Hi, I'm Azies welcome to my space. This is a documentation of stories and experiences of my life.

23 Februari, 2015

Woles aja lagi...! mungkin bukan waktunya Do'a Kita terkabul (tapi yakinlah, Allah sangat sayang dengan kita).

Kita semua cenderung memiliki banyak keinginan, tapi keinginan itu, harus kita minta kepada siapa?

tentu, jika kita ingin sesuatu, hendaknya kita minta kepada orang yang memilikinya, atau orang yang menyediakannya.

contoh sederhananya ketika kita membutuhkan pulpen untuk menulis, maka yang kita lakukan adalah mencari orang yang memiliki atau menyediakan pulpen tersebut lalu kita bertransaksi dengannya.

jadi kecenderungan kita adalah, ketika kita punya kebutuhan, maka kita akan mencari siapa orang yang punya atau menyediakan kebutuhan yang kita perlulan, kemudian kita bertransaksi dengan nya.

nah begitu juga dengan kehidupan,
sama percis.

Kita manusia yang punya banyak keinginan, punya banyak kebutuhan, lantas siapa maha pemilik yang bisa memenuhi keinginan dan kebutuhan kita?

Ya Betul, Allah SWT. sang maha pemilik segalanya.
yang memiliki langit dan bumi serta segala isinya.

meskipun keinginan kita dimiliki oleh manusia-manusia lainnya, sesungguhnya Allahlah yang menggengam semuanya.

maka ketika kita memiliki keinginan, paling baik kita bertransaksi dengan Allah SWT.

Lewat apa?
lewat tengadah tangan yang dipanjatkan dengan Do'a.

Tapi sayang sekali, ketika kita berdoa, ada banyak orang yang merasa apa yang mereka minta tidak terkabul, akhinya putus asa, berdiam diri dan sudah.. tidak meakukan apa-apa lagi. ga mau do'a lagi.

Padahal, jawaban doa dari Allah SWT itu ada 3 Hal.
Do'a kita Pasti di dengar Allah SWT, Beda sama kita, kalo kita dengerin orang curhat, 1 atau 2 Orang aja kita udah enek bahkan pusing.

Tapi kalo Allah SWT, bertiliun-triliun umat manusia berdoa kepada-Nya, Allah bisa medengarkan do'a-do'a kita semua.

hanya saja jawabannya ada 3 hal.
1. Yes, 2. No, yang ke 3. Wait.

Allah berkata YES...!,

maka Allah bilang, Aku akan kabulkan do'a mu, sesuai dengan apa yang kamu mau dalam waktu yang memang kamu inginkan.

Contoh ketika saya berdo'a "ya Allah saya inginkan beasiswa ini ya Allah, dan ketika beasiswa ini diumumkan, saya ingin nama saya terpampang didaftar itu ya Allah".

ternyata Allah Bialang YES..!
maka diwaktu yang sama dan diwaktu yang kita inginkan, Allah berikan untuk kita.

tapi sayang, ketika ternyata jawaban dari Allah bukan yes, maka kita merasa do'a kita tidak di kabulkan.
Padahal Allah masih punya 2 jawaban lagi.  Ada No, ada Wait..!

untuk yang Wait..
bisa jadi Allah berkata.. Wait.. / tunggu. iya!, itu yang kamu mau, Aku akan kabulkan, tapi nanti waktunya, Aku tau waktu yang lebih tepat..

atau yang ke3 adalah No..!  
kata Allah Enga! saya ga akan kabulkan apa yang kamu minta, dan kita langsung kecewa.
Wah berarti Allah Ga sayang dengan kita, Allah menolak doa kita.

Sebentar..! dengar lanjutannya..

Ga! Aku ga akan kabulkan do'a mu.. karena Aku tau, ada yang lebih baik dari yang kamu minta.

Maka buat apa kita berkeluh kesah.
jangan sibuk mengatur ketetapan Allah, sibuklah kita mengatur diri kita sendiri, Ikhtiar semaksimal mungkin, agar Allah ridho kepada kita, sehingga apa yang kita inginkan Allah akan kabulkan sesuai dengan harapan kita
Woles aja lagi...! mungkin bukan waktunya Do'a Kita terkabul (tapi yakin lah, Allah sangat sayang dengan kita).


(Istiqlal 23-02-2015)
Nurdin Al-Azies

adds