu orang yang bertindak sebagai narasumber yang sering diistilahkan dengan murabbi atau pembina. Di dalamnya mereka kemudian mengkaji Dinul Islam dengan minhaj atau kurikulum tertentu dengan sasaran dan tujuan tertentu pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beberapa kalangan, istilah halaqah disebut juga dengan istilah mentoring, usrah, pengajian kelompok, tarbiyah dan sebutan lainnya. Sedangkan istilah tarbiyah sendiri adalah sebuah proses pendidikan atau pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fenomena Halaqah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, halaqah lebih banyak berjalan secara diam-diam, bahkan rahasia. Namun saat ini, seiring dengan datangnya era reformasi, utamaya pada aspek keberagamaan kita, halaqah kemudian menjadi sesuatu yang inklusif dan terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang Islam bisa mempelajari dan mengikutinya, tanpa ada amniyah (rahasia informasi) yang banyak seperti dulu lagi. Walau begitu, ciri khas halaqah tetap dipertahankan, yaitu peserta yang dikelompokkan menurut tingkat pemahamannya terhadap Islam, jumlah peserta yang dibatasi, tetap, dan tidak berganti-ganti. Dipimpin oleh seorang murobbi, berlangsung rutin, dan dengan materi terpadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, kini fenomena halaqah menjadi umum dijumpai di lingkungan kaum muslimin di mana pun mereka berada. Walau mungkin dengan nama yang berbeda-beda. Baik itu di kampus, sekolah, kantor, pabrik, masjid, maupun di rumah-rumah penduduk. Ini bukan hanya fenomena yang terjadi Indonesia, tapi juga di negara-negara Islam lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh yang paling mudah bisa kita dapati di dua masjid Al-Haram, yakni Mekkah dan Madinah. Setiap hari kedua masjid ini selalu dipenuhi dengan halaqah yang diisi oleh para masyaikh yang merupakan pakar di bidangnya. Bahan yang dikaji dalam halaqah mereka berkaitan dengan beberapa bidang agama seperti aqidah, fiqh, hadits, sirah, muamalah dan lainnya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena maraknya halaqah merupakan fenomena yang wajar. Seiring dengan semakin banyaknya orang yang ingin kembali kepada Islam. Halaqah diyakini oleh mereka sebagai sarana yang efektif untuk mempelajari Islam secara rutin dan mendalam serta mengamalkannya secara konsisten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Urgensi Halaqah Tarbiyah dan Akselerasi Dakwah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Halaqah Tarbiyah saat ini dan insya Allah di masa yang akan datang, menjadi alternatif sistem pendidikan Islam yang cukup efektif untuk membentuk muslim berkepribadian Islami (syakhsiyah Islamiyah). Apalagi sampai saat ini para pemikir da'wah belum dapat menemukan sistem alternatif lain yang sama efektifnya dalam mencetak kader Islam yang tangguh seperti yang telah dihasilkan oleh halaqah. Sehingga semakin banyak da'i dan ulama yang mendukung pendidikan atau tarbiyah melalui sistem halaqah. Sebagian dari mereka bahkan menulis buku yang menganalisa kehandalan sistem halaqah/usroh dalam mencetak kader-kader Islam. Termasuk menganalisanya dari sisi syar'i, sejarah dan sunnah Rasul. Misalnya, salah seorang pemikir da'wah, DR. Ali Abdul Halim Mahmud, mengemukan pendapatnya tentang sistem halaqah : “&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; tarbiyah melalui sistem halaqah merupakan tarbiyah yang sesungguhnya dan tak tergantikan"&lt;/span&gt;, karena dalam sistem halaqoh inilah didapatkan kearifan, kejelian dan langsung di bawah asuhan seorang murobbi yang ia adalah pemimpin halaqoh itu sendiri. Sedang program-programnya bersumber dari Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang diatur dengan jadwal yang sudah dikaji sebelumnya". Selain itu, saat ini halaqah menjadi sebuah alternatif pendidikan keislaman yang masif dan merakyat. Tanpa melihat latar belakang pendidikan, ekonomi, sosial atau budaya pesertanya. Bahkan tanpa melihat apakah seseorang yang ingin mengikuti halaqah tersebut memiliki latar belakang pendidikan agama Islam atau tidak. Sehingga Halaqah telah menjadi sebuah wadah pendidikan Islam (tarbiyah Islamiyah) yang semakin inklusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting adalah halaqah dirasakan sangat bermanfaat bagi pengembangan pribadi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;self development&lt;/span&gt;) para pesertanya. Halaqah yang berlangsung secara rutin dengan peserta yang tetap berlangsung dengan semangat kebersamaan (ukhuwah Islamiyah). Dengan nuansa semacam itu, peserta belajar bukan hanya tentang nilai-nilai Islam, tapi juga belajar untuk bekerjasama, saling memimpin dan dipimpin, belajar disiplin terhadap aturan yang mereka buat bersama, belajar berdiskusi, menyampaikan ide, belajar mengambil keputusan dan juga belajar berkomunikasi. Semua itu akan membentuk kematangan pribadi para pesertanya. Sehingga saat-saat liqo tarbawi merupakan yang paling dirindukan. Selanjutnya sang mutarabbi menjelma sebagai murabbi dan da’i bagi umat. Ilmu dan pemahaman yang didapatkan dalam liqo tarbawi , telah menjadi tema da'wah untuk disampaikan kepada yang lainnya. Mereka akan menjadi sosok-sosok Rabbaniyyun bagi umat. Allah subhanahu Wa Ta'ala berfirman,artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hendaklah kamu menjadi orang-orang Rabbani. Karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya&lt;/span&gt;." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qs. Ali Imran: 79&lt;/span&gt;). &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga tidak ragu untuk menyampaikan ilmu Islam kepada mad’u (obyek da’wah). Meski usia mereka muda, bukan lulusan pesantren dan bahkan sebagian besar belum menguasai bahasa Arab, namun ada "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;izzah&lt;/span&gt;" sehingga mereka merasa mulia dan bangga akan fikrah Islam yang mereka miliki. Ada "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hamasah&lt;/span&gt;" (semangat menggelora) untuk mengamalkan Islam dan menyerukannya kepada orang lain. Dan ada "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ghirah&lt;/span&gt;" (kecemburuan dan semangat pembelaan) terhadap Islam yang diabaikan oleh ummat-nya sendiri. Ketiga hal ini tidak lahir kecuali dari mata air keimanan yang jernih,l autan pemahaman yang luas dan gelombang keikhlasan yang tidak pernah surut. Semua ini menjadikan himpunan mereka sebagai bangunan yang kokoh dan saling menopang (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;al-bunyan al-marshush&lt;/span&gt;). Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala, artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur rapi, seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh&lt;/span&gt;". (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qs. As-Shaf: 4&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan merebaknya sistem pendidikan halaqah dan dengan terbentuknya kader-kader Islami yang senantiasa berdakwah kepada kebenaran melalui sistem &lt;span style="font-style: italic;"&gt;self development &lt;/span&gt;di atas, maka proses pembentukan umat yang Islami (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;takwinul ummah&lt;/span&gt;) yang “sebenar-benarnya umat” akan mengalami akselarasi, bukan lagi hanya sekedar label “muslim” sebagaimana yang tertulis dalam identitas mereka (KTP), dimana esensinya jauh dari nilai-nilai Islam seperti yang kita saksikan saat ini. Hal ini akan berdampak pada kehidupan manusia secara menyeluruh yang lebih berpihak pada nilai-nilai kebenaran dan keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, Umat Islam akan mengalami kerugian yang besar jika sistem halaqah tidak berkembang dan punah. Bahkan, mungkin dapat disebut, jika sistem halaqah tumpul dan mandul, maka umat akan mengalami kondisi lost generation (kehilangan generasi pelanjut) yang berkarakter Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Agar Halaqah Tarbiyah Menjadi Sukses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Agar sebuah halaqah tarbiyah dapat sukses dalam menjalankan perannya sebagaimana di atas, setidaknya ada beberapa poin yang mesti ada dalam tubuh Halaqah Tarbiyah itu sendiri, antara lain : Yang pertama dan utama, adalah istiqamah. Hal ini harus senantiasa menghiasi jiwa para murobbi dan mad’u atau mutarobbi dalam melewati putaran roda da’wah . Istiqamah dalam hidayah, istiqamah dalam keikhlasan, istiqamah dalam kesabaran. Inilah hal terberat bagi setiap mereka yang menyerukan agama ini dan bahkan nabi sealipun. Allah subhanahu Wa Ta'ala berfirman,artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maka istiqamahlah (kamu) sebagaimana yang Aku perintahkan&lt;/span&gt;…" (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qs. Hud: 112&lt;/span&gt;).&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, adalah inti dari istiqamah yaitu kesabaran. Allah subhanahu Wa Ta'ala berfirman, artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Rabb-Nya di pagi dan senja hari, dengan mengharap keridhaan-Nya. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini. Dan jangan-lah kamu mengikuti orang yang hatinya felah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas&lt;/span&gt;." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qs. Al-Kahfi: 28&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga, adalah disiplin dalam tanggung-jawab (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;indibath bil-mas’uliyah&lt;/span&gt;). Tanggungjawab yang berangkat dari kesadaran akan amanah da’wah ini, haruslah menjadi tradisi yang diwariskan oleh para Murabbi kepada mutarabbinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin mereka disiplin pada tanggung-jawab da’wah dan tarbiyah, semakin Allah memudahkan semua urusan mereka. Dan bahkan, seringkali Allah menganugerahkan jalan keluar yang tidak disangka-sangka atas berbagai kesulitan yang dihadapi. Allah subhanahu Wa Ta'ala berfirman, artinya : artinya, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan bersabarlah, karena Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang orang yang berbuat kebaikan&lt;/span&gt;." (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qs. Huud:115&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang Murabbi, ia dengan rela meninggalkan berbagai urusan pribadi dan keluarganya, karena ia harus mengisi liqo yang secara rutin dilakukan. Allah subhanahu Wa Ta'ala berfirman,artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Katakanlah: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya&lt;/span&gt;."(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qs.At-Taubah: 24&lt;/span&gt;).&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Membolos bagi seorang murabbi, sepertinya melemparkan sebuah amanah sebesar gunung Uhud. Allah subhanahu Wa Ta'ala berfirman,artinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui."&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qs. Al-Anfal: 27&lt;/span&gt;).&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula bagi seorang mutarabbi, dengan disiplin akan tanggungjawab dan amanah yang ada di pundaknya, akan membuat mereka sangat menyesal dan memiliki rasa bersalah yang dalam, ketika mereka datang terlambat untuk mengikuti kajian rutin pada halaqah tarbiyah mereka. Atau ketika mereka udzur (berhalangan), maka esok harinya mereka akan sibuk mendatangi saudaranya yang lain hanya untuk menyalin materi yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang keempat, adalah paripurna dalam peran tarbiyah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;at-takamuliyah fi daur at-tarbawi&lt;/span&gt;). Seorang Murabbi atau Murabbiyah – ketika mentarbiyah mutarabbinya – tidak hanya memerankan diri sebagai seorang guru (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;muwajjih&lt;/span&gt;) yang menyampaikan ilmu-ilmu Islam dan taujihatnya. Tetapi pada saat bersamaan, ia menjadi seorang syaikh/ustadz dalam memelihara dan meningkatkan ruhiyah mutarabbi-nya. Ketika menghadapi masalah-masalah yang dialami sang mutarabbi, ia menjadi bapak atau ibu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;walid&lt;/span&gt;) bagi mutarabbi-nya. Dengan penuh kasih-sayang dan kesabaran, ia membimbing sang anak untuk mampu menyelesaikan persoalan-persoalannya. Memuji keberhasilannya dan memotivasi untuk bangkit dari kegagalannya. Ketika berada di medan da’wah dan amal jama’i, ia berperan sebagai pemimpin yang ikhlas, bijak dan juga tegas. Ia tahu kapan harus berdiskusi dan kapan harus instruksi. Ia buka ruang partisipasi dan syura (musyawarah) untuk menghasilkan yang terbaik. Ia senantiasa mengambil keputusan setelah memohon taufiq dan hidayah dari Allah . Dan ketika ia sedang rihlah (jalan-jalan/tamasya) atau dalam suasana santai dengan para mutarabbinya, ia menjadi teman bicara dan bermain yang mengasyikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenyeluruhan peran-peran tarbiyah inilah yang telah menghasilkan kader-kader terbaik dari kalangan sahabatsahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;as-sabiqunal awalun&lt;/span&gt;) Radhiallahu ‘Anhum dan juga generasi berikutnya. Dengan ini, setiap mad’u atau Mutarabbi merasa nyaman dalam rumah tarbiyah mereka, memiliki semangat penerimaan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ruhul-istijabah&lt;/span&gt;) yang kuat terhadap segala arahan dan bimbingan dari sang Murabbi tercinta. Sehingga, sebentar saja ada di rumah tarbiyah, mereka mengalami perubahan kepribadian yang cepat dan selanjutnya mereka keluar dari rumah tarbiyah sebagai penyeru dan agent of change (agen perubahan) ke arah kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup Seperti yang sudah dijelaskan di atas, tarbiyah adalah sebuah proses pendidikan atau pembelajaran. Sebuah perjalanan yang tidak mungkin berhenti sebelum Anda disapa oleh Malaikat Maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaqah tarbiyah tidak lain hanyalah wasilah (sarana) yang bisa dimanfaatkan dalam rangka dakwah kepada Allah dan melahirkan generasi yang islami. Sebagaimana metode Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam selama tiga tahun menyampaikan dakwah dalam bentuk ajakan per individu dari rumah ke rumah. Bagi yang menerima dakwah, segera dikumpulkan di rumah seorang sahabat bernama Arqom, sehingga rumah tersebut dikenal sebagai Darul Arqam (rumah Arqom). Di rumah ini setiap hari para sahabat mendengarkan ayat-ayat Al Qur’an dan penjelasannya dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Di tempat inilah mereka dibina dan dikader dengan sungguh-sungguh dan terus menerus. Satu hal lagi, bahwa halaqah Tarbiyah sama sekali tidak identik apalagi merupakan hak milik suatu organisasi atau Jamaah tertentu. Sekelompok Muslim dari mana pun dan kapan pun bisa berinisiatif membentuk sebuah halaqah tanpa harus terikat dengan organisasi atau jamaah tertentu. Wallahu A'lam.&lt;br /&gt;____________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;( Dikutip dari berbagai sumber )&lt;br /&gt;Dikirim oleh : Abu Mujahid ( Sekretaris Departemen Kaderisasi DPC-WI Gowa)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6862159523303799456?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6862159523303799456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6862159523303799456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/10/halaqah-tarbiyah-untuk-akselerasi.html' title='Halaqah Tarbiyah Untuk Akselerasi Dakwah Islamiyah'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2624269474823153896</id><published>2011-10-21T15:26:00.003+07:00</published><updated>2011-12-08T18:11:02.101+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beasiswa'/><title type='text'>UIKA Berikan Beasiswa penuh untuk 50 Santri Ulil-Albab</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-LDPaaitrlvA/TqEdMtu-SaI/AAAAAAAABBg/3S_4SE7Fwdw/s1600/101_6843.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 482px; height: 361px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-LDPaaitrlvA/TqEdMtu-SaI/AAAAAAAABBg/3S_4SE7Fwdw/s400/101_6843.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665841910481045922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Azies-site&lt;/span&gt;. Sebanyak 50 Orang Mahasiswa yang terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia (Sabang-merauke), tengah mengikuti pertemuan dengan pihak rektorat di gedung pertemuan rektor UIKA Bogor tadi pagi (21/10/11). mereka melakukan diskusi mengenai program beasiswa penuh yang di berikan Universitas Ibn Khaldun Bogor berkerjasama dengan BRI dan DDII. mereka sengaja di pilih dari setiap propinsi di daerah masing-masing melalui program beasiswa kader Ulama. hadir Bapak T. Abd Majid (Pembantu Rektor I. Bidang Akademik) dan beberapa perwakilan rektorat memaparkan mengenai teknis pengambilan beasiswa yang berlaku di Universitas Ibn Khaldun Bogor dan berbagai jenis beasiswa yang ada, sementara bapak  Dr. Ibdalsyah selaku pemenggungjawab Program Beasiswa ini mengungkapkan mereka sengaja di ambil dan di saring dari beberapa daerah di Indonesia guna di tempa dan di bina di Universitas Ibn Khaldun Bogor dan di pesantrenkan di pesantren Ulil-Albab selama 2 tahun. "pagi sampai sore mereka kuliah, dan malamnya mereka nyantren". 50 Mahasiswa tersebut mengambil Program Akhwal-Akhsyahsiyah dan program Dakwah atau Komunikasi Penyiaran Islam. Azs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://youtu.be/hHsw_4Z7UAM"&gt;Lihat Video&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt; &lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/hHsw_4Z7UAM" allowfullscreen="" width="420" frameborder="0" height="315"&gt;&lt;/iframe&gt; &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2624269474823153896?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2624269474823153896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2624269474823153896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/10/uika-berikan-beasiswa-penuh-untuk-50.html' title='UIKA Berikan Beasiswa penuh untuk 50 Santri Ulil-Albab'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-LDPaaitrlvA/TqEdMtu-SaI/AAAAAAAABBg/3S_4SE7Fwdw/s72-c/101_6843.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6994467148004021954</id><published>2011-10-10T09:04:00.001+07:00</published><updated>2011-10-10T09:09:54.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Manajemen Waktu untuk para aktivis kampus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Oleh : Nurdin Al-Azies&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semakin tinggi tuntutan maka akan semakin padat aktivitias dan kegiatan yang dilakukan, beginilah jalan hidup yang di lalui sebagai seorang aktivis dan sebagai seorang akademisi di kampus, ketika keseharian nya di tuntut untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah, dari kuliahnya ia  harus membuat makalah, presentasi dan membaca berbagai referensi sebagai penunjang akademisnya, seorang aktivis di berikan bonus kegiatan lainnya yang menjadikan hari-harinya padat dengan aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-18jC-Caaqs4/TpJTshUrXcI/AAAAAAAAA9Q/cm5cBBQLCYg/s1600/time-cut-2570.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 245px; height: 245px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-18jC-Caaqs4/TpJTshUrXcI/AAAAAAAAA9Q/cm5cBBQLCYg/s400/time-cut-2570.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5661679705882582466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;disadari atau tidak, inilah yang menjadi kelebihan dari seorang aktivis kampus, dimana kampus adalah salah-satu tempat  yang dijadikan labolatorium percobaan kehidupannya sebelum terjun dimasyarakat,  di kampus inilah seorang aktivis membina diri, mensimulasi dirinya bagaimana sesungguhnya menjadi orang yang luar biasa, belajar menajemen diri dan melatih jiwa kepemimpinannya, belajar bagaimana mempengaruhi dan menggerakan orang lain, mampu memanfaatkan segala potensi yang dimilikinya baik untuk dirinya maupun untuk orang-orang disekitarnya. Dari sinilah akan tumbuh orang-orang yang akan membawa perubahan baru untuk negara ini, dari sinilah lahirnya para organisator-organisator tangguh, yang akan memiliki segudang aktivitas yang tidak dimiliki oleh mahasiswa-mahasiswa normal lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berbagai amanah inilah seorang aktivis dituntut untuk bisa mengorbankan,tenaga, materi, fikiran, perasaan dan hal penting-penting lainya seperti waktu. waktu merupakan salahsatu hal yang paling penting dan menjadi salah-satu faktor  penentu akan kesuksesnya, maka wajib bagi seorang aktivis untuk bisa melakukan manajemen waktu dengan sebaik-baiknya agar dapat di gunakan secara efektif dan seefisien mungkin, untuk memaksimalkan tuntutan aktivitas dan targetan dari amanah yang dijalankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang aktivis muslim, meyakini bahwasannya hari ini harus lebih baik dari pada hari kemarin dan hari yang akan datang harus lebih baik dari pada hari ini, sehingga ia di tuntut harus terus berusaha memperbaiki dirinya dari hari-kehari, dia harus menjadi sosok tauladan bagi para mahasiswa lainnya, karena apa yang ia sampaikan hendaknya sesuai dengan apa yang ia kerjakan, dan apa yang ia kerjakan harus menjadi tauladan bagi orang-orang yang ada di sekelilngnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musuh terbesar bagi seorang aktivis adalah waktunya sendiri,  jikalau waktunya berlalu tanpa pemanfaatan yang berarti maka dia di kategorikan sebagai orang yang merugi.&lt;br /&gt;Manajemen waktu bukanlah sebuah perkra yang mudah dilakukan, karena ini berhubungan dengan karakter dan kebiasaan seseorang, akan tetapi manajemen waktu hendaknya menjadi sesuatu yang dibiasakan, karena manejemen waktu adalah pembiasaan. Manajemen waktu yang baik di lihat dari bagaimana ia melewatkan waktunya dengan efektif, produktif dan efisien.  Kesibukan bukanlah faktor yang menentukan bahwa ia telah menggunakan waktunya dengan optimal atau belum, sibuk bila hanya mengerjakan sesuatu yang tak bermanfaat dan tak ada tujuan yang jelas dari apa yang dia kerjakan adalah pemborosan waktu yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali saya melihat seorang aktivis yang kesehariannya bagaikan mesin yang tak bisa berhenti untuk bekerja, selesai dengan kegiatan satu, ada lagi kegiatan lainya, pergi kesatu tempat, ke tempat lain, terus begitu kegiatannya setiap waktu, seolah-olah hidupnya begitu sibuk. Jika di tanya apa yang anda lakukan, mereka menjawab “ saya memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya”, lantas saya bertanya kembali “apa yang menjadi targetan anda satat ini sehingga anda terlihat begitu sibuk dengan aktivitas anda?, mereka hanya bisa menjawab “saya melakukan sesuatu karena saya menyukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, apakah waktu yang kita lewati setiap harinya hanya dilalui dengan bagaimana kita memanfaakan waktu dengan kegiatan yang kita sukai tanpa targetan yang jelas.  Jika begitu sepanjang apapun waktu yang diberikan kepada kita, itu takan berarti sedikitpun. Pantas saja banyak orang yang terlihat sibuk dengan berbagai aktifitas nya tetapi tidak pernah menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, ketika diberikan amanah baru dia menolak lantaran di sudah terlalu sibuk dengan pekerjaan-pekerjaannya,  kesibukannya terkadang menjadi alasan dan menjadi kambing hitam untuk tidak mengerjakan tugas kuliah,  untuk tidak hadir di rapat rutinan organisasinya, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kasus yang terjadi berlatar belakang dari kegagalan seorang aktivis dalam memanajemen waktu yang dia miliki. Kasus ini dapat terjadi mulai dari kegagalan dalam perkuliahan seperti gagal lulus di mata kuliah tertentu dan harus mengulang tahun depan, indeks prestasi rendah atau di bawah rata-rata, hingga keterlambatan dalam kelulusan. Ataupun bisa jadi kegagalan dalam organisasi seperti tidak dapat berkontribusi, tidak dapat mengemban amanah yang dipercayakan kepadanya, kegiatan yang dia kelola tidak berjalan dengan baik karena kurangnya persiapan, organisasi yang dia pimpin terseok-seok karena kurang mendapatkan perhatian dan ayomannya. Kegagalan-kegagalan tersebut adalah karena konflik kepentingan dan prioritas di kedua dunia. Bisa jadi kegagalan hanya terjadi di salah satu atau bahkan kedua-duanya. Kegagalan di kedua dunia aktivis tersebut memang sangat disayangkan sekali. Apalagi, salah satu peran penting seorang aktivis adalah dapat memberikan tauladan yang baik bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya. Dan lagi-lagi, ternyata akar dari semua permasalahan itu adalah karena seorang aktivis belum dapat memanajemen waktu yang dia miliki dengan baik. Jika seorang aktivis memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik tentu saja bukanlah hal yang sulit baginya yang memang sudah terbiasa untuk mengatur orang lain, kegiatan, dan organisasi yang dia pimpin untuk mengatur dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi disisi lain, saya melihat masih ada mahasiswa atau seorang aktivis yang ketika orang lain sibuk dengan kegiatannya, dia malah bingung hari ini akan melakukan aktivias apa?, hari ini di mau habiskan waktunya dimana?. Hal ini menunjukan menajemen waktu yang baik bukan dari bagai mana ia mampu melewatkan waktu atau menghabiskan waktunya dengan kepadatan aktivitas, melainkan manajemen waktu yang baik adalah bagaimana ia memanfaatkan waktunya dengan produktif, efektif dan efisien, dari setiap aktivitas yang dilakukannya memiliki targetan dan tujuan yang jelas,  memiliki skala prioritas dan yang terpenting apapun yang dia lakukan dia kerjakan dengan fokus, kerjanya dilakukan dengan cepat, tepat, dan akurat, atau banyak  motivator mengungkakan dengan istilah kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas. Itulah manajeman waktu yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir rumus untuk melakukan manajemen waktu yang baik menurut  DR Jan Yager yang pernah saya baca dari salahsatu buku manajemen waktu adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(DO IT NOW):&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;D = Divide (bagi-bagilah tugas). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;O = Organize (atur bagaimana melaksanakannya). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;I = Ignore (abaikan gangguan). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;T = Take (ambil Peluang). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;N = Now (lakukan sekarang juga, jangan menunda-nunda). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;O = Opportunity (ambil kesempatan selagi ada). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;W = Watch out (waspada dengan waktu yang terus berjalan). &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Hambatan utama dalam mengatur waktu adalah ketidak mampuan untuk berkata “tidak”, penundaan, pekerjaan tulis menulis, mengendalikan pengaruh telepon dan televisi, kegagalan dalam menentukan prioritas, waktu pulang pergi dalam melakukan perjalanan, mengeluh, dan beralasan terhadap berbagai pekerjaan yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semogadari apa yang saya tulis ini bisa menjadi pencerahan bagi sahabat, mengenai bagaimana melakukan manajemen waktu yang baik untuk keberhasilan kita, keberhasilan akademis kita, keberhasilan organisasi kita, dan keberhasilan-keberhasilan lainnya yang menguntungkan semua pihak. Satu kata kunci lagi dari saya adalah, apapun yang kita lakukan hendaknya selalu aktif (bukan reaktif), tentukan sasaran, tentukan prioritas dalam bertindak, pertahankan fokus, ciptakan tenggat waktu yang realistis, dan lakukan sekarang juga. Karena menunda-nunda pekerjaan adalah pencurian waktu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6994467148004021954?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6994467148004021954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6994467148004021954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/10/manajemen-waktu-untuk-para-aktivis.html' title='Manajemen Waktu untuk para aktivis kampus'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-18jC-Caaqs4/TpJTshUrXcI/AAAAAAAAA9Q/cm5cBBQLCYg/s72-c/time-cut-2570.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-691968899325627584</id><published>2011-10-09T13:03:00.001+07:00</published><updated>2011-10-10T11:46:38.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kedewasaan adalah karakter.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Oleh:  Nurdin Al-Azies&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sering kita mencari-cari definisi dari sebuah kedewasaan, akan tetapi sering kali pula kita terbentur dengan jawaban-jawaban yang memusingkan dahi kita, berkata kedewasaan terkadang berhubungan dengan faktor usia, sudah berapa lama kita hidup didunia, atau bertanya berapa usia kita saat ini, jika angka nya tinggi, angka itulah yang akan mewakili nilai dari sebuah kedewasaan yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi ketika kita melihat realitas yang ada saat ini yang terjadi didalam kehidupan kita, mungkin teori diatas bisa terbantahkan, bahwasannya faktor usia bukan merupakan satu-satunya faktor penghitung nilai kedewasaan seseorang. Lantas sesungguhnya apa arti kedewasaan itu? Dan bagaimana cara mengukur tingkat kedewasaan seseorang ?&lt;br /&gt;Nah, inilah yang akan coba saya bahas dalam tulisan pada kesempatan ini, yang merupakan salah satu ringkasan dari mentoring bisnis rutinan yang saya ikuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu ungkapan awal yang saya catat pertama kali dari pertemuan pada kesempatan itu adalah :&lt;br /&gt;“Kedewasaan itu bagaikan melihat kubus dari 6 sisi” apa artinya, artinya adalah orang bisa di katakan dewasa apa bila dia mampu melihat suatu permasalahan yang dihadapinya dari berbagai sudut, tidak hanya dari sudut pandang dirinya sendiri. Dia bisa memiliki sifat netral dan menjadi penengah terhadap berbagai konflik yang ada, dia mampu mengendalikan emosionalnya dari berbagai interpensi dengan tujuan agar bisa menyelesaikan suatu permasalahannya dengan lebih elegan dan dan intelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampu mengatasi masalah dengan pengendalian emosi yang baik, cepatan, tepatan dan akuratan adalah salahsatu tanda bahwasanya seseorang bisa dikategorikan memiliki sifat kedewasaan yang tinggi, ketika otot tidak mendominasi otaknya, maka inilah sifat dari kedewasaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolak ukur nya ada pada bagaimana dia bersikap terhadap permasalahan yang dihadapi, usia bukanlah tolak ukur yang tepat untuk menilai orang itu dewasa atau tidak.&lt;br /&gt;Intinya kedewasaan adalah “ karakter”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin seseorang di hadapkan pada masalah-masalah yang memuntut untuk diselesaikan, maka akan semakin cepat dia mencapai kedewasaannya, artinya untuk mengakselerasi kedewasaan yang kita miliki, hendaknya kita hidup berada pada lingkungan dinamis, yang ketika orang-orang standar hanya sibuk memikirkan masalah hatinya, seseorang yang hebat, dia justru pada kesempatan yang sama sedang sibuk mencari solusi besar yang dampaknya tidak hanya berguna bagi dirinya sendiri, akan tetapi jauh dari pada itu dampaknya berpengaruh terhadap umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ada satu pepatah mengatakan, “ berbahagialah orang-orang yang setiap harinya menghadapi masalah, karena dengan masalah itulah kita mendapatkan berbagai solusi”.&lt;br /&gt;Dari solusi yang kita hadapi inilah kita belajar mengenai kedewasaan, semakin stabil dalam menghadapi masalah maka akan semakin kita terlihat dewasa, walau dalam kenyataannya usia yang kita miliki masih terhitung belasan tahun. Akan tetapi kembali kepada faktor-faktor kedewasaan diatas, faktor usia bukanlah faktor yang paling dominan  dalam menentukan seberapa tinggi kedewasaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter kita lah nantinya yang akan menjadi tolak ukur apakah kita sudah dewasa atau tidak dalam segala hal. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-691968899325627584?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/691968899325627584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/691968899325627584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/10/kedewasaan-adalah-karakter.html' title='Kedewasaan adalah karakter.'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-8495754174799210520</id><published>2011-08-25T07:11:00.000+07:00</published><updated>2011-08-26T10:15:31.764+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Saran dan Masukkan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>8 Pekerjaan yang cocok untuk Mahasiswa</title><content type='html'>Kamu mahasiswa yang sudah memiliki alasan untuk berkerja walaupun masih  kuliah? Apapun alasanmu, baiknya kamu siap dengan risiko yang akan kamu  hadapi. Sebab, peran ganda akan menuntut tanggung jawab ganda pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira,  pekerjaan apa ya, yang mungkin cocok dilakukan oleh mahasiswa?  Pasalnya, tidak semua jenis pekerjaan mampu diemban olehmu yang masih  memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan studi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu  bingung, Yuk simak pekerjaan apa saja yang sekiranya cocok untuk  dilakukan olehmu versi huffpost college yang okezone kutip, Minggu  (7/8/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Penulis Online&lt;br /&gt;Cocok dilakukan oleh mahasiswa  karena selain gaya hidup dalam jaringan (daring/online) sangat dekat  dengan kehidupanmu. Kamu bisa melamar ke portal berita online atau  menjadi penulis konten website di satu perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan  sekarang perusahaan-perusahaan sedang gencarnya melakukan promosi  melalui media sosial , dari pengakuan mahasiswa yang berkerja sebagai  penulis konten media sosial, gaji yang diterima cukup untuk membiayai  kuliahnya loh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tutor&lt;br /&gt;Kamu bisa mengajukan lamaran ke tempat  belajar non formal seperti tempat kursus, les, atau lainnya. Selain  bisa mendapatkan dana tambahan, kamu juga bisa mendapat banyak  pelajaran. Konon, semakin kita mentransfer ilmu yang telah kita dapat,  maka akan semakin membuat kita merasa kurang, itulah yang membuat kita  semakin giat mencari pengetahuan untuk menunjang transfer ilmu  selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Humas&lt;br /&gt;Tidak hanya cocok untuk mahasiswa  jurusan komunikasi, tetapi jurusan lain pun bisa cocok dengan pekerjaan  ini. Kehumasan memiliki fleksibilitas waktu yang bisa kamu sesuaikan  dengan jadwal kuliahmu, selain itu, bekrja di bidang kehumasan bisa  meluaskan jaringanmu loh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Staff Admin&lt;br /&gt;Biasanya cocok untuk  magang, tetapi enggak ada salahnya untuk dicoba. Gaji untuk staff admin  lumayan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi agak kurang fleksibel untuk  jam kerjanya. Mungkin kamu yang ambil kuliah malam cocok dengan  pekerjaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Staff Peneliti&lt;br /&gt;Cocok untuk kamu yang suka  melakukan penelitian. Pekerjaan ini agak jarang sih, tetapi bukan  berarti enggak ada. Kamu bisa bantu dosenmu yang kiranya sedang  melakukan penelitian, atau melamar di lembaga penelitian dan  pengembangan (litbang) suatu perusahaan. Pekerjaan ini merupakan  pekerjaan yang cukup prospektif untuk kamu mahasiswa dengan jurusan ilmu  eksak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Hospitality&lt;br /&gt;Ini bukan pekerjaan yang berhubungan  dengan rumah sakit ya. Mungkin kamu bingung, hospitality  itu pekerjaan  jenis apa sih? Hospitality itu pekerjaan yang berhubungan dengan  pelayanan, misal karyawan restoran atau hotel, seperti koki, pramusaji,  housekeeping dan lainnya. Walaupun terkesan enggak menjanjikan dalam hal  karir, tetapi jangan salah persepsi loh,  selain menjanjikan waktu  kerja yang fleksibel, pendapatannya juga cukup lumayan. Apalagi jika  restoran atau cafenya popular, konon tipsmu bisa lebih besar dari  gajimu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jasa Marketing&lt;br /&gt;Bagi kamu yang ingin berwirausaha  selepas kuliah, pekerjaan ini cocok banget. Apalagi kamu lakukan saat  kuliah, maka mental marketingmu akan terasah. Ajukan dirimu sebagai  marketing officer, selain waktu kerja yang fleksibel, kamu bisa menambah  jaringan juga loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jasa Antar-Jemput&lt;br /&gt;Enggak punya waktu  untuk membuat CV atau malas menyesuaikan waktu dengan pekerjaan?  Pekerjaan ini mungkin terdengar menggelitik, tetapi bisa menghasilkan  uang tambahan yang lumayan. Jika kamu memiliki kendaraan, kamu bisa  menawarkan tetanggamu untuk mengantarkan anaknya sekolah tiap pagi dan  menjemput mereka sepulang sekolah atau menawarkan mengantar mereka ke  kantor dengan meminta bayaran perbulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengakuan mahasiswa "ojek" di daerah Depok, dia bisa mendapatkan Rp1 juta per bulan dengan jumlah pelanggan 3 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah,  jadi kamu mau pilih yang mana? Baiknya pilih yang sesuai dengan minat,  jurusan kuliah dan waktu kuliahmu. Yang terpenting jangan sampai  menganggu studimu ya!&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-8495754174799210520?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8495754174799210520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8495754174799210520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/8-pekerjaan-yang-cocok-untuk-mahasiswa.html' title='8 Pekerjaan yang cocok untuk Mahasiswa'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2504673192985162432</id><published>2011-08-24T04:28:00.000+07:00</published><updated>2011-08-24T04:29:47.792+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Haru'/><title type='text'>Cinta tak harus sama</title><content type='html'>Bu, lapar !, rengek anak kecil yang sedang berada di pangkuannya. Wanita itu menatap dengan lembut anaknya. Hatinya terasa teriris-iris. Dipandangi gubug reyot tempatnya tinggal, tidak ada sama sekali makanan yang masih tersisa. Hanya ada air putih yang masih tersisa di dalam kendi tanah diatas meja. Perlahan diraihnya kendi tanah itu dan mengulurkan kucunya ke mulut anak semata wayangnya. Sang anak meneguk tiga kali berusaha menghilangkan rasa lapar dengan meminum air.&lt;br /&gt;Anak kecil itu menatap wajah ibunya dengan penuh rasa sayang, seakan ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sangat dalam. Tangan kecilnya meraih keatas mengusap air mata bening yang keluar dari kelopak mata ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mengapa ibu menangis”, tanya sang anak perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu menghela nafas panjang, dia berfikir tidak mungkin menjelaskan apa yang sedang difikirkannya kepada anak kecil ini. Ini tentang beban hidupnya yang sangat berat, bahkan dia selalu berusaha tegar terhadap semua keterbatasan yang dia miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Nggak apa-apa kok sayang, bobok lagi saja !”, ujar sang wanita lembut seakan ingin menciptakan ketentraman di hati anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak menatap lebih dalam ke arah mata ibunya, seakan mencoba mencari tahu alasan mengapa ibunya menangis.&lt;br /&gt;”Aku tahu beban ibu sangat berat”, celetuk polos sang anak yang membuat ibunya sedikit tersentak.&lt;br /&gt;”Aku tahu dengan segala keterbatasan ibu, ibu selalu berusaha untuk mencukupi segala kebutuhanku. Ibu menjadi buruh mencuci, kadang-kadang ibu mengumpulkan sisa-sisa sampah untuk dijual lagi. Aku tahu ibu melakukan itu semua agar aku bisa makan”, anak kecil itu terus berceloteh untuk membuat ibunya bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tapi ibu tidak bisa menyekolahkanmu anakku !”, jawab sang ibu dengan penuh penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ibuku sayang !”, kata sang anak sambil bangkit dari tidurnya. Diletakkan kedua tangannya di pangkuan ibunya seakan ingin memberikan kekuatan kepada orang yang paling dicintainya.&lt;br /&gt;”Ibu tidak menyekolahkanku, tetapi setiap malam ibu mengajariku membaca, berhitung, mengaji, atau pengetahuan-pengetahuan baru dari kertas koran bekas yang kita kumpulkan. Semakin hari aku semakin mengerti tentang ilmu-ilmu baru, bahkan mungkin jauh lebih banyak dari teman-teman sebayaku”, jawab sang anak tulus dan bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Iya, tapi aku tak mampu menyekolahkanmu di SD di kampung kita. Coba kalau ibu mampu maka kamu nanti bisa punya ijasah melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi dan masa depanmu akan lebih baik”, sang ibu menjawab sambil tertunduk seakan merasa telah mengeluh terlalu dalam kepada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak kecil menggeser duduknya tepat dihadapan sang ibu. Dia tersenyum sangat manis, dipijatnya kaki wanita didepannya. Seorang wanita cantik sebenarnya, tetapi nampak lebih tua dari umur yang sebenarnya, apalagi dia harus hidup sendiri sepeninggal suaminya.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;”Ibuku sayang, dengan semua yang ibu bisa, ibu sudah memberikan yang terbaik untuk kehidupanku. Aku bersyukur karena mendapatkan limpahan kasih sayang yang tiada tara. Ibu selalu mengajariku semua yang seharusnya aku tahu. Ibu selalu berada disampingku pada saat aku membutuhkannya. Aku memang ingin sekolah di SD di kampung kita, tetapi aku lebih ingin mendapatkan cinta yang aku rasakan selama ini. Aku memang ingin hidup berlimpah ruah seperti anak-anak kecil sebayaku, tetapi aku lebih ingin hidup disampingmu karena aku selalu mendapatkan limpah ruah kasih sayang yang selama ini aku butuhkan.”&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mendekatkan wajah, anak kecil itu melanjutkan perkataannya, ”Bu, mencintai tak harus sama, ketulusan untuk mewujudkan cinta jauh lebih penting dari sekedar menyamakannya dengan kehidupan orang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipeluknya wanita itu dengan penuh kasih sayang, ”Bobok lagi yuk, ibu harus istirahat, besok kita janji jam setengah enam sudah di rumah Pak Hadi untuk mencuci baju”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kecil itu menarik selimut kumalnya sampai ke dada. Membiarkan wanita itu berurai air mata. Tetapi kali ini bukan karena kesedihan meratapi nasib, justru karena syukur yang amat dalam karena Allah mengirimkan malaikat kecil untuk mendampingi dan memperkuat hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menjalani hari dengan penuh rahmat.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2504673192985162432?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2504673192985162432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2504673192985162432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/cinta-tak-harus-sama.html' title='Cinta tak harus sama'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-4579773893233846505</id><published>2011-08-22T22:10:00.000+07:00</published><updated>2011-08-21T22:12:13.738+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Haru'/><title type='text'>Maafkan aku, Kawan</title><content type='html'>Dua orang sahabat karib sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir : HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU.&lt;br /&gt;Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, "Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu?" Temannya sambil tersenyum menjawab, "Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika kita sudah bisa seperti itu,  dihati ini hanya akan tersisa cerita-cerita manis dari kenangan kita bersama sahabat-sahabat terbaik kita&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semoga Menginsfirasi&lt;/span&gt;..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber :&lt;/span&gt; Kumpulan Cerita-cerita Motivasi&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-4579773893233846505?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/4579773893233846505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/4579773893233846505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/maafkan-aku-kawan.html' title='Maafkan aku, Kawan'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-385036460007692454</id><published>2011-08-21T22:02:00.000+07:00</published><updated>2011-08-21T22:07:09.929+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Pengrajin Emas dan Kuningan - Pelajaran tentang ketekunan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah negeri, hiduplah dua orang pengrajin yang tinggal bersebelahan.&lt;br /&gt;Seorang diantaranya, adalah pengrajin emas, sedang yang lainnya pengrajin&lt;br /&gt;kuningan. Keduanya telah lama menjalani pekerjaan ini, sebab, ini adalah&lt;br /&gt;pekerjaan yang diwariskan secara turun-temurun. Telah banyak pula barang yang&lt;br /&gt;dihasilkan dari pekerjaan ini. Cincin, kalung, gelang, dan untaian rantai&lt;br /&gt;penghias, adalah beberapa dari hasil kerajinan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap akhir bulan, mereka membawa hasil pekerjaan ke kota. Hari pasar, demikian&lt;br /&gt;mereka biasa menyebut hari itu. Mereka akan berdagang barang-barang logam itu,&lt;br /&gt;sekaligus membeli barang-barang keperluan lain selama sebulan. Beruntunglah,&lt;br /&gt;pekan depan, akan ada tetamu agung yang datang mengunjungi kota, dan bermaksud&lt;br /&gt;memborong barang-barang yang ada disana. Kabar ini tentu membuat mereka senang.&lt;br /&gt;Tentu, berita ini akan membuat semua pedagang membuat lebih banyak barang yang&lt;br /&gt;akan dijajakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang-malam, terdengar suara logam yang ditempa. Setiap dentingnya, layaknya&lt;br /&gt;nafas hidup bagi mereka. Tungku-tungku api, seakan tak pernah padam. Kayu bakar&lt;br /&gt;yang tampak membara, seakan menjadi penyulut semangat keduanya. Percik-percik&lt;br /&gt;api yang timbul tak pernah di hiraukan mereka. Keduanya sibuk dengan pekerjaan&lt;br /&gt;masing-masing. Sudah puluhan cincin, kalung, dan untaian rantai penghias yang&lt;br /&gt;siap dijual. Hari pasar makin dekat. Dan lusa, adalah waktu yang tepat untuk&lt;br /&gt;berangkat ke kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pasar telah tiba, dan keduanya pun sampai di kota. Hamparan terpal telah&lt;br /&gt;digelar, tanda barang dagangan siap dijajakan. Keduanya pun berjejer&lt;br /&gt;berdampingan. Tampaklah, barang-barang logam yang telah dihasilkan. Namun, ah&lt;br /&gt;sayang, ada kontras yang mencolok diantara keduanya. Walaupun terbuat dari logam&lt;br /&gt;mulia, barang-barang yang dibuat oleh pengrajin emas tampak kusam. Warnanya tak&lt;br /&gt;berkilau. Ulir-ulirnya kasar, dengan pokok-pokok simpul rantai yang tak rapi.&lt;br /&gt;Seakan, sang pembuatnya adalah seorang yang tergesa-gesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, biar saja,” demikian ucapan yang terlontar saat pengrajin kuningan&lt;br /&gt;menanyakan kenapa perhiasaannya kawannya itu tampak kusam. “Setiap orang akan&lt;br /&gt;memilih daganganku, sebab, emas selalu lebih baik dari kuningan,” ujar pengrajin&lt;br /&gt;emas lagi, “Apalah artinya loyang buatanmu dibanding logam mulia yang kupunya,&lt;br /&gt;aku akan membawa uang lebih banyak darimu.” Pengrajin kuningan, hanya tersenyum.&lt;br /&gt;Ketekunannya mengasah logam, membuat semuanya tampak lebih bersinar.&lt;br /&gt;Ulir-ulirnya halus. Lekuk-lekuk cincin dan gelang buatannya terlihat seperli&lt;br /&gt;lingkaran yang tak putus. Liku-liku rantai penghiasnya pun lebih sedap di&lt;br /&gt;pandang mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan, memang sesuatu yang mahal. Hampir semua orang yang lewat, tak menaruh&lt;br /&gt;perhatian kepada pengrajin emas. Mereka lebih suka mendatangi, dan&lt;br /&gt;melihat-melihat cincin dan kalung kuningan. Begitupun tetamu agung yang berkenan&lt;br /&gt;datang. Mereka pun lebih menyukai benda-benda kuningan itu dibandingkan dengan&lt;br /&gt;logam mulia. Sebab, emas itu tidaklah cukup mereka tertarik, dan mau membelinya.&lt;br /&gt;Sekali lagi, terpampang kekontrasan di hari pasar itu. Pengrajin emas yang&lt;br /&gt;tertegun diam, dan pengrajin kuningan yang tersenyum senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pasar telah usai, dan para tetamu telah kembali pulang. Kedua pengrajin itu&lt;br /&gt;pun telah selesai membereskan dagangan. Dan agaknya, keduanya mendapat pelajaran&lt;br /&gt;dari apa yang telah mereka lakukan hari itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-385036460007692454?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/385036460007692454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/385036460007692454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/pengrajin-emas-dan-kuningan-pelajaran.html' title='Pengrajin Emas dan Kuningan - Pelajaran tentang ketekunan'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-125301915688783953</id><published>2011-08-20T01:18:00.001+07:00</published><updated>2011-08-20T01:23:48.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Haru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><title type='text'>Aku Mau Mama Kembali.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa. Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat?maka merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China. Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da. Mengikuti kisahnya di televisi, membuat saya ingin menuliskan cerita ini untuk melihat semangatnya yang luar biasa. Bagi saya Zhang Da sangat istimewa dan luar biasa karena ia termasuk 10 orang yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar manusia. Atau lebih tepatnya ia adalah yang terbaik diantara 140 juta manusia. Tetapi jika kita melihat apa yang dilakukannya dimulai ketika ia berumur 10 tahun dan terus dia lakukan sampai sekarang (ia berumur 15 tahun), dan satu-satunya anak diantara 10 orang yang luarbiasa tersebut maka saya bisa katakan bahwa Zhang Da yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar penduduk China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya. Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan. Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhang Da menyuntik sendiri papanya.Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi/suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa ia mampu,ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri. Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru tahu hanya Zhang Da. Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad, sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun,maka Zhang Da sudah trampil dan ahli menyuntik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, Pembawa Acara (MC) bertanya kepadanya, “Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!” Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka bisa membantumu” Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, “&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku Mau Mama Kembali&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama Kembalilah!&lt;/span&gt;” demikian Zhang Da bicara dengan suara yang keras dan penuh harap.Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu, saya pun tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika ia membutuhkan, melihat katabelece yang dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai kemampuan dan kekuatan yg istimewa untuk menjalani ujian di dunia.Sehebat apapun ujian yg dihadapi pasti ada jalan keluarnya…ditiap-tiap kesulitan ada kemudahan dan Allah tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan umat-Nya. Jadi janganlah menyerah dengan keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami kekalahan…. bangkitlah! karena sesungguhnya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yg telah berusaha sekuat kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-125301915688783953?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/125301915688783953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/125301915688783953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/aku-mau-mama-kembali.html' title='Aku Mau Mama Kembali.'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-5465371515371622755</id><published>2011-08-19T16:51:00.001+07:00</published><updated>2011-08-19T17:01:35.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jendela Rumah Sakit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-eBzVQFUxq0M/Tk40HCSMMtI/AAAAAAAAA2Y/zrUCDj7_JkM/s1600/jendela-2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 292px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-eBzVQFUxq0M/Tk40HCSMMtI/AAAAAAAAA2Y/zrUCDj7_JkM/s400/jendela-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642504678618706642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya dan unutk menormalkan jantungnya karena denyutnya sangat lemah. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya. Pria ini sering uring-uringan, bahkan tak jarang membentak anggota keluarga yang menjaga dan perawat yang memeriksanya. Tak jarang pula pria yang satu ini bereriak di malam hari (mungkin karena kesakitan) sehingga mengganggu pasien yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari di sore yang cerah, seperti biasa pria yang berada dekat jendela ini duduk. Lalu dia melihat keluar jendela, sambil tersenyum dan dengan wajah yg gembira, "Senang sekali ya seandainya aku bisa berjalan-jalan setiap sore di taman itu, tentunya aku tidak ingin kembali di tempat ini lagi." gumamnya sambil tetap terlihat tersenyum.&lt;br /&gt;Melihat hal itu pria satunya yang berada di sebelah tempat tidurnya berkata dengan rasa penasaran, "Apa yang kau lihat di luar sana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam  berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah." jelas pria yang duduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria ke dua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria yang ke dua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah. Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatu ya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawat itu menjawab, "Sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta, yang terserang penyakit sangat berat dan akut, bahkan untuk melihat tembok sekalipun dia tidak bisa." lalu dengan tersenyum perawat itu berkata lagi, "Barangkali ia ingin memberi anda semangat hidup, agar anda bisa lebih sabar untuk melawan penyakit" kata perawat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal itu pria tadi berkaca-kaca. Dia merasa sebagai orang yang cengeng, menyebalkan dan selalu menyusahkan orang bahkan kepada mereka yang ingin berbuat baik kepadanya.&lt;br /&gt;Dan sejak saat itu pria itu tidak lagi suka marah-marah, tidak lagi berteriak meski kesakitan dan selalu tersenyum setiap melihat di luar jendela. Mungkin dia tidak melihat apa-apa, tapi dia membayangkan cerita-cerita indah pria sebelahnya yang selalu menggambarkan keindahan di luar sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujaran-ujaran yang bersemangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita. Menyampaikan setiap ujaran dengan santun, akan selalu lebih baik daripada menyampaikannya dengan ketus, gerutu, atau dengan kesal.&lt;br /&gt;Menyampaikan keburukan, sebanding dengan setengah kemuraman, namun, menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri.&lt;br /&gt;Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-5465371515371622755?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5465371515371622755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5465371515371622755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/jendela-rumah-sakit.html' title='Jendela Rumah Sakit'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-eBzVQFUxq0M/Tk40HCSMMtI/AAAAAAAAA2Y/zrUCDj7_JkM/s72-c/jendela-2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-7525375796384861997</id><published>2011-08-18T23:53:00.000+07:00</published><updated>2011-08-18T23:54:43.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Keputusah yang tepat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sebuah kota di California, tinggal seorang anak laki2 berusia tujuh tahun&lt;br /&gt;yang bernama Luke. Luke gemar bermain bisbol. Ia bermain pada sebuah tim&lt;br /&gt;bisbol di kotanya yang bernama Little League. Luke bukanlah seorang pemain&lt;br /&gt;yang hebat. Pada setiap pertandingan, ia lebih banyak menghabiskan waktunya&lt;br /&gt;di kursi pemain cadangan. Akan tetapi, ibunya selalu hadir di setiap&lt;br /&gt;pertandingan untuk bersorak dan memberikan semangat saat Luke dapat memukul&lt;br /&gt;bola maupun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan Sherri Collins, ibu Luke, sangat tidak mudah. Ia menikah dengan&lt;br /&gt;kekasih hatinya saat masih kuliah. Kehidupan mereka berdua setelah&lt;br /&gt;pernikahan berjalan seperti cerita dalam buku-buku roman. Namun, keadaan itu&lt;br /&gt;hanya berlangsung sampai pada musim dingin saat Luke berusia tiga tahun.&lt;br /&gt;Pada musim dingin, di jalan yang berlapis es, suami Sherri meninggal karena&lt;br /&gt;mobil yang ditumpanginya bertabrakan dengan mobil yang datang dari arah&lt;br /&gt;berlawanan. Saat itu, ia dalam perjalanan pulang dari pekerjaan paruh waktu&lt;br /&gt;yang biasa dilakukannya pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tidak akan menikah lagi," kata Sherri kepada ibunya. "Tidak ada yang&lt;br /&gt;dapat mencintaiku seperti dia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau tidak perlu menyakinkanku," sahut ibunya sambil tersenyum. Ia adalah&lt;br /&gt;seorang janda dan selalu memberikan nasihat yang dapat membuat Sherri merasa&lt;br /&gt;nyaman. "Dalam hidup ini, ada seseorang yang hanya memiliki satu orang saja&lt;br /&gt;yang sangat istimewa bagi dirinya dan tidak ingin terpisahkan untuk&lt;br /&gt;selama-lamanya. Namun jika salah satu dari mereka pergi, akan lebih baik&lt;br /&gt;bagi yang ditinggalkan untuk tetap sendiri daripada ia memaksakan mencari&lt;br /&gt;penggantinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sherri sangat bersyukur bahwa ia tidak sendirian. Ibunya pindah untuk&lt;br /&gt;tinggal bersamanya. Bersama-sama,mereka berdua merawat Luke. Apapun masalah&lt;br /&gt;yg dihadapi anaknya, Sherri selalu memberikan dukungan sehingga Luke akan&lt;br /&gt;selalu bersikap optimis. Setelah Luke kehilangan seorang ayah, ibunya juga&lt;br /&gt;selalu berusaha menjadi seorang ayah bagi Luke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertandingan demi pertandingan, minggu demi minggu,Sherri selalu datang dan&lt;br /&gt;bersorak-sorai untuk memberikan dukungan kepada Luke, meskipun ia hanya&lt;br /&gt;bermain beberapa menit saja. Suatu hari, Luke datang ke pertandingan seorang&lt;br /&gt;diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pelatih", panggilnya. "Bisakah aku bermain dalam pertandingan ini sekarang?&lt;br /&gt;Ini sangat penting bagiku. Aku mohon ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatih mempertimbangkan keinginan Luke. Luke masih kurang dapat bekerja&lt;br /&gt;sama antar pemain. Namun dalam pertandingan sebelumnya, Luke berhasil&lt;br /&gt;memukul bola dan mengayunkan tongkatnya searah dengan arah datangnya bola.&lt;br /&gt;Pelatih kagum tentang kesabaran dan sportivitas Luke, dan Luke tampak&lt;br /&gt;berlatih extra keras dalam beberapa hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentu," jawabnya sambil mengangkat bahu, kemudian ditariknya topi merah&lt;br /&gt;Luke. "Kamu dapat bermain hari ini. Sekarang, lakukan pemanasan dahulu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati Luke bergetar saat ia diperbolehkan untuk bermain. Sore itu, ia bermain&lt;br /&gt;dengan sepenuh hatinya. Ia berhasil melakukan home run dan mencetak dua&lt;br /&gt;single. Ia pun berhasil menangkap bola yang sedang melayang sehingga membuat&lt;br /&gt;timnya berhasil memenangkan pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja pelatih sangat kagum melihatnya. Ia belum pernah melihat Luke&lt;br /&gt;bermain sebaik itu. Setelah pertandingan, pelatih menarik Luke ke pinggir&lt;br /&gt;lapangan. "Pertandingan yang sangat mengagumkan,"katanya kepada Luke."Aku&lt;br /&gt;tidak pernah melihatmu bermain sebaik sekarang ini sebelumnya. Apa yang&lt;br /&gt;membuatmu jadi begini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luke tersenyum dan pelatih melihat kedua mata anak itu mulai penuh oleh air&lt;br /&gt;mata kebahagiaan. Luke menangis tersedu-sedu. Sambil sesunggukan, ia berkata&lt;br /&gt;"Pelatih,ayahku sudah lama sekali meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil.&lt;br /&gt;Ibuku sangat sedih. Ia buta dan tidak dapat berjalan dengan baik, akibat&lt;br /&gt;kecelakaan itu. Minggu lalu,......Ibuku meninggal." Luke kembali menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Luke menghapus air matanya, dan melanjutkan ceritanya dengan&lt;br /&gt;terbata-bata "Hari ini,.......hari ini adalah pertama kalinya kedua&lt;br /&gt;orangtuaku dari surga datang pada pertandingan ini untuk bersama-sama&lt;br /&gt;melihatku bermain. Dan aku tentu saja tidak akan mengecewakan&lt;br /&gt;mereka.......". Luke kembali menangis terisak-isak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pelatih sadar bahwa ia telah membuat keputusan yang tepat, dengan&lt;br /&gt;mengizinkan Luke bermain sebagai pemain utama hari ini. Sang pelatih yang&lt;br /&gt;berkepribadian sekuat baja, tertegun beberapa saat. Ia tidak mampu&lt;br /&gt;mengucapkan sepatah katapun untuk menenangkan Luke yang masih menangis.&lt;br /&gt;Tiba-tiba, baja itu meleleh. Sang pelatih tidak mampu menahan perasaannya&lt;br /&gt;sendiri, air mata mengalir dari kedua matanya, bukan sebagai seorang&lt;br /&gt;pelatih, tetapi sebagai seorang anak.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pelatih sangat tergugah dengan cerita Luke, ia sadar bahwa dalam hal&lt;br /&gt;ini, ia belajar banyak dari Luke. Bahkan seorang anak berusia 7 tahun&lt;br /&gt;berusaha melakukan yang terbaik untuk kebahagiaan orang tuanya, walaupun&lt;br /&gt;ayah dan ibunya sudah pergi selamanya............Luke baru saja kehilangan&lt;br /&gt;seorang Ibu yang begitu mencintainya........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pelatih sadar, bahwa ia beruntung ayah dan ibunya masih ada. Mulai saat&lt;br /&gt;itu, ia berusaha melakukan yang terbaik untuk kedua orangtuanya,&lt;br /&gt;membahagiakan mereka,membagikan lebih banyak cinta dan kasih untuk&lt;br /&gt;mereka.Dia menyadari bahwa waktu sangat berharga, atau ia akan menyesal&lt;br /&gt;seumur hidupnya...............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-7525375796384861997?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7525375796384861997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7525375796384861997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/keputusah-yang-tepat.html' title='Keputusah yang tepat'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2982909313128226681</id><published>2011-08-18T23:44:00.001+07:00</published><updated>2011-08-18T23:47:20.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sebuah Kisah tentang Makna Hidup</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang profesor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana, ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, Ralph, penjemputnya di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju tempat pengambilan bagasi. Ketika berjalan keluar, Ralph sering menghilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang dilakukannya. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh dan terbuka, kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali, ia kembali kesisi sang profesor dengan senyum lebar menghiasi wajahnya. “Dari mana Anda belajar untuk hidup seperti itu?” desak sang profesor. “Oh”, kata Ralph, “Selama perang. Saya kira, perang telah mengajari saya banyak hal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu per satu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya belajar untuk hidup di antara pijakan setiap langkah”, katanya. “Saya tidak pernah tahu, apakah langkah berikutnya adalah pijakan terakhir, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat dan memijakkan kaki serta mensyukuri langkah sebelumnya. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang bermakna bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai manusia tidak ditentukan dengan bagaimana ia mati, melainkan bagaimana ia hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan manusia bukan apa yang ia peroleh, melainkan apa yang telah ia berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang berpikir bagaimana mengubah dunia, tapi hanya sedikit saja yang memikirkan bagimana mengubah diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber : Anonim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2982909313128226681?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2982909313128226681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2982909313128226681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/sebuah-kisah-tentang-makna-hidup.html' title='Sebuah Kisah tentang Makna Hidup'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6094200304315234858</id><published>2011-08-17T21:44:00.002+07:00</published><updated>2011-08-17T21:58:56.727+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Penantian Hachiko ( sebuah penantian sampai mati )</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-s67eezwH9W4/TkvW9itlXyI/AAAAAAAAA2E/gN40xpczKPc/s1600/kuciang.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 392px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-s67eezwH9W4/TkvW9itlXyI/AAAAAAAAA2E/gN40xpczKPc/s400/kuciang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5641839310990040866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gambar Ilustrasi &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Penantian Hachiko&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;Sungguh luar bisa mengharukan. Di sela-sela kesibukan Kerja Praktik ku dimalaysia,  aku menyempatkan diri untuk sekedar refresing dari kepenatan dan keseharaian yang menyita segalanya, hingga ku menemukan film lama ku di Hardisk yang belum sempat ku tonton dan ini menginsfirasiku untuk menuliskan lagi jalan cerita yang membuat aku bisa meneteskan airmata, dan ini sepenggal kisah itu :&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini bermula ketika  Profesor Parker Wilson (Richard Gere) menemukan seekor kucing kecil di Stasiun Kereta Api Bedridge, Wonsocked, Amerika Serikat, tempat ia biasa pergi bekerja dan pulang dari kerja. Kucing berjenis akita itu kemudian diajaknya pulang ke rumah dan diberi nama Hachiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parker dan istrinya Cate (Joan Allen) merawat kucing itu hingga Hachiko bertumbuh besar dan tiada tiada hari yang dilewatkan Parker tanpa bermain dengan Hachiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ketika Hachiko sudah beranjak dewasa, tanpa disangka ia mengikuti Parker ke stasiun saat Parker berangkat kerja. Parker terpaksa keluar dari kereta untuk memulangkan Hachico ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ternyata saat Parker keluar dari kereta, didepan statsiun terlihat hacihco sedang berdiri didekat taman menjemputnya  dia. Sejak saat itu Parker membiarkan Hachico mengantar-jemputnya di stasiun, dan hal itu berulang-ulang walaupun parker terkadang pulang larut malam, Hachico selalu setia menunggu sang tuannya hingga parker pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemilik kios, pedagang, dan pejalan kaki, serta orang yang bekerja disekirar statsiun itu tercengang-cengang dengan kelakuan Hachiko yang tidak seperti kucing pada umumnya.  Semuanya terbiasa dengan kelakuan Hachico setiap hari yang setia menjemput dan menunggu Parker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang orang di sekitar Stasiun Bedridge mengenal Hachico dan menyayangi Hachiko hingga selalu menyapa kucing itu layaknya sebagai manusia.&lt;br /&gt;Sampai pada satu hari, Hachiko tak menemukan kedatangan tuannya di stasiun dan menunggunya  hingga sore berganti pagi akan tetapi parker pun tidak kunjung datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parker Wilson ternyata meninggal karena serangan jantung ketika ia tengah mengajar, sementara  Hachiko sepertinya tak pernah mengerti perihal meninggalnya Parker, Hachiko tetap menunggu di dekat taman depan statsiun, walaupun hujan dan dinginnya salju pada kesempatan itu, hachico tetap setia menunggu parker datang dan menyapa ia lantas mengajaknya pulang, 3 hari sudah hachiko tetap berdiri didekat taman aka tetapi Parker pun ta kunjung datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujukan orang yang ada disekitarnya agar hachico untuk segera pulang atau berpindah ketempat yang lebih nyaman tidak di hiraukan hingga semua orang yang melihat kucing itupun meneteskan air mata karena tingkah kucing itu menunggu majikannya yang sudah tiada, orang-orang bingung bagaimana menyampaikan kabar duka itu untuk hewan tak mengerti bahasa manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 3 hari dia bertahan, Hachico memutuskan diri untuk pulang dan berharap Parker sudah ada dirumah, tapi harapan Hachico pun kandas, semenjak itu Hachico terlihat lemas dan murung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kematian Parker, Cate menjual rumahnya dan meninggalkan Bedridge. Sementara Hachiko dipelihara oleh anak perempuan Parker, Andy Wilson (Sarah Roemer).&lt;br /&gt;Berulang kali Hachiko kabur dari rumah Andy untuk pergi ke stasiun, berharap ia akan menemukan tuannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andy selalu menjemput Hachiko di stasiun hingga pada akhirnya Andy merelakan Hachiko pergi. Hachiko tinggal di dekat statsiun stasiun dan pada pukul 17.00, seperti biasa ia akan duduk di di dekat taman depan stasiun, menanti kedatangan tuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat tingkah laku Hachiko yang dengan sabar tiap hari menunggu tuannya, akhirnya ada serang wartawan yang melakukan peliputan khusus  bahkan tulisan mengenainya dimuat di koran-koran sehingga kisah kucing ini menjadi legenda. Sehingga orang-orang memberi makan Hachiko secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan untuk datang menjemput parker setiap hari, bertahan hingga tahun kesepuluh meninggalnya Parker. Sampai akhirnya pada musim dingin tahun ke sepuluh, Hachiko sakit karena tidak ada yang merawatnya hingga ditemukan oleh penjaga Statsiun kereta meninggal di di tempat dimana biasanya ia menunggu parker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6094200304315234858?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6094200304315234858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6094200304315234858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/penantian-hachiko-sebuah-penantian.html' title='Penantian Hachiko ( sebuah penantian sampai mati )'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-s67eezwH9W4/TkvW9itlXyI/AAAAAAAAA2E/gN40xpczKPc/s72-c/kuciang.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-7755382473720696989</id><published>2011-08-16T17:28:00.002+07:00</published><updated>2011-08-16T17:36:04.686+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda'/><title type='text'>Sebulan di Malaysia ( Part 2 )</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-n645UI_NrKs/TkpGynMweXI/AAAAAAAAA10/1EU13cLizpU/s1600/air-asia-airline-300x225.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-n645UI_NrKs/TkpGynMweXI/AAAAAAAAA10/1EU13cLizpU/s400/air-asia-airline-300x225.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5641399318564862322" /&gt;&lt;/a&gt;.....( &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Sambungan Part1&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;)&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penerbangan ku terjadwal pukul 08.35 WIB dengan menggunakan pesawat Air Asia, dimana inilah kali perama aku pergi keluar negri sendiri, aku hanya ditemani oleh kawan satu kelas yang sama-sama akan menjalankan penelitian dan KP-nya di Malaysia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua prosedur yang seharusnya dilakukan di bandara dilewati, aku langsung menuju ruang tunggu, tepatnya Aku masuk di gate D4, untuk keberangkatan Internasional dengan tujuan Kualalumpur LCCT.  Hampir tiba waktu penerbangan dimana waktu saat itu sudah menunjukan pukul 08.05 WIB, tiba-tiba ada sebuah himbawan bahwa penerbangan Air Esia yang Aku tumpangi mengalami keterlambatan sekitar 20 menit, karena pesawat mengalami keterlambatan penerbangan dari kualalumpur. Itu artinya kami harus menunggu sekitar 30 menit lagi untuk terbang landas, ya sudah lah Aku hanya bisa menghela napas panjang dan berusaha untuk bersabar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Disela-sela aku menunggu, coba ku buka tas rangselku dimana didalamnya aku telah siapkan buku petunjuk untuk melakukan tour dan perjalanan dimalaysia (Tour Guide),  aku buka setiap lembarnya, subhanallah benyak sekali tempat yang menakjubkan untuk dikunjungi, rasanya sudah tak sabar lagi untuk sampai di negri jiran ini. Hingga tak terasa waktu ternyata berlalu begitu saja dan waktu penerbangan ku pun telah tiba. Petugas mempersilahkan kami untuk antre menuju pesawat yang terlah siap untuk terbang landas, kami pun mengantre bersama-sama para calom penumpang lainnya,  aku mendapatkan kursi 18E dan itu berarti tempat duduku tepat di tengah-tengah pesawat dan bila membuka jendela aku tepat sejajar dengan sayap pesawat sungguh posisi yang strategis untuk menikmati pemandangan selama penerbangan berlangsung.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Penerbangan ku memakan waktu sekitar 2,5 Jam dan itu berarti aku akan sampai di kula Lumpur tepat pukul 12.00 WIB, didalam pesawat beberapa orang pramugari sedang memperaktekan tindakan keselamatan bilamana terjadi hal-hal yang tidak di inginkan selama penerbangan, aku memperhatikan dengan seksama apa yang menjadi arahan dengan sesekali membaca panduan yang telah disediakan di katung tepat dihadapan saya duduk. Karena waktu penerbangan cukup panjang aku memutuskan diri untuk beristirahat tidur, hingga tak kuasa lagi ku membuka mata karena terlampau lelah karena sebelumnya belum sempat tidur.&lt;br /&gt;Bagaikan ada dinegri dongeng, ketika terbangun dan membuka mata, semuanya seakan akan telah berubah, gedung-gedung bertingkat tersusun rapi bagaikan hamparan perak yang berserahkan. Kini ku berada dinegeri sebrang yang jauh dari sanak sodara.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Aku seakan akan hidup disebuah perasingan, segera ku lepaskan sabuk pengaman yang dikenakan, ternyata ku sudah sampai di Kuala Lumpur, dengan sedikit terseok-seok karena baru terbangun tidur saya memaksakan diri untuk keluar dan antre dengan tertib.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hingga sampai di pintu kedatangan antar bangsa kami disuguhkan dengan pemandangan yang begitu mencengangkan, begitu panjangnya antrean di imigrasi, membuat dahi ini mengkerut, ya Rab, lelah sekali hari ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9kXrSZIWpn0/TkpH7udlASI/AAAAAAAAA18/KjHS9kevQHY/s400/KLIA_departure_dropoff.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5641400574644912418" /&gt;Kedua kalinya ku harus bersabar ikut menjadi bagian dari antrean panjang pemeriksaan keimigrasian, hingga akhirnya sampai juga pada bagian ku, aku bergegas menuju kounter pemeriksaan, seperti biasa petugas melakukan wawancara kecil mengenai maksud dan tujuan ku datang kemalaysia, berapa lama, akan tinggal diaman, dll yang menjadi pertanyaan standar ke imigrasian, selepas itu aku di suruh untuk meletakan jari di alat scant sidik jari untuk melakukan pengecekan. Akhirnya beres juga ususan ku di Imigrasi. Selanjutnya aku bergegas untuk pengambilan koper, aku aga sedikit kawatir karenya kopernya ga dikunci, hingga kehawatiran ku terobati saat ku melihat koverku masih dalam keadaan baik. Dan akupn bergegas keluar bandara untuk mencari pa hari dan pa yogy yang telah menunggu kedatangan ku sedari tadi di bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-7755382473720696989?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7755382473720696989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7755382473720696989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/sebulan-di-malaysia-part-2.html' title='Sebulan di Malaysia ( Part 2 )'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-n645UI_NrKs/TkpGynMweXI/AAAAAAAAA10/1EU13cLizpU/s72-c/air-asia-airline-300x225.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-439576827807665801</id><published>2011-08-15T17:04:00.000+07:00</published><updated>2011-08-19T17:13:58.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><title type='text'>Menjual kasih sayang dengan Harta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sering kali orang tidak mensyukuri apa yang diMILIKInya sampai akhirnya ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan memiliki idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik, di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ''Why not the best,'' katanya selalu, mengutip seorang mantan presiden Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht , Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih memilih menuntaskan pendidikan kedokteran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ''selevel''; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai staf diplomat, bertepatan dengan tuntasnya suami dia meraih PhD. Lengkaplah kebahagiaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setulusnya saya pernah bertanya, ''Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal? '' Dengan sigap Rani menjawab, ''Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya. Everything is OK!'' Ucapannya itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadwal Alif lewat telepon. Alif tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas dan gampang mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang banyak.&lt;br /&gt;''Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif besar nanti.'' Begitu selalu nenek Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ''memahami'' orang tuanya. Buktinya, kata Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Rani menyapanya ''malaikat kecilku''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak dimandikan baby sitter. ''Alif ingin Bunda mandikan,'' ujarnya penuh harap. Karuan saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar. Ia menampik permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif agar mau mandi dengan Tante Mien, baby sitter-nya. Lagi-lagi, Alif dengan pengertian menurut, meski wajahnya cemberut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ''Bunda, mandikan aku!'' kian lama suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Alif sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. ''Bu dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency.'' Setengah terbang, saya ngebut ke UGD. But it was too late. Allah sudah punya rencana lain. Alif, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan putranya. Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani memang menyimpan komitmen untuk suatu saat memandikan anaknya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku. ''Ini Bunda Lif, Bunda mandikan Alif,'' ucapnya lirih, di tengah jamaah yang sunyi. Satu persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya, berusaha menyembunyikan tangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri mematung di sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu, berkata, ''Ini sudah takdir, ya kan . Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, ya dia pergi juga kan ?'' Saya diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya Rani memang tak perlu hiburan dari orang lain. Suaminya mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pias, tatapannya kosong. ''Ini konsekuensi sebuah pilihan,'' lanjut Rani, tetap mencoba tegar dan kuat.&lt;br /&gt;Hening sejenak. Angin senja meniupkan aroma  kamboja.&lt;br /&gt;Tiba-tiba Rani berlutut. ''Aku ibunyaaa!'' serunya histeris, lantas tergugu hebat. Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih tangisan yang meledak. ''Bangunlah Lif, Bunda mau mandikan Alif. Beri kesempatan Bunda sekali saja Lif. Sekali saja, Aliiif..'' Rani merintih mengiba-iba. Detik berikutnya, ia menubruk pusara dan tertelungkup di atasnya. Air matanya membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Alif. .....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Nasi sudah menjadi bubur, sesal tidak lagi menolong.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hal yang nampaknya sepele sering kali menimbulkan sesal dan kehilangan yang amat sangat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering kali orang sibuk 'di luaran', asik dengan dunianya dan ambisinya sendiri tidak mengabaikan orang-orang di dekatnya yang disayanginya. Akan masih ada waktu 'nanti' buat mereka jadi abaikan saja dulu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering kali orang takabur dan merasa yakin bahwa pengertian dan kasih sayang yang diterimanya tidak akan hilang. Merasa mereka akan mengerti karena mereka menyayanginya dan tetap akan ada.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelajaran yang sangat menyedihkan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber:&lt;/span&gt; Mohon maaf sumbernya lupa yang pasti dati catatan Forum&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-439576827807665801?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/439576827807665801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/439576827807665801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/menjual-kasih-sayang-dengan-harta.html' title='Menjual kasih sayang dengan Harta'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2577621944028306277</id><published>2011-08-14T22:17:00.000+07:00</published><updated>2011-08-21T22:18:47.102+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Haru'/><title type='text'>Bocah pembeli es krim</title><content type='html'>Minggu siang di sebuah mal. Seorang bocah lelaki umur delapan tahun berjalan menuju ke sebuah gerai tempat penjual eskrim. Karena pendek, ia terpaksa memanjat untuk bisa melihat si pramusaji. Penampilannya yang lusuh sangat kontras dengan suasana hingar bingar mal yang serba wangi dan indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mbak sundae cream harganya berapa?" si bocah bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lima ribu rupiah," yang ditanya menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bocah itu kemudian merogoh recehan duit dari kantongnya. Ia menghitung recehan di tangannya dengan teliti. Sementara si pramusaji menunggu dengan raut muka tidak sabar. Maklum, banyak pembeli yang lebih "berduit" ngantre di belakang pembeli ingusan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau plain cream berapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suara ketus setengah melecehkan, si pramusaji menjawab, "Tiga ribu lima ratus".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi si bocah menghitung recehannya, " Kalau begitu saya mau sepiring plain cream saja, Mbak," kata si bocah sambil memberikan uang sejumlah harga es yang diminta. Si pramusaji pun segera mengangsurkan sepiring plain cream.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu kemudian, si pramusaji membersihkan meja dan piring kotor yang sudah ditinggalkan pembeli. Ketika mengangkat piring es krim bekas dipakai bocah tadi, ia terperanjat. Di meja itu terlihat dua keping uang logam limaratusan serta lima keping recehan seratusan yang tersusun rapi.&lt;br /&gt;Ada rasa penyesalan tersumbat dikerongkongan. Sang pramusaji tersadar, sebenarnya bocah tadi bisa membeli sundae cream. Namun, ia mengorbankan keinginan pribadi dengan maksud agar bisa memberikan tip bagi si pramusaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan moral yang dibawa oleh anak tadi: setiap manusia di dunia ini adalah penting. Di mana pun kita wajib memperlakukan orang lain dengan sopan, bermartabat, dan dengan penuh hormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kumpulan Cerita-Cerita Motivasi&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2577621944028306277?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2577621944028306277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2577621944028306277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/bocah-pembeli-es-krim.html' title='Bocah pembeli es krim'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-5367707768568635561</id><published>2011-08-13T15:07:00.004+07:00</published><updated>2011-08-13T16:57:48.389+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Traveling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda'/><title type='text'>Sebulan di Malaysia ( Part 1 )</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Sebulan di Malaysia ( Part 1 )&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;seri.1 Cerita Keberangkatan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Malam itu aku berusaha untuk terjag&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-hWsRfB4aZco/TkYzBq_aiaI/AAAAAAAAA1k/nGvA9_rerUk/s1600/parkir-damri.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 344px; height: 258px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-hWsRfB4aZco/TkYzBq_aiaI/AAAAAAAAA1k/nGvA9_rerUk/s400/parkir-damri.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5640251687141280162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;a dari tidur, setelah beberapa saat aku mengemas barang-barang yang akan ku persiapkan untuk perjalanan pertamaku kenegri orang, ntah senang ataupun sedih perasaan yang ada dalam dada ini mungkin bercapur baur. Senang ketika ku mengingat apa yang disampaikan oleh bunda bahwa ini adalah bukti dari cita-cita besar yang ku raih, sedih ketika membayangkan harus berpisah dengan keluarga, sahabat, dan orang orang yang ku cintai. Tapi sudah lah semuanya telah digariskan, toh ini takan memakan waktu lama agar aku bisa pulang kembali dan berkumpul dengan mereka. Mungkin akan ada rasa rindu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Malam semakin larut, hingga tak ada lagi ku dengar suara-suara para penghuni Asrama yang terdengar hanya suara-suara binatang malam yang mencoba menenangkan perasaan yang berkecambuk ini. Detak jam terasa begitu kencang hingga suaranya sangat nyaring terdengar digendang telinga ini. Aku melirik kesetiap sudut kamar dimana biasa aku beristirahat dan membaringkan tubuh untuk tidur, &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;walaupun&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;keadaan kamar ini sedikit berantakan akan tetapi berat rasanya jika harus meninggalkan ruangan yang selama beberapa masa menjadi saksi perjalanan hidup ku di kampus tercinta ini.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Kulihat Muhtar teman sekamar ku sudah terbaring nyenyak di peraduannya, aku tengok kesetiap sudut kamar di lantai dua asrama tempat aku tinggal kini, semua keadaannya sama, semua kamar telah tertutup rapat dan beberapa kamar sudah terlihat gelap, pertanda tak ada lagi aktivitas yang mereka lakukan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Aku mematikan pesawat televisi, mengecek barang yang akan ku bawa agar tak ada lagi barang yang tertinggal, pasport, tiket, pakaian, surat-surat berharga, dll ternyata sudah lengkap.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Aku membawa sebuah koper berukuran sedang dan tas rangsel yang isinya hanya ada lapop dan surat-surat perjalanan. Aku menghela napas sejenak tak ada teman yang mengantar, tak ada ucapan selama tinggal, tak ada salam perpisahan, yang ada aku berjalan perlahan sendiri sambil menarik koper menuruni tangga lantai 2 Asrama dan bergegas menuju halte. Keadaan diluar begitu gelap, pukul 03.00 aku meninggalkan asrama dan meninggalkan kampus. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Sesampaiknya digerbang utama kampus, pintu gerbang ternyata sudah tertutup rapat dan hanya ada satu satpam yang masih terjaga, sementara satpam lainnya sudah terbaring, mungkin mereka jaga bergantian. Aku menghampiri pos dan memohon untuk dibukakan pintu gerbang karena waktu ku tak banyak untuk mencapai terminal keberangkatan. Hingga pa satpam membukakan pintu dan aku menunggu taksi, hampir 15 menit rupanya tak ada satupun taksi yang melintas, hingga akhirnya terpaksa saya menggunakan angkutan umum, perjalanan memakan waktu 25 menit untuk sampai di terminal keberangkatan, disana telah menunggu teman dan salah satu dosen yang akan mengantarkan ku hingga malaysia. Alhamdullilah ternyata aku belum telat, ternyata satu menit lagi bus keberangkatan ini melaju, harap-harap cemas pa dosen dan kawanku menunggu di terminal hingga sesampainya disana tak ada percakapan lagi saya langsung bergegas naik bus keberangkatan dan ternyata hanya tersisa 2 tempat duduk lagi, Allah memberikan aku kesempatan kedua.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;( Bersambung di Part selanjutnya )&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-5367707768568635561?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5367707768568635561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5367707768568635561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/sebulan-di-malaysia-part-1.html' title='Sebulan di Malaysia ( Part 1 )'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-hWsRfB4aZco/TkYzBq_aiaI/AAAAAAAAA1k/nGvA9_rerUk/s72-c/parkir-damri.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-1470983770556805417</id><published>2011-07-23T16:50:00.000+07:00</published><updated>2011-09-08T11:26:41.642+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unit Mahasiswa'/><title type='text'>UIKA kirim Mahasiswanya untuk Penelitian dan KP ke Malaysia</title><content type='html'>&lt;div id="leftsidebar_1" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="leftsidebar_2" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=4144672111950624201" name="333702438387167754"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YRIziFtDLBU/TkZIFRV3OPI/AAAAAAAAA1s/tfLJ22WZw8g/s1600/102_5504.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5640274838719772914" src="http://1.bp.blogspot.com/-YRIziFtDLBU/TkZIFRV3OPI/AAAAAAAAA1s/tfLJ22WZw8g/s400/102_5504.JPG" style="cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #990000; font-size: 85%;"&gt;Bapak. T Abd Majid ( Tengah ) saat mendampingi UUM melakukan MOU dengan UI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Universitas Ibn Khaldun Bogor saat ini tengan melakukan  langkah-langkah panjang, pasalnya beberapa bulan kedepan UIKA bogor  tengah mempersiapkan beberapa MOU dengan Universitas-universitas yang  ada di asia, dan beberapa negara lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui redaksi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Warta-UIKA&lt;/span&gt;  selepas menghadiri pertemuan MOU antara Universias Utara malaysia dengan  Universitas Indonesia di jakarta, bapa T Abd Majid selaku Pembantu  Rektor  bidang Akademik UIKA Bogor menjelaskan, "kita di undang untuk  menghadiri MOU antara UI dengan UUM, bukan undangan dari UI, melainkan  justru undangan ini datang dari UUM yang meminta kami untuk menemani  pada saat penandatanganan MOU ini, karena sebelumnya UIKA dengan UUM  telah terlebih dahulu melakukan MOU dibanding dengan UI yang baru  dilaksanakan hari ini (23/07/11)".Beliau menambahkan, "selain ini Insya  Allah pada tanggal 25 Kami rengrengan Pejabat UIKA bogor akan bertandang  ke malaysia untuk melakukan MOU dengan Perguruan Tinggi Swasta Islam se  Asia Tenggara yang akan dilaksanakan di penang malaysia nanti,  selanjutnya kami langsung akan melaksanakan pertemuan dengan Universiti  selangor malaysia guna menyerahkan 2 mahasiswa kami untuk melaksanakan  penelitian dan Kerja Praktek di UNISEL selama kurang lebih satu Bulan di  bulan agustus nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengiriman mahasiswa kami ke UNISEL ini adalah bentuk dari program  kerjasama yang telah ditandatangani beberapa bulan sebelumnya, kami  menyambut baik kerjasama tersebut dan kami memulai langkah cepat dengan  mengirimkan 2 mahasiswa kami yaitu sodara &lt;a href="http://www.facebook.com/azies.IT"&gt;Nurdin Alazies&lt;/a&gt; dengan Rian  septiana, kedua mahasiswa ini merupakan mahasiswa pertama yang kami  kirim untuk melakukan KP diluar negeri dan kami telah memilih beberapa  mahasiswa yang kompeten dan mereka dipilih untuk melaksanakan KP  tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-1470983770556805417?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/1470983770556805417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/1470983770556805417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/08/uika-kirim-mahasiswanya-untuk.html' title='UIKA kirim Mahasiswanya untuk Penelitian dan KP ke Malaysia'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-YRIziFtDLBU/TkZIFRV3OPI/AAAAAAAAA1s/tfLJ22WZw8g/s72-c/102_5504.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-4623141375333517572</id><published>2011-07-19T09:19:00.000+07:00</published><updated>2011-07-19T09:21:45.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kisah Pemberian Petani Kepada Raja</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Refleksi menyambut Bulan Suci Ramadhan 1433 H Nan Fitri&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Suatu  ketika, hiduplah seorang petani bersama keluarganya. Mereka menetap di  sebuah kerajaan yang besar, dengan raja yang adil dan bijaksana.  Beruntunglah siapa saja yang tinggal disana. Tanahnya subur, keadaannya  pun aman dan sentosa. Semuanya hidup berdampingan, tanpa pernah mengenal  perang ataupun bencana.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setiap pagi, sang petani selalu  pergi ke sawah. Tak lupa ia membawa bajak dan kerbau peliharaannya.  Walaupun sudah tua, namun bajak dan kerbau itu selalu setia menemaninya  bekerja. Sisi-sisi kayu dan garu bajak itu tampak mengelupas, begitupun  kerbau yang sering tampak letih jika bekerja terlalu lama. "Inilah  hartaku yang paling berharga", demikian gumam petani itu dalam hati,  sembari melayangkan pandangannya ke arah bajak dan kerbaunya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tak  seperti biasa, tiba-tiba ada serombongan pasukan yang datang  menghampiri petani itu. Tampak pemimpin pasukan yang maju, lalu berkata,  "Berikan bajak dan kerbaumu kepada kami. "Ini perintah Raja!". Suara  itu terdengar begitu keras, mengagetkan petani itu yang tampak masih  kebingungan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Petani itu lalu menjawab, "Untuk apa, sang  Raja menginginkan bajak dan kerbauku? "Ini adalah hartaku yang paling  berharga, bagaimana aku bisa bekerja tanpa itu semua. Petani itu tampak  menghiba, memohon agar diberikan kesempatan untuk tetap bekerja.  "Tolonglah, kasihani anak dan istriku…berilah kesempatan sampai besok.  Aku akan membicarakan dengan keluargaku…"&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun, pemimpin  pasukan berkata lagi, "Kami hanya menjalankan perintah dari Baginda.  Terserah, apakah kau mau menjalankannya atau tidak. Namun, ingatlah,  kekuasaannya sangat kuat. "Petani semacam kau tak akan mampu melawan  perintahnya." Akhirnya, pasukan itu berbalik arah, dan kembali ke arah  istana.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di malam hari, petani pun menceritakan kejadian  itu dengan keluarganya. Mereka tampak bingung dengan keadaan ini. Hati  bertanya-tanya, "Apakah baginda sudah mulai kehilangan kebijaksanaannya?  Kenapa baginda tampak tak melindungi rakyatnya dengan mengambil bajak  dan kerbau kita? Gundah, dan resah melingkupi keluarga itu. Namun,  akhirnya, mereka hanya bisa pasrah dan memilih untuk menyerahkan kedua  benda itu kepada raja.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keesokan pagi, sang petani tampak  pasrah. Bersama dengan bajak dan kerbaunya, ia melangkah menuju arah  istana. Petani itu ingin memberikan langsung hartanya yang paling  berharga itu kepada Raja. Tibalah ia di halaman Istana, dan langsung di  terima Raja. "Baginda, hamba hanya bisa pasrah. Walaupun hamba merasa  sayang dengan harta itu, namun hamba ingin membaktikan diri kepada  Baginda. Duli Paduka, terimalah pemberian ini…."&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Baginda Raja tersenyum. Sambil menepuk kedua tangannya, ia tampak memanggil pengawal. "&lt;strong&gt;Pengawal, buka selubung itu!!&lt;/strong&gt;  Tiba-tiba, terkuaklah selubung di dekat taman. Ternyata, disana ada  sebuah bajak yang baru dan kerbau yang gemuk. Kayu-kayu bajak itu tampak  kokoh, dengan urat-urat kayu yang mengkilap. Begitupun kerbau, hewan  itu begitu gemuk, dengan kedua kaki yang tegap.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sang Petani tampak kebingungan. Baginda mulai berbicara, "&lt;strong&gt;Sesungguhnya,  aku telah mengenal dirimu sejak lama. Dan aku tahu kau adalah petani  yang rajin dan baik. Namun, aku ingin mengujimu dengan hal ini.  Ternyata, kau memang benar-benar hamba yang baik. Engkau rela memberikan  hartamu yang paling berharga untukku. Maka, terimalah hadiah dariku.  Engkau layak menerimanya….&lt;/strong&gt;"&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Petani itu pun bersyukur dan ia pun kembali pulang dengan hadiah yang sangat besar, buah kebaikan dan baktinya pada sang Raja.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;______________________***__________________________________&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kawan,  bisa jadi, tak banyak orang yang bisa berlaku seperti petani tadi.  Hanya sedikit orang yang mau memberikan harta yang terbaik yang  dimilikinya kepada yang lain. Namun, petani tersebut adalah satu dari  orang-orang yang sedikit itu. Dan ia, memberikan sedikit pelajaran buat  kita.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sesungguhnya, Allah sering  meminta kita memberikan terbaik yang kita punya untuk-Nya. Allah sering  memerintahkan kita untuk mau menyampaikan yang paling berharga, hanya  ditujukan pada-Nya. Bukan, bukan karena Allah butuh semua itu, dan juga  bukan karena Dia kekurangan. Namun karena sesungguhnya Allah Maha Kaya,  dan Dia sedang menguji kita semua.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;dalam  momentum menyambut Ramadhan 1433H ini, mari kita berikan yang terbaik  yang kita punya kepada-Nya. Marilah kita tujukan waktu, kerja dan usaha  kita yang terbaik hanya kepada-Nya. Karena sesungguhnya memang, kita tak  akan pernah menyadari balasan apa yang akan kita terima atas semua itu.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class=""&gt;&lt;img style="width: 476px; height: 355px;" class="photo_img img" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/283170_1434563000453_1724289339_693141_1506126_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-4623141375333517572?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/4623141375333517572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/4623141375333517572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/kisah-pemberian-petani-kepada-raja.html' title='Kisah Pemberian Petani Kepada Raja'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6787618556083813634</id><published>2011-07-16T11:59:00.002+07:00</published><updated>2011-07-16T12:05:41.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Belajar makna hidup dari pemulung kecil.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belajar makna hidup dari pemulung kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Nurdin Al-Azies&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Terkadang disetiap saat di kehidupan kita, kita tak bisa menghitung berapa banyak keluhan dan cacian terhadap proses kehidupan yang kita jalani. Jikalau kejayaan dan kesenangan menghampiri kita , tak teringat sedikitpun rasa syukur yang kita berikan terhadap sang Khaliq yang maha memberi. Sungguh picik hidup kita, disaat kehidupan ini dihadapkan pada keterpurukan, setiap saat didalam perjalanannya pasti terdapat kata-kata mengeluh, menghardik, mencaci, mencari kambinghitam dari kesulitan-kesulitan yang kita hadapi. Serasa tak ada satupun rahmat yang diberikan kepada diri ini. Tertutup penglihatan kita, tertutup pendengaran kita, tertutup indra kita karena kita terlalu fokus akan permasalahan hidup yang menimpa kita pada saat itu. &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Rekan-Rekan itulah permasalahan yang biasa kita hadapi didalam kehidupan ini. Dan inipula yang terjadi kepada saya beberapa waktu yang lalu, ketika keterpurukan melanda, tetapi Allah memperlihatkan sesuatu luar biasa yang merubah semangat hidup ini jauh dari sebelumnya ketika mengalami kejayaan. Sungguh karunia tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari keterpurukan ekonomi yang melanda saya pada waku itu hingga kosan tak bisa lagi terbayarkan, ditambah beban kuliah yang tada habis-habisnya, pekerjaan kantor yang terus menuntut untuk terselesaikan ditambah keberadaan organisasi yang saya anggap carut marut, menjadikan beban didalam hidup ini bagaikan bongkahan batu besar yang ada diatas pundak. Hampir tak kuasa tubuh ini untuk memikulnya, seakan-akan langit yang cerah terasa gersang dipenglihatan, suara-suara kendaraan yang terdengar seakan-akan menjadi satu ejekan kepada saya pada waktu itu. Sungguh keterpurukan diri yang teramat jatuh.&lt;br /&gt;Nilai kuliah kian merah, tugas kantor kian susah, dan organisasi tak bisa lagi terarah, didalam otak ini hanya terpikir satu kata “ &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;hidup ini SULIT &lt;/span&gt;“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu saat, ketika hendak pulang dengan berjalan kaki menuju tempat kost dengan penuh kemalsan, pada saat ini langit sudah semakin gelap karena waktu sudah petang ditambah suasana Alam seakan-akan mau memuntahkan airnya, bagaikan terlarut dengan suasana hati kala itu. Betul saja air mulai turun membasahi tanah yang tadi kering bahkan berdebu. Saya bergegas menuju halte bis untuk berteduh. Saat duduk melamun dan menikmati minuman yang tadi dibeli dari kantin, dari kejauhan remang-remang terlihat anak kecil memikul karung lebih besar dan lebih tinggi dari badannya dan terlihat beban yang dipikulnya cukup berat, bergegas lari menghampiri halte bis yang saat itu dipakai saya untuk berteduh. Sungguh satu tontonan luar biasa yang pada waktu itu bisa membuat saya tertegun tak bisa berkata-kata lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghampiri anak kecil itu dengan napas yang tersengal-sengal, terlihat bibirnya yang kering dan tenggorokan yang naik turun nampak seperti sangat kehausan. Sontak tak berpikir panjang saya memberikan es yang sedang saya nikmati untuk saya berikan pada anak itu. “ ade haus, ini kaka punya es, ambil..! “ terlihat senyuman tulus dari anak kecil itu, dan satu kata yang membuat hati ini bergetar hingga tak bisa berkata-kata kembali, “Terimakasih ka, Alhamdullilah ya Allah, hamba bisa minum!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh besar pelajaran yang diberikan oleh anak ini pada waktu itu, terlebih lagi saya perhatikan dari ujung rambut sampai ujung kaki keadaan anak itu, begitu lusuh mukanya, bahkan sedikit kotor mungkin karena terlalu lama mengais-ngais sampah plastik, itu bisa terlihat dari isi karung yang dia pikul. Lantas saya begitu penasaran akan keadaan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memberanikan diri untuk bertanya. “&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Adik habis dari mana ? ko bawa karung besar seperti ini &lt;/span&gt;” saya mengawali perbincangan, anak itu menjawab “ &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;biasa ka berusaha cari uang&lt;/span&gt;” dengan lugu nya, mimik wajah tersenyum manis, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;subhanallah&lt;/span&gt; begitu tinggi budi pekertinya, tak ada keluahan yang terlontar dari perkataannya sedikitpun, bahkan rasa optimis yang dia tonjolkan, sehingga saya iri pada waktu itu, saya bertanya kembali “usia ade berapa, orang tuanya kemana ?” lantas anak itu terdiam wajahnya sedikit ditengadahkan keatas, melirik langit yang pada saat itu masih hujan sangat deras,  “&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ayah sudah meninggal ka, Ibu kini sedang menunggu saya pulang dirumah, saya harus bergegas pulang masih banyak yang harus saya kerjakan. Assalamualaikum... terimakasih airnya, mudah-mudahan saya bisa bertemu kakak kembali&lt;/span&gt;”. Itulah jawaban yang terlontar dari mulut kecilnya, yang justru bukan memberikan sebuah jawaban kepada saya, melainkan saya semakin penasaran dibuatnya, dalam hati saya bertanya pada diri ini “ &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;bagai mana kehiadupan dia sebenarnya, bagaimana kondisi ibunya sebenarnya, kok bisa! anak sekecil itu mengais-ngais sampah hingga sore seperti ini, tanpa menggunakan sandal, bertelanjang kaki dengan kaos lusuh, apakah ibunya ga mengurus dia ?&lt;/span&gt;” hardik saya pada waktu itu.&lt;br /&gt;Tanpa sadar tak terlihat lagi sosok anak kecil itu ditelan derasnya hujan dan gelapnya malam, membuat sata menarik napas panjang. Hujan sudah semakin reda hanya tinggal sisa-sisanya saja, kemudian saya melanjutkan perjalanan menuju rumah kost saya.&lt;br /&gt;Saya kost sendiri, dan letaknya agak jauh dari kampus, oleh karenanya tak ada teman yang mau menemani karena terlalu jauh dari kampus. Sesampainya di kost-an saya membuka pintu dan menyalakan lampu. Teringat peristiwa yang saya lewati tadi sewaktu dihalte sehingga memicu kepenasaran saya untuk bisa bertemu dengan anak kecil itu kembali.&lt;br /&gt;Bergegas untuk mandi dan melaksanakan solat magrib yang sudah hampir telat karena perjalanan pulang yang tertunda hujan. Seusai solat saya hanya bisa meneteskan airmata, airmata penyesalan karena terlalu sempit pikiran ini jikalau hanya berfokus pada keadan pribadi ini, yang jauh lebih baik dari keadaan pemulung kecil yang tadi saya temui. Hinga tiba waktu isya saya mencoba untuk membuka laptop yang ada diatas meja kamar, lantas menuliskan cerita ini agar menjadi hikmah bagi para pembaca semuanya. Hingga tak terasa kini waktu yang saya lewati sudah larut malam.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***oo00oo***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6787618556083813634?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6787618556083813634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6787618556083813634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/belajar-makna-hidup-dari-pemulung-kecil.html' title='Belajar makna hidup dari pemulung kecil.'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2059058209527875520</id><published>2011-07-15T16:32:00.003+07:00</published><updated>2011-07-15T17:48:50.931+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><title type='text'>SEMINAR SEHARI TEKNOLOGI INFORMASI PENDIDIKAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Sig_IN9DEiI/TiALYO55msI/AAAAAAAAA1U/g3ot3PIovW0/s1600/azies-site02.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Sig_IN9DEiI/TiALYO55msI/AAAAAAAAA1U/g3ot3PIovW0/s400/azies-site02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5629512045158832834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:78%;" &gt;( Zainal Abidin ( Batik), Budi Susetyo (Hitam), Foni Agus Setiawan (Coklat)&lt;br /&gt;sedang memberikan materi pada seminar yang Teknologi Pendidikan di UIKA Bogor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;berlatar belakang pendirian program studi baru pada program pascasarjana UIKA Bogor, Seminar yang bertajuk Teknologi pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik informatika Fakultas Teknik UIKA Bogor ini, mendatangkan 3 pembicara anatara lain Bapak Foni Agus Setiawan S. Kom M.Kom ( Peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ), Dr. Zainal Abidin Arif M.Sc (Ketua Prodi S2 Teknologi Pendidikan UIKA) Victor Terinate ( Direktur Telematika BNSP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pembicara ini memaparkan tentang pentingnya implementasi Teknologi bagi pendidikan, dalam sambutannya dekan FT UIKA Bapak Arief Goeritno mengungkapkan, seminar ini bertujuan selain mempromosikan Prodi baru di Program pascasarjana UIKA Bogor, seminimar ini  pula dihadirkan agar para civitas akademika yang bergerak khususnya dibidang IT bisa menyadari bagaimana pentingnya implementasi ilmu yang diajarkan di bangku kuliah utuk pendidikan, sehingga perlu adanya suatu semangat baru dalam menjalani perkuliahan. Tambahnya, dalam seminar inipula akan dipaparkan mengenai sertifikasi propesi sebagai penunjang dan bukti tambahan lain bahwa lulusan fakultas teknik khususnya teknik Informatika adalah para propesional yang mempuni dibidangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar yang dimula pukul 9.00 Wib ini diikuti oleh sekitar 100 Peserta dengan latarbelakang dan profesi yang berbeda-beda, dengan antusias para peserta mendengarkan para pembicara yang dihadirkan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2059058209527875520?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2059058209527875520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2059058209527875520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/seminar-sehari-teknologi-informasi.html' title='SEMINAR SEHARI TEKNOLOGI INFORMASI PENDIDIKAN'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Sig_IN9DEiI/TiALYO55msI/AAAAAAAAA1U/g3ot3PIovW0/s72-c/azies-site02.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-8452986279198961495</id><published>2011-07-09T10:58:00.001+07:00</published><updated>2011-07-09T11:02:17.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><title type='text'>Racun itu menyembuhkan ku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Rata Penuh" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="img/blank.gif" alt="Rata Penuh" class="gl_align_full" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ada seorang pembantu yang baru bekerja dirumah majikannya,  setelah beberapa lama sang pembantu tinggal bersama majikan yang baru, ternyata banyak sekali ketidak cocokan yang dialami oleh pembantu tersebut, kebiasaan di ditempat yang lama sangat jauh sekali dengan kebiasaan ditempat barunya,  seringkali ia di salahkan atas pekerjaannya yang kurang baik,  terkadang pembantu itu dikritik habis-habisan oleh majikannya, hal demikian membuat pembantu tersebut stres dan merencanakan untuk melakukan sesuatu terhadap majikannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu ketika pembantu itu pulang kekampung halaman untuk menemui seorang tabib dan mengutarakan maksudnya untuk meracuni sangmajikan, dan ia meminta kepada tabib itu sebuah racun yang mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangtabib memahami kondisi pembantu itu dan dia memberikan beberapa persyaratan kepada pembantu tersebut sebelum memberikan racunnya.&lt;br /&gt;“saya akan menolong, tapi kamu harus mendengarkan dan melakukan semua yang saya minta.&lt;br /&gt;Pembantu itu menjawab,"Baik, saya akan melakukan apa saja yang anda minta." Sangtabin pun lantas  masuk kedalam ruangan dan kembali beberapa menit kemudian dengan sekantong ramuan. Dia memberitahu pembanu itu, "Kamu tidak boleh menggunakan racun yang be-reaksi cepat untuk menyingkirkan imajikan mu, karena nanti orang-orang akan curiga. Karena itu saya memberimu sejumlah ramuan yang secara perlahan akan meracuni tubuh majikanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari masakkan daging atau sayur dan kemudian campurkan sedikit ramuan  ini. Nah, untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang mencurigaimu pada waktu ia meninggal, kamu harus berhati-hati dan bertindak dangan sangat baik dan bersahabat. Jangan berdebat dengannya, taati dia, dan perlakukan dia seperti seorang ratu."&lt;br /&gt;Pembantu itupun sangat senang. Dia kembali ke rumah majikannya dan memulai rencana pembunuhan terhadap sang majikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu demi minggu berlalu, dan berbulanbulan berlalu, dan setiap hari, pembantu  itu melayani majikannya dengan masakan yang dibuat secara khusus.  Pembanu itu  ingat apa yang dikatakan sang tabib  tentang menghindari kecurigaan, jadi sang pembantu itu pun berusaha  mengendalikan emosinya, mentaati perintah sang majikan, memperlakukan majikan  seperti keluarganya  sendiri dengan sangat baik dan bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah eman bulan, seluruh rumah berubah. Pembantu itu  telah belajar mengendalikan emosi-nya begitu rupa sehingga hampir-hampir ia tidak pernah meledak dalam amarah atau kekecewaan, begitu pula majikannya. Dia tidak berdebat sekalipun dengan majikannya, yang sekarang kelihatan jauh lebih baik dan mudah ditemani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap majikan terhadp pembantunya itu berubah, dan dia mulai menyayangi  pembantu itu  seperti keluarganya sendiri. Dia terus memberitahu teman-teman dan kenalannya bahwa pembantunya itu adalah pembantu terbaik yang pernah ditemuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembantu dan majikanya sekarang berlaku sepertu keluarga sungguhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari, pembantu itu datang menemui tabib yang pernah ia kunjungi dan minta pertolongan lagi. Dia berkata, "Tabib, tolonglah saya untuk mencegah racun itu membunuh majikan saya. Keluarga saya sendiri. Saya tidak ingin dia mati karena racun yang saya berikan." Sang tabib itu  tersenyum dan mengangkat kepalanya. "kau, tidak usah khawatir. Saya tidak pernah memberimu racun. Ramuan yang saya berikan dulu adalah vitamin untuk meningkatkan kesehatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya racun yang pernah ada ialah didalam pikiran dansikapmu terhadapnya, tapi semua sudah lenyap oleh kasih yang engkau berikan padanya."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-8452986279198961495?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8452986279198961495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/8452986279198961495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/racun-itu-menyembuhkan-ku.html' title='Racun itu menyembuhkan ku'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-975831777873264487</id><published>2011-07-08T20:04:00.000+07:00</published><updated>2011-07-08T20:05:11.639+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><title type='text'>Keretas Kusam penuh gambar.</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Malam ini sungguh sangat  cerah, bintang berkedip-kedip  memancarkan cahaya keindahan, terkadang  meredup terkadang begitu terang,  namun cahaya itu tidak seterang kasih  seorang ibu. Kasihnya tidak akan  pernah usai sepanjang hayat kepada  anak-anaknya.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ibu   ku sehari-hari adalah penjaga warung kecil yang ayah dirikan sebagai   penopang perekonomian keluarga kami dirumah, dia juga membuat kue dan es   campur untuk dijual setiap hari pada anak-anak TK yang lokasinya   takjauh dari rumah. Bangun pukul setengah empat pagi, baru beranjak ke   peraduan pukul sebelas malam. Begitu terus, hidupnya dijalani tanpa   mengeluh.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ayah  adalah seorang pengrajin kayu yang dengan  telatennya mengukir dan  mendesain berbagai pesanan tetangga dan  langganan setianya. Sungguh  sebuah pekerjaan yang penuh dengan  kesabaran. Ayah cukup bangga jika  hasil karyanya menjadi kebanggaan  orang yang memesannya dan dipajang  diruang tamu dirumahnya, dia  bercerita itulah kepuasan terbesar yang  ayah rasakan untuk pekerjaannya  saat ini. Penghasilan Ayah tidak  seberapa, ditopang oleh hasil jualan  ibu Sejak SD sampai SMP, dari  hasil jual kue itulah, Aku dan adik dapat  uang saku.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hal  ini menjadi kebanggaan ku, memiliki sosok  ibu yang begitu telaten dan  penyabar. Dalam menjalani hari-harinya tak  pernah sekalipun aku  mendengarkan keluhan dari ibu, ibu selalu tersenyum  dan selalu  memasakkan makanan kesukaan ku setiap hari dikala aku  meminta makan,  dialah yang mencucikan pakaian setiap hari walaupun  pakaian ku begitu  kotoh penuh lumpur karena habis bermain bola,  terkadang aku tidak  menyadari hal itu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Gurat  wajahnya yang  telah mengerut menampakkan bahwa dia terlampau akrab  dengan kerja  kerasnya. Tangannya dipenuhi otot yang tampak ramah.  Jarang aku melihat  dia pakai bedak, apalagi make-up. Seumur-umur, aku  baru melihat bunda  pakai make-up ketika aku lulus SMP, itu saja sudah   beberapa tahun yang  lampau. Dia bilang ingin tampil cantik untuk ku  pada momen tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kini   ku sudah jarang bertemu dengannya, semenjak Aku sekolah SMA, Aku   memutuskan untuk bersekolah di daerah Bogor, hingga kini Aku sudah   berada dibangku kuliah, walau jarak Bogor sukabumi tidak terlalu jauh,   akan tetapi dengan berbagai aktifitas dan kesibukan yang ku jalani   sehari-hari, membuat ku jarang sekali berkomunikasi apa lagi bertemu   langsung dengannya, mungkin bisa terhitung oleh jari dalam setahun aku   hanya pulang antara 4-5 kali.  Itupun jika aku sangat rindu bertemu   dengan keluarga. Aku kini telah bekerja, untuk membiayai kuliah dan   kehidupan ku di Bogor saat ini, aku anggap sudah cukup, jadi secara   finansial tak ada ketergantungan lagi dengan penghasilan orangtua,   mugkin itu kenapa aku jarang sekali untuk pulang, aku hanya pulang hanya   ketika aku sangat rindu pada keluarga atau ketika aku ada keperluan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hingga   suatu ketika aku pulang karena ada keperluan untuk melengkapi   administrasi ku untuk terbang kemalaysia untuk melaksanakan KP ( Keraja   Praktek ) yang diselenggarakan oleh kampus, malam hari ketika ku   menyantap masakan enak yang ibu hidangkan untuk anak tercintanya,   tiba-tiba ibu memberikan sesuatu yang ada dalam tas kecilnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;strong&gt;Dia memberikan kertas kusam penuh gambar&lt;/strong&gt;, saat itu aku masih belum mengerti makna yang tersimpan dari pemberiaan ibu kepada ku, lantas aku bertanya,&lt;strong&gt; “&lt;em&gt;kertas   apaan ini bu, ko ibu memberikannya kepada kaka, inikan gambar anak   kecil naik pesawat buatan adik ya bu..! lucu ya...! tapi ko kayaknya   sudah lama banget&lt;/em&gt;”.  &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Alangkah  terkejutnya  aku, ibu hanya menjawab pertanyaan yang ku lontarkan  dengan tetesan air  mata, dan sedikit senyuman manis dibibirnya, lantas  berkata.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“  mungki kamu  sudah lupa na, inilah hasil karya anak ibu tercinta yang  sangat ibu  hargai, inilah pemberian mu 11 tahun yang lalu yang selalu  ibu simpan  baik-baik, karena menurut ibu gambar ini sangat berharga,  hasil buah  karya mu yang kau persembahkan  pertama kali saat perayaan  hari ibu di  sekolah. dan inilah hadiah terindah yang kaka persembahkan  untuk  bunda”. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Hingga   kini akan terus ibu simpan, gambar ini lah satu-satunya sebagai   pengobat rasa rindu ingin bertemu dan memeluk kaka disaat kaka jauh dari   ibu,  ibu tau kini kaka sudah dewasa, mungkin begitu banyak tugas dan   pekerjaan yang kaka jalani, sehingga ibu sangat paham kaka jarang   pulang, dulu ketika kaka ceritakan gambar siapa ini,  dengan bangga kaka   bicara ini kaka bunda, nanti kaka mau terbang pake pesawat, mau ketemu   presiden, kaka pasti bisa bunda”. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah   berkisah, ibu mengijinkan ku untuk memegang kembali lembaran kusam  yang  11 tahun lalu aku buat, dan ibu merestui ku untuk terbang  kemalaysia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Mungkin   ini saatnya ibu perlihatkan kepada kaka, ternyata kaka bisa, ibu tak   akan menahan mu untuk pergi, karena itu cita-cita kecil Kaka, justru ibu   sangat bangga punya anak seperti kaka! Ibu hanya berpesan satu hal,   tolong kabarkan kepada ibu ketika kau pulang nanti apa saja yang bisa   kaka lakukan disana.. dinegri orang yang selama ini kau impikan...!”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya   seakan tidak bisa berkata sepatah kata pun. Lidah ini terasa kaku.  Hati  bergetar karena terharu. Aku ingin menangis sekencang mungkin  namun ku  malu, aku ingin memeluk ibu seerat mungkin, aku ingin  mengobati luka  yang selama ini ia pendam karena merindukan anaknya yang  sok sibuk ini,  alangkah aku tak ingin jauh lagi denganya, ternyata  bukan oleh-oleh yang  aku bawa yang ia rindukan, melainkan ia ingin  merasakan kembali pelukan  aanaknya ini yang sok sudah dewasa dan lupa  bagaimana ia dulu di  besarkan dengan pelukan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana mungkin &lt;strong&gt;Keretas Kusam penuh gambar&lt;/strong&gt; yang sudah lusuh itu masih disimpan sekian tahun hanya untuk memendam kangen pada anaknya?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bukan kata-kata, tapi dengan &lt;strong&gt;Keretas Kusam penuh gambar&lt;/strong&gt;   lusuh itulah bunda menohok saya dengan cinta yang sederhana. Cinta   tulus yang tak pernah berharap balasan dari siapapun walaupun anaknya   sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Sekalipun, bintang itu terang. &lt;strong&gt;Keretas Kusam penuh gambar&lt;/strong&gt;   lusuh tersebut, dapat menggambarkan keberadaan boleh berubah, usia pun   boleh berubah. Tapi, cinta dan kerinduan seorang ibu tak bisa digerus   waktu dan usia. Ia ada sampai kapan pun. Tak bisa dibalas dengan apa   pun.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img class="img" src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/261640_1421778520849_1724289339_680981_1177802_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;     *)Dari kaka untuk bunda tercinta.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-975831777873264487?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/975831777873264487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/975831777873264487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/keretas-kusam-penuh-gambar.html' title='Keretas Kusam penuh gambar.'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-5562279968475295821</id><published>2011-07-06T19:15:00.003+07:00</published><updated>2011-07-06T19:43:41.482+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><title type='text'>Menghukum tanpa kekerasan.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-2GFZHZ7mEJo/ThRYVLQJXdI/AAAAAAAAA1M/Guad0toMi1M/s1600/motor.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 299px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-2GFZHZ7mEJo/ThRYVLQJXdI/AAAAAAAAA1M/Guad0toMi1M/s400/motor.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626218955313602002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;Berikut adalah cerita masa remaja ku.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu usia ku 14 Tahun dan masih ada dibangku sekolah SMP.  Jarak antara sekolah dengan rumah cukuplah jauh, untuk menuju ke sekolah bisanya Aku menggunakan jasa ojek atau mobil angkutan umum dan terkadang bisa berjalan kaki bersama teman satu kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, pertamakalinya Aku di ijinkan untuk membawa sepeda motor oleh ayah.  Sunggu sangat senang hati ini, karena Aku bisa membawa motor ke sekolah sepeti teman-teman yang lainnya. Tidak heran jika Aku sangat gembira ketika ayah memperbolehkan Aku membawa sepedah motornya untuk berangkat kesekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa banyak bicara Aku langsung mengambil helm dan bergegas untuk berangkat sekolah, akan tetapi ayah hanya berpesan satuhal. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;. Aku dengan tersenyum hanya bisa mengatakan ya , terimaka&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“ Ini adalah kepercayaan, Mohon untuk dijaga, dan bila terlalaikan takan ada kepercayaan untuk seterusnya”&lt;/span&gt;sih! Lantas bergegas pergi meninggalkan rumah untuk berangkat sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya sekitar pukul 12.00 ayah mengirim SMS “ &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Ka Ibu kepasar, beliau minta dijemput jam 3, tolong jangan telat !&lt;/span&gt;”. Waktu itu masih ada kesempatan sekitar 2 jam lagi, pikirku, lantas mencoba menawarkan diri untuk mengantar seseorang yang selama ini menjadi teman spesial. Dengan berbangga hati karena dia mau diantarkan pulang, Aku mengantarnya pulang hingga Aku diperbolehkan untuk mampir dan diberikan kesempatan untuk berbincang dengan kakeknya hingga lupa  waktu. Aku baru sadar bahwa waktu di jam tangan ku sudah menunjukan pukul 3.30. Alamat Aku sudah telat sekitar setengah jam.  Bergegas ku pamit, langsung menuju pasar yang letaknya lumaian jauh dari posisi ku saat ini hingga sampai dipasar ternyata ibu sudah menunggu hampir satu setengah jam dengan muka gelisah, beliau bertanya “ &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;ko telat kemana saja tadi, ?&lt;/span&gt;” saya sangat malu untuk mengakui bahwa saya telat karena mengantar seseorang hingga saya lupa ibu sedang menunggu disini sehingga saya menjawab “&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;tadi disekolah ada rapat osis bu, buat acar besok&lt;/span&gt;” Padahal ternyata tanpa sepengetahuan saya ibu telah menelepon nana temanku dan kebetulan dia adalah wakil saya di osis dan mengetahui bahwa tidak ada aktifitas lain setelah jam sekolah usai, dan kini Ibu tau bahwa ku telah bohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Lalu Ibu berkata, "&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Ada sesuatu yang salah dalam membesarkan kau sehingga kau tidak memiliki keberanian untuk menceritakan kebenaran kepada Ibu. Untuk menghukum kesalahan Ibu ini, Ibu akan pulang ke rumah dengan berjalan kaki sepanjang 6,2 mil dan memikirkannya baik- baik.".&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Lalu ibu dengan membawa belanjaannya dan sandal yang dikenakannya, mulai berjalan kaki pulang kerumah. Padahal suasana hari sudah gelap sedangkan jalanan tidak rata dan belanjaan yang dia bawa cukup berat maka selama kurang lebih 3 setengah jam aku mengendarai motor dengan pelan-pelan dibelakang ibu sambil menetskan air mata penyesala dan sesekali membujuk ibu untuk mau ikut naik motor dengan ku, tapi tak ada satu katapun yang terlontar dari mulut ibu hingga sesamapinya dirumah. Aku melihat ada beberapa luka ditelapak kaki ibu, hingga aku tidak bisa menahan rasa haru dan memeluk ibu dengan erat dan menyampaikan apa yang sebnarnya tela saya lakukan. Dan mencoba membujuk ibu agar aku bisa membasuh kakinya dan mengobati luka yang ada pada kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat itu aku berjanji pada diri ini,  setiap hari aku akan berjalan kaki kesekolah dan aku berjanji aku tidak akan lagi mengendarai motor bilamana masih ada bekas luka yang ada di kaki ibu karena ulah dan kebodohanku sehingga tidak menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh ayah.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;ibu hanya berkata. "Seandainya ibu menghukum ku sebagaimana banyak ibu menghukum anaknya, maka apakah aku akan mendapatkan sebuah pelajaran mengenai ini dengan kekerasan? Ibu kira tidak. Saya akan menderita atas hukuman itu dan melakukan hal yang sama lagi dan lagi. Tetapi, hanya dengan satu tindakan tanpa kekerasan yang sangat luar biasa, sehingga saya merasa kejadian itu baru saja terjadi kemarin. Itulah kekuatan tanpa kekerasan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Episode Spesial berikut pernyataan untuk diri ini, agar anda tau dan mendapatkan pelajaran.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-D-7qKsEy6XA/ThRYJ1pZ4KI/AAAAAAAAA1E/fyVLpLfc6cs/s1600/my%2Bhouse.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 299px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-D-7qKsEy6XA/ThRYJ1pZ4KI/AAAAAAAAA1E/fyVLpLfc6cs/s400/my%2Bhouse.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626218760535400610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-5562279968475295821?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5562279968475295821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/5562279968475295821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/menghukum-tanpa-kekerasan.html' title='Menghukum tanpa kekerasan.'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-2GFZHZ7mEJo/ThRYVLQJXdI/AAAAAAAAA1M/Guad0toMi1M/s72-c/motor.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-3470016363872244529</id><published>2011-07-06T17:12:00.003+07:00</published><updated>2011-07-06T17:18:22.886+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><title type='text'>Nelayan dan Orang kaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-qH0NKk2NJnc/ThQ2Af5n_uI/AAAAAAAAA08/5rZTzH9u_xU/s1600/nelayan_di_pulau_dewata.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-qH0NKk2NJnc/ThQ2Af5n_uI/AAAAAAAAA08/5rZTzH9u_xU/s400/nelayan_di_pulau_dewata.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626181216683687650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang kaya berjalan2 ke pantai dan melihat seorang nelayan sedang duduk bersantai di pasir sambil memandangi ombak dan karang-karang pantai yang terhampar didepannya. Ia pun menghampiri dan bertanya "mengapa engkau tidak pergi mencari ikan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nelayan itu menjawab "untuk apa? hasil tangkapanku kemarin cukup untuk membiayai keluargaku untuk seminggu ini".&lt;br /&gt;Orang kaya itupun berkata "tetapi kalau engkau pergi mencari ikan lagi tentu engkau akan mendapatkan uang lebih dan bisa digunakan untuk membeli jala baru yang lebih besar sehingga hasil tangkapanmu pun dapat bertambah banyak"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nelayan itu bertanya "untuk apa?"&lt;br /&gt;Orang kaya itu semakin gusar dan berkata "dengan hasil tangkapan yang lebih banyak maka penghasilanmu pun akan bertambah dan kau bisa membeli perahu baru yang lebih besar"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nelayan itu kembali bertanya "untuk apa?"&lt;br /&gt;Orang kaya itu menjawab lagi "tentu dengan perahu yang lebih besar kau bisa berlayar lebih jauh dan mencari ikan lebih banyak dan uangmu bertambah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali nelayan itu bertanya "untuk apa?"&lt;br /&gt;Orang kaya itu menjawab lagi "dengan uang itu engkau bisa membeli perahu lain dan menyewakannya kepada nelayan lain sehingga kau mendapat uang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kesekian kalinya nelayan itu berkata "untuk apa?"&lt;br /&gt;Dan dengan penuh kejengkelan orang kaya itu berkata dengan suara agak kencang "tentu kau akan menjadi kaya dan bisa menikmati hidupmu seperti aku"&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Nelayan itu tersenyum lalu berkata "kau pikir apa yang sedang aku lakukan?" saya justru tidak akan yakin jika saya telah kaya, saya bisa hidup setenang ini, bila apapun yang kita lakukan berpatok pada materi dan kekayaan,  maka akan selamanya hidup ini tidak akan tentram”.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan nelayan tersebut orang kaya itu hanya tertunduk dan  tak lama berlalu meninggalkannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-3470016363872244529?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3470016363872244529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3470016363872244529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/nelayan-dan-orang-kaya.html' title='Nelayan dan Orang kaya'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-qH0NKk2NJnc/ThQ2Af5n_uI/AAAAAAAAA08/5rZTzH9u_xU/s72-c/nelayan_di_pulau_dewata.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-270527703907723136</id><published>2011-07-01T10:03:00.003+07:00</published><updated>2011-07-01T10:10:23.567+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><title type='text'>Adakah yang akan mendoakan Kita ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-8i21yb0mbIo/Tg056KhBRXI/AAAAAAAAA0g/3rN6fkYZG2s/s1600/artikel1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 194px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-8i21yb0mbIo/Tg056KhBRXI/AAAAAAAAA0g/3rN6fkYZG2s/s400/artikel1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624215181073663346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di Rumah Sakit di ruang ICU. Disaat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia Roh seorang Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.&lt;br /&gt;Malaikat memulai pembicaraan, "kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia! "Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ... " kata si pengusaha ini dengan yakinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati. Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali merngunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "apakah besok pagi aku sudah pulih? pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan lembut si Malaikat berkata, "anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktu mu tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layer besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Malaikat, "aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu" Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu, tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri." dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat”&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.&lt;br /&gt;Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat ! tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang ! Dengan setengah bergumam dia bertanya, "apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?”&lt;br /&gt;Jawab si Malaikat, " ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam. Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, "anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu!! kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00". Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, Doa sangat besar kuasanya, tak jarang kita malas, tidak punya waktu, tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain. Ketika kita mengingat seorang sahabat lama / keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia, mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi. Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain... sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-270527703907723136?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/270527703907723136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/270527703907723136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/adakah-yang-akan-mendoakan-kita.html' title='Adakah yang akan mendoakan Kita ?'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-8i21yb0mbIo/Tg056KhBRXI/AAAAAAAAA0g/3rN6fkYZG2s/s72-c/artikel1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-7190136131802858993</id><published>2011-07-01T09:50:00.001+07:00</published><updated>2011-07-01T10:02:30.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><title type='text'>Mengapa Sulit Mengucap Syukur ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, " Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini berkat dan rahmat Allah yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya". Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu.&lt;br /&gt; Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangatkecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih",&lt;/span&gt; kata Malaikat-ku pelan. Dia tampak malu. "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku. "Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. " &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih&lt;/span&gt;". "Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas nikmat Allah?", tanyaku. "Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Alhamdullilah hirabil Alamin".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku. Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di tempat anda duduk sekarang, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.”&lt;br /&gt;“Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima limpahan berkah, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmatilah hari-harimu, hitunglah Rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. kita masih diperkenankan untuk belajar bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;"Dan ingatlah tatkala Allah berfirman “ bersyukurlah maka akan aku tambah nikmat ku kepadamu"&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-7190136131802858993?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7190136131802858993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7190136131802858993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/mengapa-sulit-mengucap-syukur.html' title='Mengapa Sulit Mengucap Syukur ?'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2993159853358316585</id><published>2011-07-01T09:46:00.002+07:00</published><updated>2011-07-01T09:49:28.296+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Motivasi'/><title type='text'>Alkisah si ibu bermata satu yang mempunyai seorang anak laki-laki.</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika anak laki-lakinya pergi sekolah SD, si ibu datang ke sekolah  untuk melihat2 anaknya. Tapi apa yang terjadi, si anak laki-lakinya jadi  malu karena diolok-olok oleh teman-teman, karena dia mempunya ibu  bermata satu. Sesampai di rumah si ibu dimarahin oleh si anak. Sejak itu  si ibu tidak dibolehkan ketemu orang-orang lain agar si anak tidak  malu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Setelah anaknya dewasa, si anak telah bekerja dan  sukses, dan sudah berkeluarga dan mempunyai istri yang cantik dan anak2  yang lucu.... si ibu rindu ingin ketemu dengan anak dan cucunya.  Sesampai di depan pintu rumah anak laki-lakinya, dia diusir oleh anaknya  sendiri, seraya berkata: untuk apa kamu datang kesini orang tua bermata  satu, kamu telah menakutkan anak-anakku, kata si anak. Akhirnya, si ibu  pulang dengan bersedih hati. Dia akhirnya hanya melihat cucu2nya di  depan pagar, lalu perlu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Sekian lama waktu berlalu, si ibu  akhirnya sakit dan sepertinya tidak akan lama lagi umurnya. Dia memberi  tahukan berita ini kepada anak laki-lakinya itu, bahwasanya dia sedang  sakit parah. Tapi, si anak laki2 tetap tidak mau ketemu ibunya. Ajalnya  pun menjemputnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Selang beberapa waktu, si istri dari si  anak laki2 bertanya ke suaminya: mengapa kamu tidak datang ke rumah  ibumu? Dia menjawab: saya sedang sibuk. Tapi akhirnya, dia dibujuk oleh  istrinya, agar pergi ke rumah ibunya tersebut sekali saja karena ibunya  sudah tiada.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Akhirnya si anak laki2 pergilah ke rumah  almarhum ibunya, dia masuk ke rumah yang telah lama dia tinggalkannya,  dan ada secarik kertas yang ditinggalkan oleh ibunya berisi: "anakku,  aku sangat bahagia melihatmu dari kecil, sampai dewasa dan mlenjadi  sukses sekarang ini. ketahuilah nak, bahwasanya kamu kecil hanya  mempunyai mata satu, aku telah merelakan mata yang satu lagi diberikan  kepadamu, agar kamu bisa hidup bahagia nantinya".&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Si anak akhirnya, menanggis sijadi-jadinya: oh..ibu.............maafkan aku selama ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Ketika  anak laki-lakinya pergi sekolah SD, si ibu datang ke sekolah untuk  melihat2 anaknya. Tapi apa yang terjadi, si anak laki-lakinya jadi malu  karena diolok-olok oleh teman-teman, karena dia mempunya ibu bermata  satu. Sesampai di rumah si ibu dimarahin oleh si anak. Sejak itu si ibu  tidak dibolehkan ketemu orang-orang lain agar si anak tidak malu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Setelah  anaknya dewasa, si anak telah bekerja dan sukses, dan sudah berkeluarga  dan mempunyai istri yang cantik dan anak2 yang lucu.... si ibu rindu  ingin ketemu dengan anak dan cucunya. Sesampai di depan pintu rumah anak  laki-lakinya, dia diusir oleh anaknya sendiri, seraya berkata: untuk  apa kamu datang kesini orang tua bermata satu, kamu telah menakutkan  anak-anakku, kata si anak. Akhirnya, si ibu pulang dengan bersedih hati.  Dia akhirnya hanya melihat cucu2nya di depan pagar, lalu perlu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Sekian  lama waktu berlalu, si ibu akhirnya sakit dan sepertinya tidak akan  lama lagi umurnya. Dia memberi tahukan berita ini kepada anak  laki-lakinya itu, bahwasanya dia sedang sakit parah. Tapi, si anak laki2  tetap tidak mau ketemu ibunya. Ajalnya pun menjemputnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Selang  beberapa waktu, si istri dari si anak laki2 bertanya ke suaminya:  mengapa kamu tidak datang ke rumah ibumu? Dia menjawab: saya sedang  sibuk. Tapi akhirnya, dia dibujuk oleh istrinya, agar pergi ke rumah  ibunya tersebut sekali saja karena ibunya sudah tiada.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Akhirnya  si anak laki2 pergilah ke rumah almarhum ibunya, dia masuk ke rumah  yang telah lama dia tinggalkannya, dan ada secarik kertas yang  ditinggalkan oleh ibunya berisi: &lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;"anakku, aku sangat bahagia melihatmu  dari kecil, sampai dewasa dan mlenjadi sukses sekarang ini. ketahuilah  nak, bahwasanya kamu kecil hanya mempunyai mata satu, aku telah  merelakan mata yang satu lagi diberikan kepadamu, agar kamu bisa hidup  bahagia nantinya".&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Si anak akhirnya, menanggis sijadi-jadinya: oh..ibu.............maafkan aku selama ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 452px; height: 500px;" class="img" src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/270862_1414618101843_1724289339_671737_7690110_n.jpg" alt="" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2993159853358316585?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2993159853358316585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2993159853358316585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/07/alkisah-si-ibu-bermata-satu-yang.html' title='Alkisah si ibu bermata satu yang mempunyai seorang anak laki-laki.'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-3938878552050198809</id><published>2011-06-27T19:34:00.000+07:00</published><updated>2011-06-28T09:30:48.217+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>Kunjungan Duta Besar Tunisia Ke UIKA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan Duta besar Tunisia ke UIKA Bogor pagi tadi ( red: 27/06/11) Universitas Ibn khaldun Bogor (UIKA) kedatangan tamu spesial. UIKA kedatangan tamu dari kedutaan tunisia, Mohamed Hassairi. duta besar tunisia ini berkunjung ke UIKA dengan maksud ingin membicarakan kembali  MOU atau nota kerjasama yang pernah ditandatangani UIKA beberapa tahun silam degengan tunisia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam sambutannya Mohamed Hassairi, mengungkapkan kekagumannya kepada Universitas Ibn Khladun Bogor atas kemajuan pesat yang diraih dari tahun-ketahun hingga bisa eksis dan menjadi salah-satu kampus Islam terbesar di kota bogor. selain itu beliau mengungkapkan rasa terimakasih kepada UIKA yang bersedia mengabadikan salah-satu tokoh besar yang dilahirkan ditunisia ini menjadi nama universitas, " ini merupakan rasa kebanggaan kami sebagai warga negara tunisia" dalam kunjungannya ke UIKA ini, beliau berkesempatan untuk sedikit menjabarkan mengenai kondisi yang dialamu oleh negaranya mengenai pasca revolusi yang telah terjadi beberapa bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beliau mengungkapkan revolusi yang terjadi di belahan dunia Arab termasuk di gerinya adalah hal lumrah dan biasa saja. “Sama seperti di negara manapun, yang namanya revolusi itu adalah lazim dan tidak perlu dikhawatirkan, ujarnya kepada azies-site disela-sela kunjungan ke UIKA kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hassairi, saat ini kondisi negerinya sudah stabil dan tidak terjadi gejolak lagi. Pemerintahan transisi juga melaksanakan tugasnya dengan baik dalam mengawal perubahan di&lt;br /&gt;negerinya. “Kita berharap hingga proses pemilihan nanti, semoga situasinya tetap aman dan damai,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menampik jika proses revolusi dan reformasi di Tunisia muncul karena adanya faktor-faktor eksternal, terutama intervensi asing. “Namanya perubahan itu pasti terjadi. Jadi kita tidak bisa mengambil kesimpulan bahwa apa yang terjadi di Tunisia maupun negara-negara Arab lainnya merupakan akibat intervensi asing,” ia menegaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang duta besar yang bertugas di negara dengan penduduk Muslim terbesar di Indonesia, Hassairi mengaku bangga dan merasa terhormat. “Walaupun jauh secara geografis, namun hubungan Indonesia dengan Tunisia sangat dekat. Semoga hubungan dan kerjasama antara kedua negara yang bersaudara ini kian erat dan maju di masa yang akan datang,” tutupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-3938878552050198809?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3938878552050198809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3938878552050198809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/06/kunjungan-duta-besar-tunisia-ke-uika.html' title='Kunjungan Duta Besar Tunisia Ke UIKA'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6608254636933072038</id><published>2011-06-25T14:11:00.004+07:00</published><updated>2011-06-25T14:37:44.350+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agenda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unit Mahasiswa'/><title type='text'>Pengumuman Agenda kegiatan Penerimaan Mahasiwa Baru UIKA TA 2011 / 2012</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Assalamualaikum&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Wah sebentar lagi, akan ada wajah-wajah baru yang akan bergabung bersama-sama kita di UIKA,  mudah-mudahan mahasiswa-mahasiwi uika, pada cakep-cakep ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;heheh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cakep Akhlaq dan kepribadiannya,,,...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disini kami mau mengabarkan mengenai agenda kegiatan Penerimaan mahasiswa baru  TA 2011-2012,  Hasil dari surat edaran resmi yang diberikan Panitia penerimaan Mahasiswa baru 2011-2012 kepada tem azies site. berikut infonya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AGENDA KEGIATAN -UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENERIMAAN MAHASISWA BARU GELOMBANG II &amp;amp; III&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran Gelombang II  :&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;1 Mei - 30 Juni 201 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran Gelombang III : &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Juli f 20 Agustus 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Batas Akhir Pengembalian Berkas :&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; s.d. 5 September 2011&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tes Kompetensi Mahasiswa Baru terakhir :&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;s.d. 6 September 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daftar ulang (registrasi) dimulai : &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;1 Juli 2011&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyelesaian administrasi keuangan dan daftar ulang (registrasi) paling lambat :&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;September 201 1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Awal Perkuliahan semester ganjil 201 0/201 1 : &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;19 September 201 1&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bimbingan Akademik, Pengisian Formulir I-(RS, dan Pengambilan KI-IMD :&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;19 s.d. 21 September 2010&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;CATATAN&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;: &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Pengumuman yang berkaitan dengan (OPSPEK) akan diumumkan kemudian.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6608254636933072038?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6608254636933072038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6608254636933072038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/06/pengumuman-agenda-kegiatan-penerimaan.html' title='Pengumuman Agenda kegiatan Penerimaan Mahasiwa Baru UIKA TA 2011 / 2012'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2847472029039432257</id><published>2011-06-17T09:48:00.002+07:00</published><updated>2011-06-17T09:50:23.771+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kebaikan didunia dan kebaikan di Akhirat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEBAIKAN DI DUNIA DAN KEBAIKAN DI AKHIRAT &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;M.Rais Ahmad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;blockquote&gt;“ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan diantara mereka ada  yang berdo’a ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan  di akhirat dan periharalah kami dari siksa neraka&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QS.2 : 201)&lt;/span&gt;.&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Kita kaum muslimin sudah biasa melafazkan do’a ini yang  meliputi kebaikan hidup di dunia dan sekaligus juga kebaikan hidup di  akhirat. Permohonan kualitas hidup yang terbaik di dunia dan di akhirat  yaitu di dua tempat yang sedang kita alami di dunia ini dan yang akan  kita tempuh kelak di akhirat. Tambahan kalimat yang menyebut ”&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;periharalah kami dari siksa neraka&lt;/span&gt;”,  berarti bahwa kebaikan hidup di akhirat itu bukan di neraka, tetapi di  suatu tempat lain yakni di surga jannatun na’im! Persoalannya bagaimana  pemahaman kita tentang kehidupan itu sendiri. Antara kehidupan di dunia  ini dan kehidupan di akhirat kelak, bagaimana kaitannya satu sama lain,  dan sejauh mana persamaannya atau kalau ada mengenai  perbedaannya ,&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QS. 87: 17&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(al A’la)&lt;/span&gt; “ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat ini kita dapat mengetahui bahwa kehidupan di dunia ini tidak  lebih baik dari kehidupan di akhirat dan cuma sementara waktu saja.  Sejak dahulu kala manusia memiliki umur yang terbatas. Apabila sampai  ajalnya, maka tak dapat diundurkan barang sejenak atau di majukan  sesaatpun. Dengan begitu maka kematian itu suatu kepastian dan sia-sia  saja menghindarinya, karena kematian itu adalah awal untuk kehidupan di  akhirat kelak (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; QS. 93: 4 &lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Apabila di awal kehidupan di dunia ini ada kematian yang  membatasinya, maka di akhirat nanti abadi, suatu keadaan yang tidak ada  akhir, tidak ada ajal, tidak ada kematian. Maka sejak sekarang  sepatutnyalah kita sudah memikirkan keadaan kita nanti di akhirat itu.  Jika di dunia ini kita mengalami kesulitan, karena penyakit atau  kecelakaan yang sampai tidak tertahankan lagi maka akan berakhir dengan  kematian. Sebaliknya di akhirat nanti, jika kesakitan tersebab  pembalasan atas perbuatan maksiyat di dunia, maka rasa sakit, rasa  pedih, rasa ngilu dan penderitaan itu juga dirasakan tanpa ada akhir  lagi seperti kematian ketika di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya rasa senang, gembira bahagia yang kita rasakan di dunia  sering kali sangat terbatas masanya. Tidak jarang kebahagiaan kita  dengan harta kekayaan yang melimpah, dengan kekuasaan yang besar  berakhir dengan habisnya harta dan lepasnya kekuasaan itu. Atau kekayaan  yang melimpah itu ditinggal karena kematian, kekuasaan yang begitu  besar terhenti karena habis masa hidupnya di dunia. Sehingga harta  dibagi-bagi kepada akhli waris; kekuasaan digantikan oleh orang lain.  Kita coba bayangkan jika kebahagiaan, kegembiraan dan kesenangan itu  kekal dan berlangsung selama-lamanya karena di akhirat itu kehidupan  bersifat abadi. Keadaan ini merupakan  suatu kepastian yang tidak  tebantahkan karena keimanan kepada  Allah dan kepada hari akhirat  merupakan satu paket yang tidak terpisahkan. Apa yang kita dambakan  tentulah kualitas hidup yang dinamakan kebahagiaan. Kebahagiaan di dunia  dan berlanjut sampai di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin kita dapat meraih kebahagiaan itu sementara problem  problem hidup ini dari hari ke hari semakin menghimpit juga. Beriringan  dengan bertambahnya usia semakin berat pula problem hidup yang menimpa.  Banyak orang yang tidak tahan dan malah lari dari agama sehingga  berbagai bentuk tekanan kejiwaan muncul, stress, putus asa dan apatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini sebenarnya akibat jauhnya dari nilai-nilai kebenaran dan bimbingan Ilahi, QS Thoha &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(20) : 124 &lt;/span&gt;: “ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan  barangsiapa berpaling dari peringatanKu maka sesungguhnya baginya  kehidupan yang sempit dan Kami akan  menghimpunkannya pada hari kiamat  dalam keadaan buta&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat lilitan kesulitan kehidupan menyelimuti diri, kita kembalikan  semua masalah kepada yang Empunya Kehidupan. Sesungguhnya hidup ini  hanyalah ujian. Untuk melihat siapa diantara kita  yang terbaik amalnya.  Pada tempatnyalah apabila kita mendekatkan diri hanya kepada Al Khaliq,  sang Pencipta yang menjadi penentu, yang member jalan keluar dari  berbagai kesulitan dan yang memberikan ketenangan jiwa kepada  hamba-hamba Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QS.92 (al lail) : 5-7 &lt;/span&gt;“ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa pasti akan Kami berikan padanya jalan yang mudah&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;         Seseorang yang dekat kepada Allah akan mendapatkan kemudahan  dari segala urusan dan memperoleh jalan untuk menyelesaikan berbagai  masalah hidupnya. Mereka pun akan memperoleh kebahagiaan hidup yang di  dambakan semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QS.Yunus (10) :62-63&lt;/span&gt; “ I&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngatlah  sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran atas mereka dan  tidak (pula) mereka bersedih hati yaitu orang-orang yang beriman dan  selalu bertaqwa&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan apapun yang dihadapi  seorang mukmin, karena yakin mendapat  dukungan Allah dan jaminan akhirat yang menentramkan jiwa. Jadi, ukuran  yang paling menentukan kebahagiaan itu adalah sejauh mana ia dapat  mendekatkan diri kepada Allah. Masalah kita dengan Allah adalah  bagaimana kita dapat memulai mendekatkan diri kepadaNya,  mana kala kita  merasa berbagai dosa telah menyelimuti diri? Apakah Allah akan menerima  kehadiran kita? Dalam hal ini agama memberi petunjuk kepada hamba-hamba  Allah yang sesat dan jauh dari nilai-nilai kebenaran dengan seruan yang  tercantum dalam :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QS.Az-Zumar : 53 &lt;/span&gt;“ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Katakanlah  wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri,  janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah  mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun  lagi Maha Penyayang&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pintu yang dibukakan Allah selebar-lebarnya untuk hamba-hamba  Nya yang telah sesat. Mengapa kita tidak berupaya untuk memasukinya.  Pada hal Rasulullah SAW, senantiasa menyeru kita untuk kembali ke jalan  yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;QS.11 : 3 (Hud) &lt;/span&gt;“ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mintalah  ampunan kepada Rabbmu, kemudian bertobatlah kepada Nya, maka ia akan  memberi kepadamu kesenangan yang baik sampai masa yang telah ditentukan,  dan tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan akan diberi keutamaan, dan  jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Aku (Muhammad) sangat  menghawatirkan adzab di hari yang besar yang akan menimpamu&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Sesungguhnya tidak ada dosa sebesar apapun melainkan itu  akan diampunkan oleh Allah, sepanjang si pelaku bertobat dengan  sesungguhnya. Tobat dilakukan dengan penyesalan, berjanji tidak  mengulanginya lagi, kemudian memperbaiki diri dengan sebaik-baiknya.  Setelah bertobat dilanjutkan dengan mendekatkan (taqarrub) kepada Allah.  Seorang yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah akan mendapatkan  derajat terbaik sebagai wali Allah.  Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata :  Rasulullah SAW bersabda , sesungguhnya Allah berfirman : ” B&lt;span style="font-style: italic;"&gt;arang  siapa memusuhi orang-orang yang Aku cintai, maka sesungguhnya Aku telah  menyatakan perang kepadamu. Dan tidaklah hambaKu itu bertaqarrub kepada  Ku, dengan sesuatu yang lebih Aku sukai seperti bila ia melakukan apa  yang Aku perintahkan kepadanya. Dan hambaKu senantiasa bertaqarrub  kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah, sehingga Aku mencintainya. Maka  apabila Aku mencintainya maka jadilah Aku sebagai pendengarannya yang ia  gunakan untuk mendengar, dan sebagai penglihatannya yang ia gunakan  untuk melihat, dan sebagai tangannya yang ia gunakan untuk berjuang, dan  sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Dan jika ia meminta  sesuatu kepadaKu, niscaya Aku memberinya, dan jika ia minta perlindungan  kepadaKu pasti Aku melindunginya&lt;/span&gt;” (H.R.Bukhari) .Maka dapat  dipahami bahwa yang disebut wali adalah kekasih Allah yaitu mereka yang  senantiasa menjalankan kewajiban kepada Allah dan menambah amalan sunnat  sehingga mereka dicintai Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Seorang yang telah dicintai Allah dan mencintai Allah  mendapat jaminan perlindungan total dari Allah baik di dunia maupun di  akhirat. Bahkan seluruh aktivitasnya direkomendasikan sebagai gerak  Ilahiyah yang memiliki nilai tinggi di sisi Allah. Dialah yang hidupnya  bahagia di dunia dan mendapat syurga di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wallahu a’lam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2847472029039432257?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2847472029039432257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2847472029039432257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/06/kebaikan-di-dunia-dan-kebaikan-di.html' title='Kebaikan didunia dan kebaikan di Akhirat'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-7506702967280144799</id><published>2011-06-16T08:52:00.003+07:00</published><updated>2011-06-16T08:58:48.720+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Agar Kita Bisa Mencintai apa yang Harus Kita Jalani.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-bFNB4JYWVno/Tfli4Xkj4bI/AAAAAAAAAyk/tjo9CPKqz-c/s1600/Picture68.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 239px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-bFNB4JYWVno/Tfli4Xkj4bI/AAAAAAAAAyk/tjo9CPKqz-c/s400/Picture68.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618630730660962738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt; Oleh : Kepala Departemen Kaderisasi LDK Al-Intisyar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Assalamualaikum Wr.Wb.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semog kita semua menjadi satu keluarga yang saling mencinai karena Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ikhwahfillah&lt;/span&gt;, tidak mudah mencintai sesuatu yang tak berkenan dihati. Tidak nyaman menjalani sesuatu yang tak menyatu dengan keinginan.  Ketika kita terpaksa memilih yang tak sesuai harapan, hidup akan terasa gelisah, jauh dari ketenangan. Tetapi lebih tidak nyaman rasanya kalau hidup kita yang singkat ini, hanya akan diisi dengan kegelisahan, penolakan dan keluh-kesah,  karena itu betapapun tidak menyenangkannya apa yang kita hadapi, harus ada usaha menghadirkan cinta dan ketulusan agar hidup ini lebih terasa ringan, dan agar kita terhindar dari beban yang lebih berat dihari kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hindari Dua Wilayah Syetan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Syetan selalu berusah menyesatkan kita sebagai musuhnya, dan dia berusaha merealisasikan itu dengan dua wilayah, wilayah itu adalah kekecewaan dan keinginan yang tak terkendali. Dalam dua hal itu, syetan melihat korbannya begitu menjadi-jadi, terutama ketika kekecewaan sudah kian mengakar dalam hati. Pada saat itu syetan menggoda kita untuk mengatakan, berbuat dan berfikir yang dapat mengecewakan Allah.  Oleh karena itu Rasulullah SAW bersabda disaat kematian putranya terkasih, Ibrahim,  “ &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hati ini sedih. Mata ini menetes. Namun kami tidak mengatakan sepatah katapun kecuali ucapan yang diridhoi Allah&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematiaan siapapun yang kita kasihi adalah sesuatu yang membuat kita kecewa dalam hati siapapun. Baik ayah terhadap anaknya, Ibu terhadap Buah Hatinya maupun sebaliknya. Tak terkecuali Rasullulah SAW yang mengharapkan keturunan seorang laki-laki. Tetapi Allah memilih yang lain untuk beliau, maka Rasullulah SAW menyampaikan kepada kita, bahwa disituasi seperti apapun yang membuat kita kecewa, kita tidak boleh mangatakan apapun kecuali perkataan yang diridhoi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hal yang diajarkan kepada kita agar kekecewaan tersebut  bisa teratasi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mengetahui dan menyakini kebijakan Allah karena memang dialah yang paling tau. Apa yang baik dan bermanfaat bagi kita hamba-hambanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sadar akan adanya pahala dan ganjaran yang besar  yang Allah janjikan kepada hamba-hamba-Nya yang ditimpa sesuatu yang tidak menyenangkan lalu dia bersabar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengetahi dan menerima bahwa segala keputusan ada di tangan Allah, sedang berserah diri dan patuh  adalah kewajiban hamba-hamba-Nya. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Jika saja kita berpegang teguh kepada tiga hal ini niscaya kecewaan, marah atas apa yang menimpa pada diri kita, maka beban yang berat yang selama ini kita rasakan akan terasa ringan dan berkurang. Allah SWT mengingatkan, “  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apakah mereka yang membagi-bagikan rahmat Tuhanmu&lt;/span&gt;?” (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; QS. Az Zhuhruf:32&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah meredam kekecewaan, selanjutnya keinginan pun harus dibatasi. Sebab keinginan yang tak terbatas akan membuat kita selalu iri terhadap apa yang dimiliki orang lain. Membuat kita tidak tenang dengan pilihan Allah untuk diri kita. Padahal jika kita ikhlas menjalani apa yang harus kita jalani meskipun itu susah, maka yakinlah Allah akan bersama kita. Rassullullah SAW bersabda “mendekatlah kepada Allah disaat lapang, maka Dia akan mengingatmu disaat sulit”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pahami Kaidah dan rumus pergantian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbatasan kita pada suatu hal adalah cobaan. Tetapi dibalik cobaan yang kita hadapi maka pastilah akan ada jalan keluar. Dan jalan keluar itu kita mulai dengan memahami rumus dan kaidah Allah yang berlaku pada alam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumus itu yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pertama&lt;/span&gt; tentang sunah perubahan dan pergantian  keadaan. Bahwa Allah menetapkan adanya dua hal yang berlawanan,  dimana jika yang satu telah mencapai batasnya maka dia akan berbalik kepada hal yang berlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  malam telah  meniti batas ketentuan dan telah menyelesaikan batas perputarannya, maka  fajar akan terbit menggantikannya, jika kepedihan telah mendera hingga tak menyisakan setetes air mata di peluh ini, maka yakinlah kepedihan akan tergantikan dengan senyum tawa yang menyejukan jiwa ini. Begitu pula sebaliknya jika saat ini hidup kita terlalu larut dengan kesenangan-kesenangan dan kecintaan kita terhadap dunia, maka hati-hatilah ujian itu akan  selalu datang dan menghampiri setiap kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, bahwa kesulitan itu awalnya berat kemudian pastilah akan mengecil. Berat medan yang harus kita lalui tidak akan berlangsung selamanya. Pastila akan ada ujungnya. Tetapi dia memang memiliki bentuk yang merisaukan dan menyakitkan pada mulanya. Kemudian setelah itu berangsur-angsur mengecil, menyusut hingga lenyap. Seperti luka yang menganga, lama kelamaan akan berangsur menyusit, hingga sembuh dan tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, bahwa seandainya bukan karena penderitaan, niscaya kenikmatan itu tidak bisa kita rasakan, sebab nikmat yang  paling manis dan paling mahal adalah apabila hambanya telah melewati penderitaan yang menjadikannya bersedih. Seandainya dia tidak tertimpa penderitaan ini, niscaya dia tidak akan mendapatkan kenikmataan yang ada padanya, dan niscaya dia dirundung rasa jemu, bosan dan jenuh terhadap kenikmatan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, bahwa Allah berhak menentukan pilihan apa yang akan terjadi, dan Allah memiliki hikmah secara mutlak terkait dengan apa yang terjadi. Sesungguhnya setiap sesuatu yang ditakdirkan bagi seorang muslim, baik itu berupa kemudahan atau kesulitannya, itu semua baik baginya. Dalam hal ini Ibnu Timiyah berpendapat, hal itu berlaku hingga menyangkut kemksiatan-kemaksiatan yang telah ditakdirkan Allah atas hamba-hambanya, dengan syarat harus disertai taubat, menyesal, memohon ampunan dengan hati yang tulus. Jika setiap apa yang menimpa hamban itu baik baginya, lantas mengapa kita tega membenci apa yang telah ditentukan Allah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah apa yang harus kita jalani dengan memahami rumus dan kaidah Allah yang terdapat pada Alam ini. Maka apapun kehendak Allah terhadap diri kita, pastikan bahwa kita Adalah sebaik baiknya umat, yang jika dirundung masalah maka kesabaran akan bersama kita, yakinlah Ikhwahfillah bahwa Allah aka selalu mengiringi langkah dan perjalanan yang kita lewati. Semoga menjadi satu pencerahan agar kita bisa hidup lebih damai dan berada dalam ketentraman yang sebenar-benarnya tentram. Kita berdoa kepada Allah atas apa yang akan menimpa diri ini agar kita mampu dikuatkan pundak-pundak kita agar apapun yang di amanahkan, apapun yang dipikulkan kepada jiwa dan raga ini Allah akan menguatkan pundak-pundak kita untuk tetap istiqamah walau kelelahan ini terus mendera seluruh sendi-sendi dan syaraf-syaraf yang ada dalam tubuh ini. Semoga antum dalam keadaan yang sehat dan selalu medoakan keluarga serta sodara-sodaranya agar dalam keadaan gembira dan bahagia. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syukran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wallahualam....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-7506702967280144799?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7506702967280144799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/7506702967280144799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/06/agar-kita-bisa-mencintai-apa-yang-harus.html' title='Agar Kita Bisa Mencintai apa yang Harus Kita Jalani.'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-bFNB4JYWVno/Tfli4Xkj4bI/AAAAAAAAAyk/tjo9CPKqz-c/s72-c/Picture68.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-329208357332192373</id><published>2011-06-15T09:41:00.003+07:00</published><updated>2011-06-15T09:50:45.494+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><title type='text'>Memperingati Hari Jadi Bogor : Istana Bogor dibuka Untuk Umum</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8Muy2xujBCw/TfgdpADf6_I/AAAAAAAAAyI/-TInjUSKgWg/s1600/155231_1232428107207_1724289339_446973_8307069_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 354px; height: 265px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8Muy2xujBCw/TfgdpADf6_I/AAAAAAAAAyI/-TInjUSKgWg/s400/155231_1232428107207_1724289339_446973_8307069_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618273125371210738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Istana Bogor Open" d&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;i Hari Pertama Capai 3.500 Orang&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Azies-site &lt;/span&gt;: Antusias warga  untuk dapat masuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Istana Bogor&lt;/span&gt; cukup tinggi, dan hal itu terlihat dari  hari pertama pendaftaran "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Istana Bogor Open&lt;/span&gt;" tercatat sebanyak 3.500  orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    "Dari pukul 08:30 WIB hingga pukul 14:30 &lt;/span&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;WIB jumlah orang yang  mendaftar sudah 3.500 orang," ujar Koodinator pendaftaran Heti Heriyati,  kepada&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Azies-site&lt;/span&gt;, Senin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Heti menyebutkan kebanyakan para pendaftar berasal dari berbagai  kalangan, masyarakat umum, istansi pemerintahan, sekolah/ kampus dan karyawan  swasta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    "Mereka banyak yang daftar kebanyakan rombongan, sampai 300 orang juga ada," sebutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Mereka yang sudah mendaftar, kata Heti berasal dari kawasan Bogor dan  sekitarnya, yang paling jauh datang dari Lampung sebanyak 300 siswa SMA  yang berencana akan datang melihat Istana pada hari pertama yakni  tanggal 14 Juni.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    "Pemesan pertama yang paling jauh datang dari Lampung, yakni siswa  SMA sebanyak 300 orang. Mereka mendaftar melalui telepon langsung ke  kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata," ungkap Heti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Heti mengatakan, seperti tahun sebelumnya, para pengunjung tidak hanya berasal  dari Bogor saja. Ada dari Jabodetabek, dari luar Pulau Jawa, bahkan ada  beberapa turis mancanegara yang ikut mendaftar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Seperti tahun lalu, sebanyak 46.700 pengujung "Istana Bogor Open"  diantaranya ada wisatawan dari Rusia, Jeman, Inggris dan Belanda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Istana Open digelar selama satu minggu dibagi dua sesi, yakni dari tanggal 14 - 17 Juni 2010, dan 21 - 23 Juni 2010. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    "Kunjungan hanya dilakukan dari hari Senin sampai Kamis saja. Pada Jumat, Sabtu dan Minggu kunjungan ditiadakan," terangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Berbeda dari tahun sebelumnya, kata Heti, selain bisa masuk Istana  selama 15 menit, kali ini di Istana Bogor ada empat museum yang baru  dioperasikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    "Kita belum tahu pasti museum apa, tapi pihak Istana bilang ini adalah &lt;em&gt;suprise&lt;/em&gt;  bagi pengujung yang akan datang ke Istana pada saat 'Istana Bogor Open'  berlangsung. Jadi, teknisnya setelah masuk Istana, lalu masuk musium  dan berakhir di Kebun Raya Bogor," kata Heti menerangkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Momen "Istana Bogor Open" menjadi hal yang dinanti-nantikan warga Bogor, karena jarang sekali bisa masuk ke dalam Istana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Ilham (42) warga Bogor yang sejak lahir belum pernah masuk dalam  Istana Bogor. Ia sangat senang bisa mendaftar kali ini karena setelah 42  tahun untuk pertama kali ia bisa melihat Istana pemerintahan Indonesia  dari dekat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    "Saya tertarik ingin melihat istana, karena selama ini saya belum  pernah masuk ke dalam Istana. Dengan momen ini saya sangat senang bisa  masuk Istana," kata pria warga asli Bogor usai mendaftarkan dirinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Heti mengatakan, pendaftaran "Istana Bogor Open" berlangsung selama  enam hari, gratis tidak dipungut biaya. Pihaknya tidak menargetkan  jumlah pendaftaran, diprediksikan jumlah pengunjung melebihi tahun  sebelumnya karena bertepatan dengan hari libur sekolah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    "Jangan khawatir tidak kebagian, asal cepat mendaftar selama waktu  yang disediakan, yakni dari tanggal 7 hingga 12 Juni dengan jam operasi  dari pukul 08:00 WIB sampai 15:00 WIB," imbau Heti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Teknis saat mengujungi Istana Bogor, para pengunjung yang sudah  mendaftar akan dibagi dalam 10 kelompok, satu kelompok berjumlah 300  orang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="post-content" style="margin-top: 20px;"&gt;    Kujungan pertama dijadwalkan pukul 08:30 WIB, lalu dilanjutkan 09:00  WIB dan selanjutnya. Para pengujung akan di pandu oleh pemandu dari  Istana yang akan memperkenalkan apa saja yang ada didalam Istana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-329208357332192373?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/329208357332192373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/329208357332192373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/06/memperingati-hari-jadi-bogor-istana.html' title='Memperingati Hari Jadi Bogor : Istana Bogor dibuka Untuk Umum'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8Muy2xujBCw/TfgdpADf6_I/AAAAAAAAAyI/-TInjUSKgWg/s72-c/155231_1232428107207_1724289339_446973_8307069_n.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-2681807139857048569</id><published>2011-06-14T14:26:00.000+07:00</published><updated>2011-06-14T14:30:55.303+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><title type='text'>IKAFAI rencanakan adakan Reuni Akbar</title><content type='html'>Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Agama Islam  (IKAFAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) terus menunjukkan dirinya  sebagai lembaga pemersatu alumni Fakultas Agama Islam UIKA. Mereka ingin  eksis membesarkan almamaternya dan turun mencerdaskan masyarakat. Namun sebelum mimpi itu diraih, mereka mengagendakan reuni akbar  sekaligus launching organisasi di Masjid Al-Hijri, Kampus UIKA, Sabtu  (18/6) mendatang.  &lt;div align="justify"&gt;     Menurut Ketua IKAFAI UIKA, Memed Jalaluddin, reuni akbar ini merupakan  implementasi dari peluncuran program pertemuan rutin bulanan berupa  stadium general. Tujuannya, mengajak para alumni berbagai angkatan untuk  bergabung dengan organisasi ini. “Kami datang untuk mengabdi dan memberi. Itu prinsip yang kami pegang  agar bisa eksis di tengah masyarakat.  &lt;/div&gt; &lt;div align="justify"&gt; Kami ingin memberikan manfaat besar bagi alumni, almamater dan  masyarakat luas,” ujar Memed yang memimpin pengurus IKAFAI dalam  kunjungannya ke redaksi Radar Bogor, Minggu (12/6). Ia mengatakan, hingga kini ada ribuan alumni FAI UIKA yang telah  mengabdi di masyarakat. Nah, organisasi ini hadir untuk membantu profesi  alumnus itu. “Rekan-rekan kami ada yang menjadi guru, dosen, bahkan  pimpinan kantor urusan agama. Kami ingin keberadaan mereka benar-benar  bisa dirasakan masyarakat,” ujar pimpinan Yayasan Birul Walidain itu. Sekretaris IKAFAI UIKA, Ahmad Fahir, mengatakan, organisasi siap  bekerjasama dengan pihak lain dalam upaya menyejahterakan masyarakat. &lt;/div&gt; &lt;div align="justify"&gt;  Atas dasar itu, mereka menggandeng media agar program yang telah  disusun bisa berjalan efektif. “Kami paham, IKAFAI dan Radar Bogor punya visi yang sama, yaitu membantu  menyejahterakan masyarakat. Kami juga siap bekerjasama dengan pihak  lain,” ujar mantan aktivis dan wartawan itu. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-2681807139857048569?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2681807139857048569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/2681807139857048569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/06/ikafai-rencanakan-adakan-reuni-akbar.html' title='IKAFAI rencanakan adakan Reuni Akbar'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-3788689823597656349</id><published>2011-06-07T09:07:00.006+07:00</published><updated>2011-06-07T09:19:29.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unit Mahasiswa'/><title type='text'>Teknik Informatika UIKA Bogor, menjadi tempat Sertifikasi BNSP</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Teknik Informatika UIKA Bogor, menjadi tempat Sertifikasi Badan Sertifikasi Nasional&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-JHmRZpgR-5Q/Te2JaeW5HII/AAAAAAAAAv0/DQfrdTtv4n8/s1600/lab%2BTeknik%2BInformatika.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-JHmRZpgR-5Q/Te2JaeW5HII/AAAAAAAAAv0/DQfrdTtv4n8/s400/lab%2BTeknik%2BInformatika.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615295398319561858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://ti.ft.uika-bogor.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/cisco_ccna_1_for_web.png"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dengan meningkatnya standar mutu yang diterapkan di F&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;akultas Teknik UIKA Bogor&lt;/span&gt;, maka dengan Itu pula &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Program Studi Teknik Informatika&lt;/span&gt;, mulai membrlakukan kebijakan baru yang tentunya menjadi satu standar khusus untuk para mahasiswanya. dimana mahasiswa yang akan menempuh sidang skrifsi di wajibkan untuk memiliki 2 sertivikasi propesi minimal di akui dan berstandar nasional. Dengan itu pada tanggal 27 Mei 2011,  Program studi Teknik Informatika resmi membuka program &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sertivikasi CCNA&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MULTIMEDIA,&lt;/span&gt; dan berbagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sertifikasi profesi&lt;/span&gt; lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan menggandeng &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LSP Telematika&lt;/span&gt; yang berada dibawah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BNSP,&lt;/span&gt; UIKA didaulat menjadi tempat Assesment Kompetensi ( TAK ), dimana nantinya Bagi siapapun yang ingin melakukan sertifikasi profesi bisa langsung mendatangi Teknik Informatika, dan hingga saat ini ternyata hanya satu tempat asssesment yang ada di kota bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat di temui redaksi, Budi Susetyo selaku Kepala jurusan Teknik Infirmatika UIKA, menjelaskan "nantinya lulusan UIKA, akan memiliki standar mutu tersendiri, untuk awal-awal memang terlihat meribetkan, akan tetapi ketika semua lulusan Teknik Informatika sudah memiliki sertivikasi profesi berstandar nasional bahkan Internasional seperti CCNA, saya kira justru bisa membantu para mahasiswa dalam menentukan langkah masa depannya.hal ini tambah beliau merupakan sebuah bentuk tanggungjawab dari nya sebagai kajur TI untuk menerapkan standar mutu bagi para lulusannya supaia diakui di dunia kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://ti.ft.uika-bogor.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/cisco_ccna_1_for_web.png"&gt;&lt;img style="width: 509px; height: 684px;" class="aligncenter size-full wp-image-220" title="cisco_ccna_1_for_web" src="http://ti.ft.uika-bogor.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/cisco_ccna_1_for_web.png" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-3788689823597656349?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3788689823597656349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/3788689823597656349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/06/teknik-informatika-uika-bogor-menjadi.html' title='Teknik Informatika UIKA Bogor, menjadi tempat Sertifikasi BNSP'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-JHmRZpgR-5Q/Te2JaeW5HII/AAAAAAAAAv0/DQfrdTtv4n8/s72-c/lab%2BTeknik%2BInformatika.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6406177963287989663</id><published>2011-06-06T20:51:00.003+07:00</published><updated>2011-06-08T17:30:49.656+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unit Mahasiswa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pascasarjana UIKA'/><title type='text'>Novel Econom karangan dosen UIKA Bogor : Masuk MURI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-CJd4Q6-75V0/Te9I866yH3I/AAAAAAAAAwY/1czaU2UuS3k/s1600/DSC02278.JPG"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="huruf_kecil"&gt;Karya Civitas Akademika UIKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Azies-site &lt;/span&gt;: Prestasi gemilang di&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}  catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-uoqlE-6Umec/TezbPXjDx9I/AAAAAAAAAvs/sw5Kh98vEnE/s1600/215511_10150174426013866_734388865_6723353_4835161_n.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 297px; height: 217px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-uoqlE-6Umec/TezbPXjDx9I/AAAAAAAAAvs/sw5Kh98vEnE/s400/215511_10150174426013866_734388865_6723353_4835161_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615103892489750482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;torehkan civitas akademika U&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;niversitas Ibnu Khaldun&lt;/span&gt;  (UIKA) &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hendri Tanjung dan Irfan A&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;zizi.&lt;/span&gt; Dua dosen ini berhasil meraih  penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MURI&lt;/span&gt;) sebagai penulis novel  ekonomi syariah pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MURI mencatatkan novel berjudul Econom sebagai novel ekonomi syariah  pertama dengan urutan rekor MURI ke- 4923. Penyerahan piagam diserahkan  langsung Manajer Senior MURI, Paulus Pangka kepada penulis novel Hendri  Tanjung di kantor MURI, Jalan Perintis Kemerdekaan No 275, Semarang,  Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; “Novel Econom&lt;/span&gt; terbitan Azam ini adalah novel pertama yang berbasis  syariah di Indonesia. Diperkuat dengan rekomendasi Direktur Kepatuhan  BNI Syariah tanggal 23 Mei 2011dan Perum LKBN Antara,” ungkap Paulus. Ia  menjelaskan, Econom merupakan novel pertama yang mengangkat pengenalan  ekonomi syariah sebagai tematik dari substansi dalam cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi berdasar dari dua rekomendasi tersebut, kami menilai novel ini  layak dicatatkan di museum untuk kriteria pertama,” katanya. Ditemui di  UIKA, Henri Tanjung mengatakan, sebuah kebanggaan jika karyanya dicatat  di MURI. Selama ini, terang dia, novel selalu diidentikkan sebagai karya  tentang cinta dan problematikanya. Melalui Econom, ia berusaha  menuangkan dunia ekonomi syariah, khususnya bank syariah, ke dalam  novel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya sengaja mengemas buku dalam bentuk novel agar pembaca tidak bosan.  Karena itu, pesan tentang ekonomi syariah lebih mengena di benak  pembaca,” katanya. Dengan bahasa populer, imbuhnya, tentu masyarakat  awam akan lebih mengerti dan memahami tentang ekonomi syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga menilai, kini masyarakat Indonesia hanya sebagai penonton bank  syariah, dan bukan sebagai pemain. Artinya, publik lebih banyak  mengamati bank syariah daripada menyimpan uang di bank syariah. “Kalau  jadi pemain, tentu menyimpan uang di bank syariah. Di situ jauh lebih  menguntungkan,” kata penulis kelahiran 30 Mei 1972 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-CJd4Q6-75V0/Te9I866yH3I/AAAAAAAAAwY/1czaU2UuS3k/s1600/DSC02278.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-CJd4Q6-75V0/Te9I866yH3I/AAAAAAAAAwY/1czaU2UuS3k/s400/DSC02278.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615787471799459698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Hendri Tanjung ( Batik Kuning ) sesaat mendapatkan Piagam Penghargaan Peraih REKOR MURI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Musium Rekor Dunia Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:85%;" &gt;Sumber Radar Bogor : Senin, 06 Juni 2011 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6406177963287989663?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6406177963287989663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6406177963287989663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/06/azies-site-prestasi-gemilang-ditorehkan.html' title='Novel Econom karangan dosen UIKA Bogor : Masuk MURI'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-uoqlE-6Umec/TezbPXjDx9I/AAAAAAAAAvs/sw5Kh98vEnE/s72-c/215511_10150174426013866_734388865_6723353_4835161_n.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6394864156114344715</id><published>2011-06-06T20:36:00.004+07:00</published><updated>2011-06-06T20:45:07.795+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info UIKA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Unit Mahasiswa'/><title type='text'>Info Pendaftaran Mahasiswa Baru 2011: UIKA Bogor</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Info Pendaftaran Mahasiswa Baru 2011: UIKA Bogor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Azies-site &lt;/span&gt;: Pada bulan Juni 2011, i&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}  catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-9r6C4V3qox4/TezZgiY_aGI/AAAAAAAAAvk/LyuP2zDmIao/s1600/Picture%2B022.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 328px; height: 247px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9r6C4V3qox4/TezZgiY_aGI/AAAAAAAAAvk/LyuP2zDmIao/s400/Picture%2B022.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615101988434831458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ni  UIKA membuka pendaftaran Bagi mahasiswa  baru, melanjutkan dan pindahan. Gelombang ke-3.sebuah kesempatan yang cukup bagus  bagi anda yang ingin mencari perguruan tinggi yang dekat, murah dan  berkualitas, di daerah bogor,  hal demikian di tuturkan oleh ketua  tim promosi Ibu Endang, SH kepada azies-site, dia  menambahkan pembukaan pendaftaran akan dilaksanakan pada hari senin, 1  Maret 2011 dan tutup  pada 31 Angustus 2011,  dengan pilihan fakultas  yang beragam di UIKA , mahasiswa akan lebih leluasa untuk  menentukan  sendiri mana program yang cocok dan diminati untuk  memlih Fakultas yang  akan di tempati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Fakultas yang  tersedia di uika saat ini ada 5 Fakultas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fakultas Teknik (4 Kejuruan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(S1-  Teknik Informatika, S1 -Teknik Mesin, S1-Teknik Sipil , S1 -Teknik  Elektro)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fakultas Agama Islam (5  Kejuruan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(S1- Akhwal Al-Syahsiyah, S1 -Pendidikan Agama  Islam,  S1-Komunikasi Penyiaran Islam,  S1 -Ekonomi Islam ,  S1-Pendidikan Guru Madrasah Iftidaiyah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fakultas Ekonomi ( 2 Jurusan S1 dan 1 Jurusan D3)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(S1  Managemen, S1 Akuntansi, D3 Keuangan dan Perbankkan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fakultas Keguruan dan ilmu pendidikan ( 2  Kejuruan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(S1- Pendidikan Luar Sekolah,  S1 Pendidikan Bahasa  Inggris)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fakultas Hukum ( 1  Kejuruan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(S1- Ilmu Hukum)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persaratan Pendaftaran &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Membeli Formulir  Pendaftaran &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Foto copy Ijazah dan STNK &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Transkip Nilai  SMU, SMK, atau Sederajat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fotocopy Ijazah dan transkip nilai  Diploma yang telah di legalisasi ( 2 Rangkap dengan memperlihatkan  Aslinya ( khusus untuk mahasiswa pindahan dan melanjutkan )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pas  Foto tebaru ukuran 3X4 (4 Lembar)  dan 2X3 ( 2 Lembar)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Untuk  Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi stand pendaftaran di:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jl. KH. Sholeh Iskandar km.2 Bogor 16162 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nformasi lebih lanjut hubungi  Telp.0251-8356884, Fax.0251-8356884&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Informasi Umum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  - FKIP (0251) 8336325        - FT (0251) 8380993&lt;br /&gt; - FH     (0251) 8316452         - Pascasrjana Magister Agama Islam (0251) 8373765&lt;br /&gt;  - FE    (0251) 8357804         - LPPM (0251) 8354202&lt;br /&gt; - FAI    (0251) 8381437         - Pesantren Ulil Al Baab (0251) 8335894&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4144672111950624201-6394864156114344715?l=azies-site.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6394864156114344715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4144672111950624201/posts/default/6394864156114344715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azies-site.blogspot.com/2011/06/info-pendaftaran-mahasiswa-baru-2011.html' title='Info Pendaftaran Mahasiswa Baru 2011: UIKA Bogor'/><author><name>Azies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00231775068783388457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_zEyWQ_FUf1g/Swaz7iojT4I/AAAAAAAAATg/ksA7UNAXcsQ/S220/10617_1050461478155_1724289339_101100_6234403_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9r6C4V3qox4/TezZgiY_aGI/AAAAAAAAAvk/LyuP2zDmIao/s72-c/Picture%2B022.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4144672111950624201.post-6778482404501535295</id><published>2011-06-06T19:53:00.005+07:00</published><updated>2011-06-06T20:09:46.393+07:00</updated><title type='text'>khusus bulan juni, pengunjung Borobudur wajib kenakan sarung batik</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;azies-site&lt;/span&gt; : WISAT
